BPN30 #4 | Saya Menyesal Ikut Blogger Perempuan Network!

saya menyesal ikut blogger-perempuan network honeymoonjournal.com

Saya menyesal ikut Blogger Perempuan Network!

Nah loh, kenapa?

Waktu awal-awal blog honeymoonjournal.com ini lahir, saya pengen dong blog ini ada yang baca. Saya sempat sharing postingan di facebook saya, tapi kok traffic-nya masih gitu-gitu aja (baca: miris, huhuhu). Akhirnya, saya coba searching bagaimana caranya menaikan blog traffic dan page view. Salah satunya adalah ikut komunitas blogger. Satu pertanyaan sudah terpecahkan. Lalu muncul pertanyaan lainnya: komunitas blogger yang kayak gimana nih?

Continue Reading

BPN30 #3 | Honeymoon Journal dan Doa di Baliknya

memilih nama blog honeymoonjournal.com

Memilih nama blog itu menurut saya susah-susah gampang. Kebanyakan susahnya dibanding gampangnya. Apalah arti sebuah nama, ceunah kata orang luar sana. Tapi justru nama itu harus punya arti, penuh filosofi dan disematkan sebuah doa dan mimpi. Apa lagi kalau memilih nama untuk anak. Saya dan Kangmas sempet galau mau ngasih nama apa untuk Kabay. Eh ko malah curhat nama anak siiih? *fokus*

Perjalanan saya nge-blog lumayan lama sebelum lahirnya blog ini. Menulis blog-nya pun di platform yang berbeda-beda. Karena tempatnya berbeda, alhasil namanya juga beda-beda, deh. Dari perbedaan nama ini sih ceritanya mau bikin kesan yang berbeda gitu. Kalau pakai istilah blogging sekarang, niatnya mau personal branding yang beda. Hahaha, namanya juga dulu itu zaman sedang pencarian jati diri. Seorang remaja yang butuh aktualisasi diri untuk diakui.

Continue Reading

Serunya Era Digital Untuk Emak Milenial

Coba, apa yang terpikir di otak kita ketika mendengar kata ‘era digital’ dan ‘milenial’? Pasti yang terpikir pertama kali adalah ‘anak zaman now’ banget! Perkembangan dan penyebaran informasi yang begitu cepat di dunia sekarang ini membuat pepatah “Dunia tak selebar daun kelor” mulai bergeser menjadi “Dunia dalam genggamanmu” karena semakin canggihnya teknologi.

Continue Reading

BPN30 #1 | 5 ALASAN NGEBLOG: Dari cuma curhat sampai tabungan akhirat

5 alasan ngeblog honeymoonjournal.com

Rada serem ga sih ini judulnya bawa-bawa akhirat? Tenaang, tulisan saya ga ada serem-seremnya, malah lebih ke curcol, hihihi…

Berawal dari sebuah pertanyaan di grup WA Blogger Perempuan Support tentang tips agar bisa konsisten menulis, Mba Shintaries mengusulkan membuat program #onedayonepostBPN sebagai booster ide. Besoknya, pengumuman sekaligus prompt untuk 30 hari sudah rilis resmi dooong di Blogger Perempuan Network! Gercep banget!

Rasanya gimana waktu baca tantangan ini? Tertantang banget! Ini lebih dari tantangan Kangmas untuk update blog 3 artikel per minggu. 30 hari ga boleh bolong nge-blog karena alasan ga ada ide. Ini menguji konsistensi bangeeet… Lalu ada merchandise spesial juga, jadi makin semangat kan, hihihi…

Continue Reading

Kopdar Playdate Ibu Profesional Bogor

kopdar playdate ibu profesional bogor honeymoonjournal.com

Waah, udah berapa minggu blog ini ga ada postingan terbaru? Pada kangen gaaa? Semoga kangen yah, biar nyenengin saya gitu kalau blog ini ada yang baca, hehehe…

Sebenarnya, sudah ada beberapa daftar ide mau nulis apa. Tapi, minggu-minggu kemarin itu saya dan Kangmas lagi sibuk mengurus revisi skripsi untuk menebus ijazah sarjana yang sudah 2 tahun masih nginep di kampus, hihihi… Jadi, fokus saya lebih terprioritaskan untuk melengkapi persyaratan mengambil ijazah, seperti revisi skripsi, membuat poster dan bolak-balik kampus untuk tanda tangan dosen sebelum Kabay keburu launching.

Long story short, hardcover skripsi sudah beres dan bertanda tangan lengkap. Tinggal distribusi ke dosen pembimbing dan kampus. Klo Kabay keburu lahir, tugas negara ini saya serahkan pada Kangmas aja deh, ups… Ga apa-apa yah mas, demi istri~

Nah, saya mau cerita tentang Kopdar Playdate Ibu Profesional Bogor sebulan yang lalu. Seperti batch-batch sebelumnya, setiap kelas matrikulasi per kota mengadakan kopdar alias kopi darat untuk mengenal lebih dekat siapa sih observer, fasilitator dan para matrikan yang pada semangat belajar meskipun hanya saling menyapa di grup whatsapp?

Continue Reading