#AsikTanpaToxic Ala Bumil

asik tanpa toxic ala ibu hamil honeymoonjournal.com

Suatu pagi beberapa minggu yang lalu.

“Huachim!”

Tidur saya terbangun karena bersin dan berakhir dengan hidung yang seketika mampet. Oke, fix. Saya terserang pilek untuk pertama kalinya saat hamil. Pilek saat hamil merupakan nightmare untuk saya. Bayangan repotnya pilek stadium awal yang ditandai dengan bersin-bersin, tisu yang harus selalu stand by di tangan karena hidung meler dan lidah yang mulai tidak bisa merasakan apapun itu bikin saya menghela napas berat. Karena tidak mau merasakan kayak gini, makanya di trimester awal saya berusaha agar tidak terkena pilek. Sudah drama mual-mual, ditambah hidung dan lidah yang tidak sinkron itu a big no no deh!

Eeeh, di trimester kedua ini kayaknya saya terlena dengan keadaan tubuh saya yang mulai keenakan. Bisa dibilang trimester dua adalah surganya ibu-ibu hamil. Rasa eneg sudah hilang, nafsu makan membaik (hati-hati bablas berat badannya, hihihi), masih bisa tidur enak karena ukuran janin belum terlalu besar di perut dan kondisi yang sudah kuat dan pas untuk jalan-jalan. Makanya, kalau mau babymoon pas trimester dua saja. Mumpung masih bisa romantisan berdua, hehehe…

Karena sudah bisa makan segalanya lagi, mulai deh saya lengah tidak begitu menjaga asupan yang masuk ke dalam tubuh. Istilahnya balas dendam dulu deh waktu awal hamil susah makan apapun. Jangan ditiru ya, buibu…

Bener aja kan. Di kantor mulai deh drama pilek stadium awal dengan tisu yang entah sudah berapa lembar saya habiskan. Biasanya, saya langsung minum obat pilek karena ingin urusan perpilekan ini cepat beres. Tapi, ibu hamil kan tidak boleh mengonsumsi sembarang obat. Nah loh, bingung sendiri kan. Terus, gimana dong?

Ternyata, pileknya belum beres, datanglah negara api, eh, batuk menyerang! Asli deh ini, batuk saat hamil itu ga enak banget! Terutama karena ukuran rahim yang mulai membesar (say hello to baby bump :*) mulai menekan ginjal sehingga frekuensi buang air kecil meningkat. Pas batuk, tertekan sedikit, mau tidak mau ada air pipis yang keluar walau hanya beberapa tetes. Nah kan, ganti celana dalam lagi karena solat harus suci dari najis. Pengalaman saya bisa lebih dari lima kali dalam sehari saya ganti karena tidak dapat tertahan. Makin bete kaaan… Saya bahkan sampai izin tidak masuk kantor sehari karena saking capenya batuk terus dan bolak-balik kamar mandi.

gejala flu asik tanpa toxic ala ibu hamil honeymoonjournal.com

Sudah seminggu saya bertahan tidak ke dokter karena masih ingin berusaha mengatasi pilek dan batuk ini dengan cara non medis, seperti perbanyak minum air perasan lemon dan madu, menjaga tubuh tetap hangat, makan makanan bergizi, banyak minum air putih dan perbanyak istirahat. Tapi Kangmas tidak tega juga melihat saya yang terus-terusan batuk. Terkadang saya sampai meringis memegang perut kalau batuknya agak keras.

“Is, kita ke dokter, yuk. Kasihan kamu batuk terus. Cape, loh. Kasihan juga Kabay keteken-teken di perut. Udah mau seminggu lebih.”

Akhirnya, malam itu kami berdua pergi ke rumah sakit untuk checkup. Saya bilang ke dokternya kalau saya sedang hamil, lalu dikasih resep obat herbal. Konsumsi air lemon dan madu masih saya lanjutkan untuk menambah asupan vitamin C saya, ditambah obat herbal ini membuat batuk saya mereda. Alhamdulillah, seminggu kemudian batuk mulai berangsur hilang dan selamat datang lagi kebebasan bernapas lega~

Nah, setelah saya throwback, apa sih yang bisa membuat saya terkena virus flu?

  1. Ternyata, minggu-minggu kemarin itu ada beberapa sumber virus di sekeliling saya. Di rumah, adik saya sedang pilek dan di kantor ada beberapa teman juga yang sedang terkena flu. Ruangan yang memakai AC membuat perputaran udara di dalam ruangan statis sehingga meningkatkan penyebaran virus.
  2. Sejak masuk kehamilan trimester dua juga saya mulai diizinkan mengendarai motor sendiri lagi di kantor (dengan syarat dari Kangmas kecepatan tidak lebih dari 40 km/jam dan harus pelan banget saat ada polisi tidur). Jarak tempuh memang hanya 10 menit sih. Saya dan Kangmas juga lebih sering jalan-jalan karena kondisi saya yang sudah stabil. Nah, toxic dari polusi asap kendaraan ini bisa jadi memengaruhi daya tahan tubuh saya.
  3. Belum lagi saya mulai kepikiran tentang proses melahirkan dan menyusui Kabay nanti. Pas melahirkan takut begini, takut begitu, cemas ini, cemas itu. “Nanti lahiran sakit ga yah?” “Takut ASI belum keluar di hari pertama Kabay lahir…” “Nanti bisa ga yah ngurus Kabay dengan baik?” Beban pikiran ini mau tidak mau kan jadi penyebab stress juga sehingga memengaruhi imunitas jadi gampang terserang penyakit.

jenis toxic asik tanpa toxic ala ibu hamil honeymoonjournal.com

Setelah menganalisis penyebab di atas, tak mau lagi dong saya kena flu. Apa lagi kegiatan sehari-hari saya yang lumayan aktif sebagai working woman yang sedang hamil. Bangun pagi menyiapkan perlengkapan Kangmas berangkat kerja, lalu memasak menu harian, kalau ada cucian baju ya sambil nyuci, pukul 7.30 berangkat ke kantor dan bekerja sampai pukul 17.00. Waktu untuk istirahat bisa dimulai setelah solat Isya, sekitar pukul 19.30an. Nah, weekend itu saatnya quality time sama Kangmas, deh. Kalau tidak di rumah beberes rumah, kami berkunjung ke rumah orang tua Kangmas atau jalan-jalan refreshing berdua.

Terus, gimana cara saya bisa tetap aktif dan sehat menjalankan peran seorang istri, seorang ibu hamil dan seorang karyawan?

 

Ini dia tips #AsikTanpaToxic ala Bumil!

tips asik tanpa toxic ala ibu hamil honeymoonjournal.com1. Konsumsi Makanan Bergizi
Pastinya ini syarat wajib, khususnya untuk bumil-bumil yang aktif dan cantik *kibas jilbab*. Selain untuk menjaga asupan nutrisi untuk kesehatan sang ibu, makanan yang kita konsumsi akan diserap juga oleh janin. Jadi, jaga asupan makanan kita agar tetap sehat dan bergizi, ya…

2. Perbanyak Minum Air Putih
Air putih juga sangat disarankan oleh para dokter untuk menjaga kita dari dehidrasi. Tak apa-apa deh bolak-balik ke toilet. Baru setengah jam yang lalu minum, udah kerasa ingin pipis. Ga lama, ingin ke toilet lagi. Bumil pasti ngerti, hihihi… Nah, proses ini juga menjadi detoksifikasi alami oleh tubuh. Air putih dapat membawa zat-zat toxic dari dalam tubuh untuk dikeluarkan dalam bentuk urin.

3. Istirahat yang Cukup
Istirahat juga penting loooh… Saat kita istirahat di waktu malam hari, tubuh memulai proses detoksifikasinya. Selain itu, sel-sel tubuh juga meregenerasi sel yang rusak. Apa lagi bumil yang bawaannya ngantuk terus yah, hihihi… Saya selalu berusaha pukul 22 sudah tidur untuk bangun kembali pukul 4 pagi dan memulai hari lagi dengan ceria.

4. Olahraga Ringan
Jangan membayangkan bumil olahraga macam aerobik heboh yang pake lagu koplo itu ya, bisa sakit-sakit seluruh badan, hehehe… Walaupun tubuh ibu hamil banyak mengalami perubahan, ahli kesehatan menyarankan agar kita tetap bergerak. Tidak usah yang terlalu berat, apa lagi bumil seperti saya yang jarang olahraga *tutup mata*. Olahraga untuk bumil bisa senam atau yoga hamil, bisa jalan santai di waktu weekend bareng suami dan anak tercinta. Habis jalan, melipir sebentar buat beli sarapan, hihihi… Olahraga dapat membuat metabolisme tubuh kita semakin baik dan mengeluarkan racun-racun tubuh melalui keringat.

5. Positive thinking
Eits, peran pikiran dalam menjaga kesehatan juga penting loooh… Dengan stay positive thinking, kita membuang pikiran-pikiran negatif yang bikin mood ga karuan. Bumil itu rentan stress. Ditambah rasa sensitif yang semakin menjulang bikin hati selembut sutra dan saluran air mata yang seolah makin pendek. Baca artikel tentang komplikasi hamil, khawatir tumbuh kembang Kabay di janin. Dengar pengalaman melahirkan orang yang begini-begitu, cemas nanti lahiran bagaimana. Ujung-ujungnya air mata dengan gampang mengalir, huhuhu…

Cara ampuh supaya tetap berpikiran positif itu lakukan yang terbaik dan pasrahkan segalanya pada Allah. Ada Sang Penjaga yang selalu memberikan perlindungan untuk Kabay. Bumil stress janin juga bisa ikutan stress loh. Lebih baik kita selalu positive thinking biar Kabay juga ikutan bahagia di dalam perut 🙂

6. Konsumsi Madu dan Lemon
Tidak usah diragukan lagi manfaat kombinasi madu dan vitamin C dari lemon ini. Sejak zaman kakek-nenek kita dulu, madu dan lemon sudah dipercaya untuk menjaga kesehatan tubuh. Kandungan vitamin C juga dapat meningkatkan imunitas tubuh. Kalau secara kimia *anak kimianya mulai keluar*, struktur vitamin C dapat berikatan dengan senyawa-senyawa radikal bebas yang dapat membahayakan tubuh. Makanya, vitamin C disebut juga sebagai senyawa antioksidan.

Kombinasi madu membuat rasa vitamin C yang asem-asem ini jadi manis-manis seger gitu, deh. Selain rasanya yang manis, manfaatnya juga sangat manis. Madu dapat menurunkan kadar kolestrol jahat dan menjaga tekanan darah. Madu dan lemon pas jadi duet minuman sehat yang ciamik.

 

NATSBEE Honey Lemon, Siap Bersihkan Hari Aktifmu!

Karena sudah tahu manfaat madu dan lemon, saya mulai rajin minum air perasan ditambah lemon untuk mencegah pilek menyerang lagi dan detoksifikasi racun-racun di dalam tubuh. Tapi, berhubung terkadang saya suka ribet pagi-pagi, saya masih suka bolong-bolong bikin air perasan lemon dan madu.

Untung saja ada NATSBEE Honey Lemon, minuman madu lemon yang praktis siap minum. Tinggal putar tutup botolnya, minum deh! Rasanya, wuiiiiih…. Ada kesegaran di tiap tegukannya. Apa lagi kalau disajikan dingin, tambah nyesss di tenggorokan. Bikin terus-terusan pengen minum.

minum asik tanpa toxic ala ibu hamil honeymoonjournal.com

 

Memang ada apa sih, dengan NATSBEE Honey Lemon?

NATSBEE Honey Lemon adalah minuman madu lemon pertama di Indonesia yang diproduksi oleh POKKA. POKKA adalah perusahaan makanan dan minuman yang sudah terkenal lebih dari 50 negara dalam meluncurkan ratusan produk berbahan alami, tanpa pengawet dan pewarna buatan. Termasuk NATSBEE Honey Lemon ini menggunakan madu dan lemon asli loooh…

Ibu hamil harus benar-benar mengawasi asupan makanan, jangan sampai ada zat karsinogenik yang masuk ke dalam tubuh. Nah, NATSBEE Honey Lemon ini aman untuk ibu hamil karena menggunakan bahan-bahan alami termasuk gula alami. Madu dan lemon asli menghasilkan vitamin C yang aman dikonsumsi. Jadi, bumil-bumil tidak perlu ragu tentang keamanan NATSBEE Honey Lemon ini. Mantaaaap!

Minuman ini sudah bersertifikat Halal dari MUI jadi tidak perlu khawatir lagi soal kehalalannya. Harganya juga murah-meriah, jeng! Tetep yaah, makmaklife menuntut kita para buibu supaya mencari produk yang murah dengan kualitas terbaik, hihihi…

kandungan natsbee honey lemon asik tanpa toxic ala ibu hamil honeymoonjournal.com

Saat saya sembuh pilek, eeeeh Kangmas mulai bersin-bersin! Wah, jangan sampai gantian deh ini urusan perpilekan. Buru-buru saya bilang Kangmas harus makan dan istirahat yang banyak, termasuk bawain bekal NATSBEE Honey Lemon ke tasnya. Hampir setiap hari Kangmas menempuh Bogor-Jakarta Timur dengan motor. Wuiiih, kebayang dong Jalan Raya Bogor seperti apa. Apa lagi mulai bulan Agustus ini Kangmas sudah pindah divisi menjadi non-shift dan otomatis jam berangkat dan pulangnya di jam-jam sibuk. Kangmas jadi punya love-hate relationship gitu sama polusi kendaraan bermotor. Benci karena asap kendaraan itu sudah pasti toxic untuk tubuh, tapi mau tidak mau pasti terpapar. Ini termasuk gaya hidup tidak sehat. Nah, pas deh ada NASTBEE Honey Lemon yang membantu membersihkan zat-zat toxic dan menyegarkan kembali hari Kangmas.

tas asik tanpa toxic ala ibu hamil honeymoonjournal.com

Pokoknya, NATSBEE Honey Lemon siap menjadi teman terbaik untuk para bumil yang aktif! Keep active and healthy with NATSBEE Honey Lemon!

bawa asik tanpa toxic ala ibu hamil honeymoonjournal.com

.

.

Sumber referensi:
bidanku.com/penyakit-influenza-penyebab-dan-cara-penanganannya
hellosehat.com/hidup-sehat/tips-sehat/benarkah-campuran-lemon-dan-madu-bermanfaat/
www.lifull-produk.id/produk/natsbee-honey-lemon
Designed with canva

You may also like

2 Comments

  1. Wah emang iya pilek pas hamil itu gak enak banget. Saya sempat juga tuh flu, pilek, pas hamil. Ternyata faktor racun dari luar juga mempengaruhi ya..
    Emang harus byk konsumsi vitamin.c .. eh natsbee juga banyak mengandung vitamin C

    1. Serba ga enak yah, mba… Makan jadi ga napsu tapi harus makan buat debay, serba salah, huhuhu
      Iya mba, racun dari luar juga memengaruhi imun kita, kalau imun lagi rendah jadi rentan kena pilek deh
      Yoii, natsbee kerasa vitamin C nya karena asem manis seger gitu, jadinya nagih pengen minum terus 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *