Honeymoon Journal http://honeymoonjournal.com Create A Sweet Marriage Memory Fri, 16 Nov 2018 15:11:34 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=4.9.8 https://i1.wp.com/honeymoonjournal.com/wp-content/uploads/2018/08/cropped-HJ-logo-copy.jpg?fit=32%2C32 Honeymoon Journal http://honeymoonjournal.com 32 32 150097801 Kopdar Playdate Ibu Profesional Bogor http://honeymoonjournal.com/kopdar-playdate-ibu-profesional-bogor/ http://honeymoonjournal.com/kopdar-playdate-ibu-profesional-bogor/#respond Fri, 16 Nov 2018 15:11:34 +0000 http://honeymoonjournal.com/?p=574 Waah, udah berapa minggu blog ini ga ada postingan terbaru? Pada kangen gaaa? Semoga kangen yah, biar nyenengin saya gitu kalau blog ini ada yang baca, hehehe… Sebenarnya, sudah ada beberapa daftar ide mau nulis apa. Tapi, minggu-minggu kemarin itu saya dan Kangmas lagi sibuk mengurus revisi skripsi untuk menebus ijazah sarjana yang sudah 2 […]

The post Kopdar Playdate Ibu Profesional Bogor appeared first on Honeymoon Journal.

]]>
Waah, udah berapa minggu blog ini ga ada postingan terbaru? Pada kangen gaaa? Semoga kangen yah, biar nyenengin saya gitu kalau blog ini ada yang baca, hehehe…

Sebenarnya, sudah ada beberapa daftar ide mau nulis apa. Tapi, minggu-minggu kemarin itu saya dan Kangmas lagi sibuk mengurus revisi skripsi untuk menebus ijazah sarjana yang sudah 2 tahun masih nginep di kampus, hihihi… Jadi, fokus saya lebih terprioritaskan untuk melengkapi persyaratan mengambil ijazah, seperti revisi skripsi, membuat poster dan bolak-balik kampus untuk tanda tangan dosen sebelum Kabay keburu launching.

Long story short, hardcover skripsi sudah beres dan bertanda tangan lengkap. Tinggal distribusi ke dosen pembimbing dan kampus. Klo Kabay keburu lahir, tugas negara ini saya serahkan pada Kangmas aja deh, ups… Ga apa-apa yah mas, demi istri~

Nah, saya mau cerita tentang Kopdar Playdate Ibu Profesional Bogor sebulan yang lalu. Seperti batch-batch sebelumnya, setiap kelas matrikulasi per kota mengadakan kopdar alias kopi darat untuk mengenal lebih dekat siapa sih observer, fasilitator dan para matrikan yang pada semangat belajar meskipun hanya saling menyapa di grup whatsapp?

Awalnya kita berdiskusi mau kopdar di mana dan mau ada acara apa lagi selain say hi saja? Untuk tempat, diputuskan di Kebun Raya Bogor karena lokasinya di tengah-tengah dan enak juga untuk membawa anak. Biar bisa lari-lari bebas. Tapi, tanggal yang diusulkan terlalu mepet untuk persiapan. Akhirnya, ternyata dari IP Bogor sendiri punya rencana untuk mengadakan kopdar dan playdate. Yowesss, kita gabung saja sekalian biar rame pesertanya.

Terputuskanlah acara kopdar ini jatuh di hari Minggu, 21 Oktober 2018 di Kebun Raya Bogor. Acaranya akan ada lomba menghias donat untuk anak-anak di atas 2 tahun, kegiatan mencap daun dan untuk ibu-ibunya ada sharing session dengan Bunda Nesri, koordinator pertama IP Bogor, tentang Happy Mom, Happy Problems! Bapak-bapaknya gimana? Bisa milih, kalau tidak membawa/belum punya anak, bisa ikut sharing session, atau mendampingi anak-anak yang sedang berkegiatan. Atau seperti Kangmas, asik muter-muter Kebun Raya sendiri, hihihi…

sharing session kopdar playdate ibu profesional bogor honeymoonjournal.com

Acara dimulai sekitar pukul 8 pagi. Setiap peserta dikasih label nama supaya saling kenal. Waktu mulai gabung, saya masih malu-malu gitu. Saya mah kan emang gitu orangnya, warming up-nya lama kalau ada di lingkungan baru. Lebih seneng mengobservasi dulu.

Sambil memerhatikan sekeliling, saya nyamperin beberapa orang yang saya familiar dengan foto profil whatsapp-nya. Oooh ini looh ketua kelas Matrikulasi Bogor Batch 6, Mba Tika. Oooh, ini looh observer kelas Bogor, Mba Dira. Dan kebanyakan saya yang disapa duluan oleh sesama matrikan, “Mba Rania, yah?” terus saya balas menyapa setelah lihat label nama dulu. Akhirnya, ketemu juga dengan Mba Evi, Mba Lelly, Mba Widyas, Mba Fanny dan temen-temen yang lainnya. Kalau soal wajah, saya bisa mengenal dengan cepat, tapi kalau soal nama, saya menyerah untuk menghapal dan mencocokannya dengan wajah. Maafin yah temen-temen…

kangmas dan topi chef kopdar playdate ibu profesional bogor honeymoonjournal.com

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjut dengan membuat topi chef dari kertas karton. Saya sih sebenarnya ga mau ikutan, toh topinya buat anak-anak yang mau ikut lomba dekorasi donat. Jadi, saya sama sekali ga bawa persiapan apa-apa untuk membuat topi chef ini. Tapi melihat antusiasme yang lain, saya kok jadi kebawa ya? Seru gitu melihat yang gunting sana-sini, melipat sana-sini. Jadi pengen ikutan kan… Untung ada yang bawa koran banyak. Akhirnya, saya bikin topi chef ala kadarnya dan Kangmas yang jadi peraganya, hihihi…

konsumsi kopdar playdate ibu profesional bogor honeymoonjournal.com

Lalu, anak-anak digiring menuju tempat dekorasi donat dan mencap daun. Naaah, saatnya buibu yang deh! Sebelumnya, dipersilakan dulu untuk ngambil makanan di spot putluck. Konsumsinya hasil buibu yang sudah sukarela bawa. Makanannya banyak bener! Sampe enak kan saya makan terus, maklum bumil, ibu hamil doyan ngemil.

Naah, sharing session-nya dengan narasumber Bu Nesri Baidani. Bagaimana sih cara menghadapi masalah sehingga menjadi seorang ibu yang bahagia?

bu nesri kopdar playdate ibu profesional bogor honeymoonjournal.com

Nah, Bu Nesri memberikan tips and tricks how to be a happy mom with happy problems!

  1. Masalah itu jangan dianggap sebagai sebuah masalah, tapi sebuah TANTANGAN
  2. Identifikasi tantangan. Tantangan ada 2 jenis: dari dalam dan dari luar
  3. Di IIP ada sebuah mantra, yaitu SWITCH! (mengganti pikiran kita dengan pikiran baru yang positif). Lakukan sambil menjentikan jari agar tubuh juga ikut terbawa emosi positif.
  4. Pikiran negatif? CANCEL! CANCEL! GO AWAY!
  5. Contoh tantangan dari dalam: malas. Malas? Cancel! Cancel! Go away! Switch ke rajin. Lelah mengerjakan switch ke harus mengerjakan.
  6. Contoh tantangan dari luar: komentar negatif dari keluarga dan tetangga. Komentar negatif? Cancel! Cancel! Go away!
  7. Kita yang tentukan kebahagiaan kita sendiri.
  8. Kenapa Ibu harus bahagia? Karena hanya ibu bahagia yang dapat mendidik anak bahagia.

bunesri 2 kopdar playdate ibu profesional bogor honeymoonjournal.com

Selain buibu dan nakanak, banyak juga pabapa yang ikut mendampingi. “Kabaaay, Kabay kapan lahirnya?” Kangmas mengusap perut saya karena pengen juga ikut gendong anak kecil kayak pabapa yang lain. Terima kasih Kangmas udah ngizinin aku ikut komunitas dan kopdar ini.

Terima kasih juga untuk IPers Bogor dan teman-teman Matrikulasi Batch 6 atas energi positif yang selalu menguar dari awal hingga akhir acara. Kalau ditanya apa yang kurang dari acara kopdar kemarin? Kurang lamaaaaaaa… Masih pengen ketemu dan kenalan lebih lanjut dari sekedar bertukar cerita lebih banyak. Insya Allah.

wefie kopdar playdate ibu profesional bogor honeymoonjournal.com

matrikan batch 6 kopdar playdate ibu profesional bogor honeymoonjournal.com

The post Kopdar Playdate Ibu Profesional Bogor appeared first on Honeymoon Journal.

]]>
http://honeymoonjournal.com/kopdar-playdate-ibu-profesional-bogor/feed/ 0 574
#NomNomTime: Resep Otak-otak Udang Goreng http://honeymoonjournal.com/resep-otak-otak-udang-goreng/ http://honeymoonjournal.com/resep-otak-otak-udang-goreng/#respond Wed, 24 Oct 2018 08:38:17 +0000 http://honeymoonjournal.com/?p=559 Resep otak-otak udang goreng. Resep ini saya dapatkan dari temen facebook saya, Mba Sandi, yang kebetulan muncul di beranda saya. Pas baca postingan-nya, waaah boleh juga nih resepnya. Biasanya kalau menu udang di rumah saya kalau ga digoreng tepung ya ditumis asam-pedas-manis. Ga ada variasi lain. Dan pas banget weekend beberapa minggu lalu, ibu saya […]

The post #NomNomTime: Resep Otak-otak Udang Goreng appeared first on Honeymoon Journal.

]]>
Resep otak-otak udang goreng. Resep ini saya dapatkan dari temen facebook saya, Mba Sandi, yang kebetulan muncul di beranda saya. Pas baca postingan-nya, waaah boleh juga nih resepnya. Biasanya kalau menu udang di rumah saya kalau ga digoreng tepung ya ditumis asam-pedas-manis. Ga ada variasi lain. Dan pas banget weekend beberapa minggu lalu, ibu saya beli udang setengah kilo. Jadilah menu ini yang disajikan di meja makan dengan chef saya sendiri, hehehe…

Rasanya? Uwooow, deh! Kalau ga ditahan-tahan, bisa-bisa habis duluan sebelum jadi lauk makan siang. Orang-orang rumah pada ketagihan nyemilin otak-otak udang goreng ini. Lewat ke dapur mau ke kamar mandi comot sebiji, keluar dari kamar mandi comot satu lagi, hihihi… Akhirnya, saya amankan dulu otak-otang udang gorengnya ke lemari makanan. Kalau habis, nanti mau makan siang pakai apa coba? Dan terbukti, waktu makan siang datang dan otak-otak udang goreng ini langsung ludes. Next time harus bikin lagi niiih…

Resep otak-otak udang goreng ini cocok juga loh buat menu anak-anak.

Di resep dari Mba Sandi untuk ¼ kg udang, karena saya punya setengah kilo, jadi saya kali 2 semuanya.

Ini dia resep otak-otak udang goreng!

BAHAN:

  • Udang setengah kilo, buang kepala dan cangkangnya.
  • 2 butir putih telur
  • 6 sdm santan kara
  • 6 siung bawang putih
  • 4 siung bawah merah
  • 4 batang daun bawang
  • Tepung tapioka
  • Air es
  • Garam, gula, lada dan penyedap secukupnya

 

CARA MEMBUAT:

  1. Blender semua bahan menjadi satu, kecuali tepung tapioka dan air es.
  2. Pindahkan adonan ke tempat lain, lalu tambahkan tepung tapioka hingga bisa dibentuk. Kalau saya jadinya bola-bola, bukan panjang seperti otak-otak pada umumnya.
  3. Masukkan adonan ke dalam air yang sudah mendidih.
  4. Jika sudah mengapung (tanda matang), masukkan ke dalam air es.
  5. Angkat dan tiriskan.
  6. Otak-otak udang ini bisa langsung digoreng atau disimpan di kulkas untuk digoreng nanti.
  7. Sajikan dengan saus sambal. Makan langsung juga udah endeuuus!

Selamat mencoba dan ketagihan! 😋

The post #NomNomTime: Resep Otak-otak Udang Goreng appeared first on Honeymoon Journal.

]]>
http://honeymoonjournal.com/resep-otak-otak-udang-goreng/feed/ 0 559
Pengalaman Menjadi Perwakilan CmSE Matrikulasi IIP Bogor Batch 6 http://honeymoonjournal.com/pengalaman-cmse-matrikulasi-iip-bogor-batch-6/ http://honeymoonjournal.com/pengalaman-cmse-matrikulasi-iip-bogor-batch-6/#comments Mon, 22 Oct 2018 05:05:25 +0000 http://honeymoonjournal.com/?p=544 Awal bulan Oktober ini, pemberian materi dan Nice Homework Institut Ibu Profesional secara resmi sudah selesai. Nah, fasilitator kelas Bogor, yaitu Mba Dhita sedang merekap pengumpulan NHW sebagai syarat kelulusan kelas Matrikulasi IIP Batch 6 ini. Karena saya pengurus kelas, saya bisa ngintip-ngintip rekap di google sheet, hihihi… Alhamdulillah, saya berhasil mengerjakan 9 NHW yang […]

The post Pengalaman Menjadi Perwakilan CmSE Matrikulasi IIP Bogor Batch 6 appeared first on Honeymoon Journal.

]]>
Awal bulan Oktober ini, pemberian materi dan Nice Homework Institut Ibu Profesional secara resmi sudah selesai. Nah, fasilitator kelas Bogor, yaitu Mba Dhita sedang merekap pengumpulan NHW sebagai syarat kelulusan kelas Matrikulasi IIP Batch 6 ini. Karena saya pengurus kelas, saya bisa ngintip-ngintip rekap di google sheet, hihihi… Alhamdulillah, saya berhasil mengerjakan 9 NHW yang ditugaskan. Yeay!

Seminggu setelah NHW beres, kayaknya ada yang hampa gitu, kurang greget karena biasanya weekend saya pasti mikirin NHW terus diskusi sama Kangmas. NHW, pusing saat dikasih tapi dirindukan pas sudah beres. Bener yah, kita akan merasa kehilangan sesuatu kalau sesuatu itu sudah ga ada. Eh, ko malah jadi baper?

Sambil nunggu pengumuman kelulusan, di kalender akademik sudah terjadwal bahwa akan ada program Class Meeting Student Exchange. Semacam program pertukaran pelajar, nanti kita akan dimasukkan ke grup kelas matrikulasi di kota lain untuk sharing. Tadinya, kalau mau ikut program ini harus mengajukan diri, saya ga mau mengajukan diri. Ga pede, hehehe… Saya merasa masih banyak temen-temen kelas Bogor yang lebih menginspirasi. Ada bu bidan, ada mahasiswi S2, ada mahasiswi PMDSU yang sedang penelitian S3, ada single mom yang luar biasa setrong, ada yang sudah mempunyai brand kuliner sendiri. Sedangkan saya mah apa atuh, hanya remahan meses warna-warni di roti bakar 😢

Waktu saya cek hp di Senin pagi tanggal 8, saya dimasukkan ke dalam sebuah grup WA dan ternyata saya terpilih menjadi salah satu dari 5 orang yang akan mengikuti program pertukaran pelajar ini. Eng! Ing! Eng! Niat ga mau ikutan malah terpilih, hihihi… Alhamdulillah, termasuk mahasiswi terbaik dari tiap kelas yang menjadi perwakilan CmSE dari Bogor.

perwakilan bogor pengalaman cmse matrikulasi iip batch 6 honeymoonjournal.com

Temen-temen yang terpilih selain saya itu ada Teh Dhiya, Mba Novita, Mba Nisa dan Mba Anggie. Kita harus membuat e-flyer tentang NHW ke-8, be-do-have sebagai bahan sharing. Kata Mba Dhita dikumpulkannya paling lambat hari Senin jam 11 siang. Oh no! Kurang dari 5 jam saya harus membuat e-flyer yang ketjeh dong, biar ga malu-maluin kelas Bogor. Setelah Kangmas berangkat kerja, saya langsung buka laptop dan mulai cari-cari inspirasi design. Tadinya saya mau memakai canva (software andalan kalau butuh design kilat dan ga ribet). Eh tapi kok kurang gimanaaa gitu yah? Kurang saya banget. Jadinya, saya kembali ke software kesayangan saya, yaitu photoshop dengan inspirasi dari pinterest.

Tepat jam 11 kurang 5 menit, saya berhasil mengirimkan e-flyer versi saya ke Mba Dhita. Fyuuuh… Udah deh plong dulu sementara karena ada kerjaan kantor juga yang harus segera dikerjakan.

 

e -flyer pengalaman cmse matrikulasi iip batch 6 honeymoonjournal.com

 

Malamnya, Mba Dhita menginformasikan tujuan CmSE saya dan teman-teman. Ternyata saya kebagian berkunjung ke kelas Tangerang Selatan (Tangsel), kotanya Kangmas, hihihi… At least, saya punya bahan sebagai pembuka dan ice breaking nanti. Teh Dhiya ke kelas Bandung, Mba Novita ke Jateng 2 (Banyumas dan Solo), Mba Nisa ke Surabaya dan Mba Anggie ke Tangerang Kota. Setelah dapat tujuan kota masing-masing dan menyerahkan e-flyer, kita diminta menunggu untuk dihubungi oleh fasilator kota tujuan masing-masing tentang jadwal CmSEnya.

Saya baca-baca e-flyer teman-teman jadi minder, beneran. Mba Nisa adalah seorang bidan, Teh Dhiya seorang lulusan teknik elektro dan tim kurikulum penggiat komunitas Muda Berkarya, Mba Novita sedang membangun sekolah gratis kejar paket untuk anak-anak jalanan dan putus sekolah dan Mba Anggie seorang dosen gizi kesehatan masyarakat. Sedangkan saya seorang (calon) ibu yang bekerja di ranah publik dan domestik yang memiliki interest di bidang kepenulisan. Ngeblog serius baru jalan setahun, buku sendiri pun belum punya. Kalau dibandingin, jauh gitu kan (perasaan saya mah). Saya butuh self confidencebooster, huhuhu…

Setelah dihubungi oleh fasilitator kelas Tangsel, saya kebagian jadwal tanggal 11 Oktober pukul 20.30-21.00. Makin deg-degan dong saya… Saya jadi juru kunci jadwal untuk kelas Bogor, dapat jadwal terakhir dari keseluruhan jadwal CmSE perwakilan Bogor.

Hari H jadwal saya CmSE, jujur, ada kecemasan takut ga seru, dicuekin, kurang menarik. Udah kayak mau presentasi public speaking aja, tapi via jempol alias online WA. Detik-detik menuju pukul 20.30 saya terus pantengin WA, menunggu diundang ke grup MIIP Tangsel. Pukul 20.30 kok ga ada notifikasi invitation, yah? Saya WA Mba Wawak, ternyata Mbanya kelupaan karena lagi nemenin anak 😂. Akhirnya, sekitar 20.45an saya masuk ke grup Tangsel dan ada beberapa orang yang mulai menyapa. Lalu, saya menuliskan sedikit prolog tentang diri sendiri. Chat terkirim dan saya lihat kok ga ada yang ‘typing…’ yaaa? Wah, gagal ga nih CmSE saya? Saya nunggu beberapa saat dan mulai ada pertanyaan tentang blog ini, tentang dunia tulis menulis dan persiapan mau melahirkan. Karena ada juga yang HPLnya bersamaan.

Dan tahukah kaliaaaaan? Saya merasa terselamatkan di sesi sharing ini (selain sharing tentang dunia menulis dan blogging), karena saya menjawab sedang RISET TENTANG CLODI! Dan ternyata ada seorang ibu yang kedua anaknya sudah ber-clodi-ria dooong! Langsung nyambung deh kita ini. Saya memang sedang baca-baca forum tentang persiapan perang ompol Kabay memakai clodi (cloth diaper). Mungkin melihat antusiasme kita berdua tentang dunia clodi, teman-teman yang lain juga mulai ramai dan nimbrung.

Seharusnya, CmSE diberikan waktu hanya 30 menit, tapi melihat masih banyak yang ingin bertanya dan saya juga ga masalah kalau diperpanjang, jadinya CmSE baru beres pukul 22.00 dan ini sejam lebih saya jadi tamu di kelas lain. Katanya saya rekor CmSE paling lama. Whoaaaa! Ga nyangka banget 😱! Seneng banget 😆! Kecemasan yang dari awal saya rasakan menguap seketika karena sepanjang CmSE saya tersenyum bahagia melihat ternyata saya ga dicuekin, hehehe…

Lalu, saya dikasih oleh-oleh dari grup kelas Tangsel. Ini dia!

e-certificate pengalaman cmse matrikulasi iip batch 6 honeymoonjournal.com

Alhamdulillah, CmSE berjalan dengan sangat lancar dan seru! Suatu pengalaman berharga jadi perwakilan Bogor untuk mengikuti CmSE ini.

The post Pengalaman Menjadi Perwakilan CmSE Matrikulasi IIP Bogor Batch 6 appeared first on Honeymoon Journal.

]]>
http://honeymoonjournal.com/pengalaman-cmse-matrikulasi-iip-bogor-batch-6/feed/ 1 544
Trimester Kedua Kehamilan Kabay http://honeymoonjournal.com/trimester-kedua-kehamilan-kabay/ http://honeymoonjournal.com/trimester-kedua-kehamilan-kabay/#comments Thu, 18 Oct 2018 11:01:01 +0000 http://honeymoonjournal.com/?p=512 Trimester kedua kehamilan Kabay. Memang bener, trimester kedua itu adalah masa-masa surga bagi ibu hamil. Setelah melewati fase trimester pertama dan sekarang masuk ke trimester ketiga, sesungguhnya trimester kedua itu fase paaaaaaling nikmat. Literally yah, nikmat beneran. Paling nyaman, paling enak, deh! Kenapa tanya kenapa? Setelah ‘kenikmatan’ all-day-sickness di trimester pertama yang berbarengan dengan bulan […]

The post Trimester Kedua Kehamilan Kabay appeared first on Honeymoon Journal.

]]>
Trimester kedua kehamilan Kabay. Memang bener, trimester kedua itu adalah masa-masa surga bagi ibu hamil. Setelah melewati fase trimester pertama dan sekarang masuk ke trimester ketiga, sesungguhnya trimester kedua itu fase paaaaaaling nikmat. Literally yah, nikmat beneran. Paling nyaman, paling enak, deh!

Kenapa tanya kenapa?

Setelah ‘kenikmatan’ all-day-sickness di trimester pertama yang berbarengan dengan bulan puasa, berangsur-angsur masuk ke minggu ke-16, frekuensi mual sudah mulai berkurang. Dan tepat saat hari Idul Fitri, Alhamdulillah, dadah mual-mual~ Bye, lovely all-day-sickness~ Saya bisa makan santapan lebaran dengan senikmat-nikmatnya~

Terus, waktu lagi dengerin khutbah Idul Fitri, kerasa ada ‘nut-nut’ gitu di perut. Lembut banget. Ga terus-terusan sih. Pas saya cerita ke Ibu, mungkin itu tanda Allah sudah meniupkan ruh ke dalam janin. Masya Allah, di bulan yang sangat berkah ini, Allah juga memberikan berkah untuk keluarga kecil kami. Ikut solat Idul Fitri perdana yah, nak…

Oke, di bawah ini kisah Kabay di trimester kedua…

1. Nafsu makan kembali baik.
Heyhooo! Alhamdulillah banget loh ini! Setelah drama mual-muntah-cape-tapi-harus-makan selama 3 bulanan, akhirnya makanan bisa masuk dengan lancar tanpa ada embel-embel lagi. Efek bisa makan nikmat lagi adalah kenaikan berat badan yang *ehm* cukup drastis (kalau ga mau dibilang naik banget, hahaha) dari 48 kg ke 55 kg. 7 kilo dalam 2 bulan, mak! Beneran bales dendam loh saya, yang di trimester pertama susaaaah banget makan (karena efek mual itu), sekarang malah makan apa aja. Eits, tentunya ga yang aneh-aneh sih. Saya masih memendam hasrat untuk durian, hihihi…

2. Hello, baby bump!
Masuk trimester dua ini, bentuk tubuh mulai seperti ibu hamil pada umumnya. Mulai ada gendut-gendutnya gituuu, uuuuu… Kalau ngaca, bawaannya pengen ngelus-ngelus perut mulu, deh. Kangmas mulai sering nanya sambil bercanda, “Perut kamu kok gitu? Awal tahun mah ga gini da…” terus saya suka jawab, “Ini hasil perbuatanmu, Mas…” hahaha…

baby bump trimester kedua kehamilan kabay honeymoonjournal.com

3. Sudah bisa masak lagi.
Karena mual sudah hilang, jadinya udah bisa masuk ke dapur lagi, ayey! Akhirnya, bisa motong-motong bawang dan bumbu dapur lagi. Bisa tumis-tumis lagi. Bisa berkreasi lagi di dapur.

4. Sudah bisa jalan-jalan lagi.
Karena kondisi kehamilan yang sudah stabil, di trimester kedua ini saya dan Kangmas berencana mau nginep berdua sambil merayakan first anniversary. Yeay, akhirnya udah ga terlalu khawatir kalau mau jalan jauh~ Kami berdua sampai ambil cuti kerja coba, hihihi… Kami menginap di Desa Gumati, menikmati semangkok mie kuah panas di hamparan sawah. Padahal hari itu hari Senin, lupakan saja dulu hiruk-pikuk Monday syndrome~ Agak siangan kami cussss berenang. Cuma berdua, jadi serasa kolam renang pribadi, deh. Setelah zuhur, kami pergi ke Dovayage Bogor yang lagi hits bisa foto ala-ala sedangdi Eropa. Dikirain karena hari kerja bakalan sepi, ternyata rame juga. Tapi setidaknya ga harus ngantri lama banget untuk foto di beberapa spot. Sambil nunggu bisa duduk-duduk dulu.

Baca juga: Happy First Anniversary!

desa gumati trimester kedua kehamilan kabay honeymoonjournal.com

devoyage bogor trimester kedua kehamilan kabay honeymoonjournal.com

5. Bawa motor sendiri.
Selama trimester 1, saya selalu dianter-jemput ke kantor oleh Bapak, Kangmas ataupun abang ojol karena Kangmas masih takut kalau saya bawa motor sendiri nanti lupa kalau lagi hamil dan ngebut. Soalnya saya kalau berangkat kerja suka mepet gitu dari rumah, mentang-mentang 10 menit doang perjalanan rumah-kantor, hehehe… Nah, beberapa hari mau masuk kerja sehabis libur lebaran, Kangmas nanya, saya mau bawa motor sendiri lagi atau tetep dianter-jemput. Kalau jujur sih, lebih enak bawa motor sendiri. Karena kadang kalau dibonceng tetep saja kalau ada polisi tidur gitu suka ga selow, apa lagi posisi dibonceng itu lebih terasa guncangannya. Untungnya Kangmas memperbolehkan lagi saya bawa motor sendiri ke kantor. Tapi dengan syarat, jam berangkat kerja ga boleh mepet, kecepatan di bawah 40 km/jam dan kalau ada polisi tidur harus pelan. Siap, pak!

6. Kabay mulai ndul-ndulan.
Ini nih yang paling ngegemesin! Gerakan Kabay udah mulai kerasa meskipun lembut. Kadang sampai bikin saya kegelian. Jadi makin cinta! Nah, ga tau kenapa (kayaknya semua bumil mengalami), Kabay suka malu-malu kalau Kangmas yang megang. Belum kenal tangan ayahnya kali yah, hihihi… Usia janin makin bertambah, gerakannya pun semakin keras. Yang paling terasa itu kalau saya posisi tiduran, terutama miring. Makanya saya suka iseng tidur miring agak lama biar Kabay ‘usek-usekan’, terus tangan Kangmas di bawah perut saya biar bisa ngerasain gerakan Kabay. Iseng banget ya, saya…

7. Kaki mulai kram saat tidur.
Kaki kram mulai terjadi waktu akhir trimester kedua. Kejadiannya pasti saat tidur menjelang pagi. Tanpa sadar kita suka ‘ngulet’ kan, meregangkan kaki. Naaah, pas lagi meregangkan kaki dengan posisi telapak kaki diluruskan, eeeeeeh terasa sakit banget! Urat-urat di sekitar betis nyeri dan bingung harus apa. Mau didiemin sakit, digerakin makin sakit. Bangunin Kangmas, ga bangun-bangun, hhhh… Saya inget pengalaman temen saya kalau kram kakinya dinaikin ke atas guling/bantal. Saya coba deh. Tapi ga berkurang rasa sakitnya. Akhirnya, karena pegal juga posisi telapak kaki yang lurus itu, saya coba menggerakan kaki pelan-pelan agar ke posisi normal. Awalnya sakit, tapi lama-lama rasa sakitnya hilang setelah kaki kembali ke posisi normal. Akhirnya, saya bisa kembali tidur dengan nyaman.

8. Kena pilek dan batuk.
Pilek saat kondisi sedang hamil itu rasanyaaaa…. ga mau lagi, plis! Dulu waktu belum hamil, kalau udah ada tanda-tanda pilek seperti bersin-bersin dan hidung gatal, saya suka minum vitamin C dan obat lalu seminggu kemudian pilek sudah sembuh. Nah, semenjak hamil ga boleh minum sembarang obat. Apa lagi pilek membuat semua makanan ga ada rasanya. Jadi, pas lagi enak-enaknya makan terus kena pilek itu kayak diputusin pacar pas lagi sayang-sayangnya, huhuhu… Cara pemulihan dari pilek yang bisa dilakukan cuma memperbanyak makan (meskipun ga ada rasanya) dan istirahat. Sekitar seminggu lebih pilek saya sembuh. Eeeeh, habis pilek terbitlah batuk! Nah ini nih yang lumayan lama sembuhnya hampir sebulan. Ini pun diajak Kangmas ke dokter setelah 2 minggu batuk supaya batuknya sembuh. “Kasian kamu sama Kabay, Is. Perut kamu keteken-teken gitu kalau batuk.” Batuknya itu gatellllll banget! Kalau bisa mah pengen dicopot dulu tenggorokannya terus dibersihin pake sikat deh. Akhirnya, dikasih obat herbal juga sama dokter. Memang ga cepet sembuh seperti kalau kita minum obat biasa sih, setidaknya mengurangi frekuensi batuk dan 2 minggu kemudian batuk sudah hilang.

9. Frekuensi BAK semakin sering.
Karena ukuran Kabay sudah semakin membesar, kandung kemih jadi sering tertekan dan menyebabkan frekuensi buang air kecil semakin sering. Perasaan minum segelas tapi kok yang keluar 2 gelas ya 😅 Apa lagi waktu saya pilek, bersin atau batuk sedikit bobol pertahanan saya, hhhh… Sehari bisa 5x ganti celana dalam. Trimester ketiga akan lebih sering lagi, soalnya pas bangun dari duduk aja udah terasa keteken dan pengen pipis. Yaah, nikmati sajooo…

10. Rukuk dan sujud udah mulai susah.
Saat rukuk dan sujud membutuhkan effort lebih, di situlah tersadar bahwa perjuangan Ibu sungguh besar membawa kita selama 9 bulan tanpa istirahat. Mau ditaro ga bisa, dititipin ke Kangmas apa lagi. Bawa enjoy aja~

usg minggu 22 trimester kedua kehamilan kabay honeymoonjournal.com
USG Kabay minggu ke-22

Nah, Itu deh kisah saya, Kangmas dan Kabay di trimester kedua. Setiap fase selalu membawa kisah tersendiri. Masuk ke trimester ketiga ini, welcome drama susah nyari posisi tidur, hihihi… Sehat-sehat terus yak nak, di dalam perut Ibun 😘

The post Trimester Kedua Kehamilan Kabay appeared first on Honeymoon Journal.

]]>
http://honeymoonjournal.com/trimester-kedua-kehamilan-kabay/feed/ 8 512
Jika Niat Menikah Karena Lelah, Dapatkah Lillah? http://honeymoonjournal.com/jika-niat-menikah-karena-lelah/ http://honeymoonjournal.com/jika-niat-menikah-karena-lelah/#comments Mon, 08 Oct 2018 08:55:56 +0000 http://honeymoonjournal.com/?p=496 “Saat wanita lelah bekerja, maka ia hanya ingin dinikahi.” Saya pernah baca semacam quote ini di gambar yang dibagikan teman facebook saya. Kata saya dalam hati, “Tumbenan amat dia share quote kayak gini?” Eh ternyata pas baca komen-komennya, dia juga termasuk yang kurang sreg sama kalimat yang tertulis di situ. Hmmm… Saya jadi merenung, apakah […]

The post Jika Niat Menikah Karena Lelah, Dapatkah Lillah? appeared first on Honeymoon Journal.

]]>

“Saat wanita lelah bekerja, maka ia hanya ingin dinikahi.”

Saya pernah baca semacam quote ini di gambar yang dibagikan teman facebook saya. Kata saya dalam hati, “Tumbenan amat dia share quote kayak gini?” Eh ternyata pas baca komen-komennya, dia juga termasuk yang kurang sreg sama kalimat yang tertulis di situ.

Hmmm… Saya jadi merenung, apakah bisa dibenarkan niat ingin menikah hanya karena lelah bekerja?

Macem-macem sih yah, niat menikah setiap orang itu.

– Ada yang sudah terlalu lama pacaran jadi sudah muncul pertanyaan, “Kamu serius ga sih, sama aku?” dan “Mau dibawa kemana hubungan kita?”. Bahkan karena selalu jadi korban pertanyaan ultimate tiap tahun pas kumpul keluarga waktu lebaran: “Kapan nikah?”

– Ada yang sudah merasa selesai dengan diri sendiri sehingga ingin berdua merajut rumah tangga. Sudah terlalu lama sendiri~ Sudah terlalu lama aku asyik sendiri~ *yak, semuanya nyanyiiiii~

– Ada pasangan yang sama-sama dapet beasiswa ke luar negeri satu negara, terus sama kedua orang tua mereka lebih baik dinikahkan saja supaya bisa saling menjaga di negeri orang (ini pengalaman asli murid ibu saya).

– Ada juga yang faktor ekonomi, lebih baik menikah karena ada yang membiayai. Pokoknya beraneka ragam niat orang menyatukan dua keluarga di satu naungan bernama pernikahan itu.

Menurut saya pribadi, pribadi looh, jika niat menikah hanya karena lelah bekerja itu niat yang harus diluruskan. Kenapa? Memangnya sudah beres ijab qobul lalu habis perkara? Masih banyak PR loooh yang menanti di depan sana. Ijab qobul itu baru gerbang awal dari perjalanan menuju surga-Nya. Kalau Allah sudah berjanji dengan imbalan surga, berarti perjuangannya ga main-main.

Saudari-saudariku yang sempat punya pemikiran seperti ini, memangnya kalian ga kasian sama suami tercinta kalian yang sudah mengucap janji dan transaksi pahala-dosa dengan wali kalian dengan nama Allah? Sedangkan kalian niat menikah hanya karena lelah? Ijab qobul itu sebuah kalimat yang dapat menggetarkan Arsy-Nya. Sebuah kalimat yang penuh tanggung jawab di dalamnya. Sejak ijab qobul diucapkan, surga kalian sudah pindah ke ridha suami, pun kalau kalian berdosa, suami yang menanggung dosanya.

Perkara lelah, beban lelah dan jenuh bekerja pasti dirasakan oleh semua orang. Jika kita lelah bekerja, kita masih bisa istirahat sebentar, ambil cuti, jalan-jalan liburan dan foto-foto buat ngisi feed di instagram, atau kongkow-kongkow bareng temen segeng. Nah, kalau lelah bekerja terus ingin dinikahi?

Pernikahan bukan proses sesederhana itu, cyiiin. Setelah resepsi pernikahan, justru ‘pekerjaan’ dan perjuangan panjang yang tidak kenal istilah cuti telah menanti. Mengurus rumah, menjaga keharmonisan suami-istri, proses kehamilan, mengurus dan mendidik anak adalah proses yang tidak bisa kita tinggalkan hanya karena alasan “Saya lelah menjalani semua ini”. Menikah adalah sebuah komitmen seumur hidup bahkan hingga ke surga. 24 jam dalam 7 hari, kita ga bakal bisa resign dari ‘pekerjaan’ kita sebagai seorang istri dan seorang ibu, mau selelah dan sebosan apapun kita.

Menjadi seorang istri dan seorang ibu itu amanah yang luar biasa dari Allah loooh… Masa kita mau nerima amanah dari Yang Maha Kuasa ini dengan alasan yang retjeh? Malu doong…

Nih yah, kalau lelah sama kerjaan, cobain satu-satu cara ‘kabur’ dari rutinitas:

  1. Coba itung jatah cuti tahunan, udah diambil belum? Ceki-ceki situs pemesanan tiket pesawat, cari tiket promo, bikin itinerary buat lanjalan ketjeh bareng temen. Sendirian? Yowess, Ikut aja open trip yang udah terpercaya. Kalau kata anak zaman now mah “I need vitamin-sea!” gitu kan. Yang punya kamera mirrorless atau kamera hp ketjeh jangan lupa dibawa, mayan kan buat ngebagusin feed instagram.
  2. Cuti tahunan udah mau abis? Staycation di hotel dalam kota pas weekend juga asik. Menikmati fasilitas spa atau kolam renang hotel bikin otak rileks. Atau ke salon buat luluran, facial, massage, creambath, meni-pedicure untuk meluruskan otot-otot tubuh yang kaku dan kabur sementara dari kenyataan hidup yang penuh tekanan *uhk
  3. Jatah cuti udah abis dan ga bisa ngajuin lagi? Makan-makan enak lah sesekali. Traktir keluarga ke resto mana gitu, insya Allah berkah membahagiakan keluarga. Perut kenyang, hati tenang, pikiran senang, kerjaan menantang silakan datang!
  4. Dompet menipis dan budjet di rekening udah meronta minta diisi tapi belum tanggal gajian? Kongkow-kongkow bareng temen ga harus selalu mahal, kan. Makan-makan di tenda pinggir jalan, macam di warung roti bakar ditambah mie kuah pedas kornet keju plus secangkir bansus bareng temen kantor sepulang kerja juga oke. Biaya di bawah 50 ribu tapi cerita-cerita dan ketawa-ketawa melepas penat bareng temen itu priceless!
  5. Cuti udah nol dan nominal di rekening juga nyaris nol? Coba me time yang ga ngeluarin uang, deh. Kayak baca buku, nulis curhatan di diari (masih zaman ga sih ini?) atau di blog. Nonton film favorit, drama korea atau western series di laptop seharian sambil leyeh-leyeh ngemil cantik di kamar juga ga apa-apa. Mumpung belum ada yang minta perhatian, hihihi… Kalau udah punya suami apa lagi anak mah kan beda lagi ceritanya.
  6. Yang terakhir, jangan lupa menundukkan kepala ke hamparan sajadah saat sepertiga malam. Saat kamu merasa beban sudah terlampau berat, ambillah air wudhu dan tumpahkan keluh kesah bahkan air matamu kepada Allah. Yakinlah, Allah tidak akan memberikan cobaan di luar kemampuan hamba-Nya. Minta apapun yang kamu mau, berdoa apapun yang kamu inginkan, termasuk tolong angkat lelah bekerja ini. Insya Allah, curhat sama Allah itu ga bakal rugi.

Allah senang kok hamba-Nya datang kepada-Nya dan berdoa. Buktinya, Allah selalu memanggil kita lima kali sehari *setiap hari!* tanpa pernah bosan supaya kita bisa istirahat sebentar dan berdoa pada-Nya. Padahal sebenarnya yang butuh Allah itu kan kita. Kita masih bisa bangun pagi hari untuk bekerja meskipun udah kebayang kerjaan yang numpuk. Ngerasa ga adil karena jarak dari Senin ke Jumat itu jauh banget 5 hari, sedangkan Minggu ke Senin cuma sehari tapi Allah masih memberikan kita waktu untuk bernapas dan bekerja dalam keadaan sehat. Tuh, kurang sayang apa coba Allah sama kita?

Balik lagi ke pernikahan. Yuk, dampingi suami-suami kita dengan niat yang lurus. Menikahlah jika memang sudah saatnya menikah. Plis, jangan kontaminasi ibadah seumur hidup ini dengan niat yang kurang tepat. Masih banyak yang bisa dilakukan saat kita lelah bekerja. Untuk singelillah yang solehah, lebih baik terus meningkatkan kemampuan diri dan mempersiapkan hati. Jadi waktu nanti ada seorang lelaki soleh yang dengan gagah berani melamar “Maukah kamu menjadi istriku?”, kita bisa menjawab “Insya Allah, dengan izin Allah, aku siap, Mas,” sambil mesem-mesem malu gitu. Ciecie ga tuh?

Jika niat menikah sama-sama mengharap ridha Allah, insya Allah, lelah saat menjalani dan membangun rumah tangga pun akan menjadi Lillah. Karena, bukankah hal yang terindah itu bisa berkumpul lagi bersama orang-orang yang kita cintai di surga-Nya nanti?

 

Salam cinta,

honeymoonjournal-dotcom

The post Jika Niat Menikah Karena Lelah, Dapatkah Lillah? appeared first on Honeymoon Journal.

]]>
http://honeymoonjournal.com/jika-niat-menikah-karena-lelah/feed/ 4 496
NHW #9: Bunda Sebagai Agen Perubahan http://honeymoonjournal.com/miip-batch-6-nhw-9-bunda-sebagai-agen-perubahan/ http://honeymoonjournal.com/miip-batch-6-nhw-9-bunda-sebagai-agen-perubahan/#comments Tue, 02 Oct 2018 02:39:56 +0000 http://honeymoonjournal.com/?p=484 BUNDA SEBAGAI AGEN PERUBAHAN   Bunda, kalau sudah menemukan passion (ketertarikan minat) ada di ranah mana, mulailah lihat isu sosial di sekitar anda, maka belajar untuk membuat solusi terbaik di keluarga dan masyarakat. Rumus yang kita pakai : PASSION + EMPHATY = SOCIAL VENTURE Social venture adalah suatu usaha yang didirikan oleh seorang social enterpreneur […]

The post NHW #9: Bunda Sebagai Agen Perubahan appeared first on Honeymoon Journal.

]]>
BUNDA SEBAGAI AGEN PERUBAHAN

 

Bunda, kalau sudah menemukan passion (ketertarikan minat) ada di ranah mana, mulailah lihat isu sosial di sekitar anda, maka belajar untuk membuat solusi terbaik di keluarga dan masyarakat.

Rumus yang kita pakai :

PASSION + EMPHATY = SOCIAL VENTURE

Social venture adalah suatu usaha yang didirikan oleh seorang social enterpreneur baik secara individu maupun organisasi yang bertujuan untuk memberikan solusi sistemik untuk mencapai tujuan sosial yang berkelanjutan. Sedangkan social enterpreneur adalah orang yg menyelesaikan isu sosial di sekitarnya menggunakan kemampuan enterpreneur.

Sehingga bunda bisa membuat perubahan di masyarakat diawali dari rasa empati, membuat sebuah usaha yang berkelanjutan diawali dengan menemukan passion dan menjadi orang yang merdeka menentukan nasib hidupnya sendiri.

Hal ini akan membuat kita bisa menyelesaikan permasalahan sosial di sekitar kita dengan kemampuan enterpreneur yang kita miliki. Sehingga untuk melakukan perubahan tidak perlu menunggu dana dari luar, tapi cukup tekad kuat dari dalam.

Mulailah dari yg sederhana, lihat diri kita, apa permasalahan yg kita hadapi selama ini, apabila kita bisa menyelesaikan permasalahan kita, dan membagikan sebuah solusi, bisa jadi ini menjawab permasalahan yg dihadapi oleh orang lain. Karena mungkin banyak di luar sana yg memiliki permasalahan yg sama dengan kita.

Setelah selesai dengan permasalahan kita sendiri, baru keluar melihat isu sosial yg ada di sekitar kita.

Selamat menjadi agen perubahan
Karena
Everyone is a Changemaker
(Setiap orang adalah agen perubahan)

 

social venture nhw9 kelas matrikulasi iip batch 6 honeymoonjournal.com

 

Baca juga: Daftar NHW Matrikulasi IIP Batch 6

The post NHW #9: Bunda Sebagai Agen Perubahan appeared first on Honeymoon Journal.

]]>
http://honeymoonjournal.com/miip-batch-6-nhw-9-bunda-sebagai-agen-perubahan/feed/ 3 484
Cegah Stunting, MengASIhi Sebagai Investasi Awal Sehatkan Negeri http://honeymoonjournal.com/mengasihi-mencegah-stunting/ http://honeymoonjournal.com/mengasihi-mencegah-stunting/#comments Fri, 28 Sep 2018 01:14:20 +0000 http://honeymoonjournal.com/?p=444 Sebelum menjadi seorang calon ibu, saya kurang mengikuti berita dan perkembangan ilmu pengetahuan tentang kesehatan ibu dan anak. Ya, memang biasanya kita akan mencari tahu tentang sesuatu jika sudah bersinggungan dengan hal tersebut. Seperti saya, lagi searching tentang ASI, ehhh ketemu tentang stunting. Baca artikel semakin dalam jadi semakin aware tentang si stunting ini. Jadi, […]

The post Cegah Stunting, MengASIhi Sebagai Investasi Awal Sehatkan Negeri appeared first on Honeymoon Journal.

]]>
Sebelum menjadi seorang calon ibu, saya kurang mengikuti berita dan perkembangan ilmu pengetahuan tentang kesehatan ibu dan anak. Ya, memang biasanya kita akan mencari tahu tentang sesuatu jika sudah bersinggungan dengan hal tersebut. Seperti saya, lagi searching tentang ASI, ehhh ketemu tentang stunting. Baca artikel semakin dalam jadi semakin aware tentang si stunting ini. Jadi, apa sih stunting itu? Seberapa besar dampak negatifnya untuk anak kita dan untuk negeri? Bagaimana cara untuk mencegah stunting?

Sebagian besar masyarakat kita belum familiar dengan istilah stunting tapi akrab dengan ‘kurang gizi’. Menurut WHO (World Health Organization), stunting merupakan suatu keadaan di mana tinggi badan anak yang terlalu rendah atau pendek berdasarkan umur yang berada di bawah minus 2 standar deviasi (< -2SD) dari tabel status gizi WHO child growth standard (WCGS). Hal ini terjadi karena masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang lama. Stunting sangat berpengaruh terhadap perkembangan kognitif (kecerdasan). Jadi, kurang gizi menjadi salah satu faktor penyebab stunting pada anak.

Sejak tahun 2008, kurva tumbuh kembang anak di Kartu Menuju Sehat (KMS) yang terdapat di buku pink Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) sudah mengacu pada WCGS.

KMS Anak Laki-laki di Buku KIA

 

APAKAH PERAWAKAN TUBUH PENDEK SELALU DISEBUT STUNTING?

Oh, tidaaaak… Ini juga pertanyaan pertama saya waktu baca definisi stunting. Soalnya rezeki tubuh saya itu minimalis, imut-imut menggemaskan gitu, hihihi… Nah, bedanya kalau perawakan pendek itu kecepatan tumbuhnya normal dan ada potensi genetik. Tapiiii, kalau stunting, kecepatan tumbuhnya tidak normal karena nutrisi tidak terpenuhi dengan baik. Paham bedanya, buibu dan pabapa? Saya juga masih belajar, belajar bareng yuk…

kemenkes ri stunting mengASIhi mencegah stunting honeymoonjournal.com
Definisi Stunting (via www.sehatnegeriku.kemkes.go.id)

Pola pertumbuhan manusia paling pesat di 3 tahun pertama kehidupan, nanti akan menurun dan naik lagi di masa-masa pubertas. Terutama anak laki-laki. Ini kalau yang normal, yah… Kalau stunting, sebenarnya masih bisa dikejar untuk pertumbuhan badannya. Catch up istilahnya. Tapi, masa harus nunggu anak remaja dulu baru ketahuan kalau dia stunting? Kan kasian… Karena, meski masih bisa terkejar untuk fisiknya, tapi untuk kerusakan otak karena kekurangan nutrisi saat 1000 Hari Pertama Kehidupan anak itu sifatnya irreversible alias permanen dan tidak bisa diperbaiki. Kemampuan berpikirnya akan terhambat dan akan berpengaruh pada masa depannya.

Anak yang menderita stunting akan kurang menangkap materi di sekolah, lalu akan mendapatkan penghasilan 20% lebih rendah dari mereka yang tidak stunting saat dewasa. Belum lagi resiko orang tua yang mengidap stunting akan melahirkan generasi yang memiliki kesempatan besar untuk stunting juga. Nah kan, ga beres-beres jadinya, muter terus di lingkaran stunting. Iiiih, ngeriii…

Sayangnya, Indonesia menduduki peringkat ke-5 pengidap stunting di dunia. WHO menetapkan batas toleransi maksimal stunting adalah 20%. Di tahun 2013, ada 37% (sekitar 9 juta) balita mengalami stunting (Riset Kesehatan Dasar 2013). Target pemerintah ingin menurunkan angka stunting ini turun hingga mencapai 28% pada tahun 2019. Masih di atas batas WHO sebenarnya, tapi sudah merupakan ambisi yang sangat baik demi menuju Indonesia sehat dan kemajuan bangsa Indonesia sendiri.

Penurunan stunting menjadi bagian dari prioritas pengawasan Itjen Kemenkes RI (via www.sehatnegeriku.kemkes.go.id)

 

APA SAJA SIH PENYEBAB STUNTING?

  • Kekurangan gizi dalam waktu lama di 1000 Hari Pertama Kehidupan (sejak janin sampai 2 tahun).
  • Rendahnya akses terhadap makanan bergizi (rendahnya asupan vitamin, mineral dan keberagaman pangan serta sumber protein hewani).
  • Kurangnya perhatian keluarga dan pola asuh karena kurangnya pengetahuan.
  • Sering mendapat infeksi di fase awal kehidupan anak.
  • Kurangnya akses air bersih dan sanitasi yang baik.
Kampanye Nasional Pencegahan Stunting September 2018 (via www.sehatnegeriku.kemkes.go.id)

Ternyata, stunting tidak hanya terjadi di daerah-daerah atau desa-desa saja loh! Jakarta yang ibu kota negara saja masih banyak kasus stunting. Meskipun masih di bawah tingkat nasional, yaitu sebesar 27%, tapi ini merupakan masalah mendasar yang harus ditangani secara serius. Jadi, stunting tidak ada hubungannya dengan lokasi tempat tinggal. Stunting berhubungan langsung dengan pola makan, pola asuh dan pola kebersihan.

 

BAGAIMANA CARA MENCEGAH STUNTING?

Cara Mencegah Stunting (via www.sehatnegeriku.kemkes.go.id)

Upaya pencegahan stunting yang paling optimal adalah di masa 1000 hari pertama kehidupan anak yang meliputi masa dalam kandungan hingga anak berusia 2 tahun.

  • Pemenuhan kebutuhan zat gizi ibu hamil. Jangan lupa diminum vitamin dari bidan atau dokter yah, bumil-bumil cantik… Makan yang bergizi demi kita dan debaynya supaya sehat.
  • ASI eksklusif (ASIX) untuk bayi selama 6 bulan. Selama tidak ada indikasi medis, usahakan anak hanya mengonsumsi ASI tanpa ada tambahan susu formula.
  • Pemberian MPASI (Makanan Pendamping ASI) untuk bayi di atas 6 bulan hingga 24 bulan. MP itu Makanan Pendamping, bukan Makanan Pengganti. Jadi, anak tetap mengonsumi ASI lalu ditambah nutrisi dari makanan padat. Sesuaikan tekstur makanan bertahap sesuai perkembangannya, mulai dari lembut disaring, agak kasar hingga anak bisa makan masakan yang diolah sama seperti orang dewasa.
  • Memantau pertumbuhan balita di posyandu atau fasilitas kesehatan lainnya. Pengukuran berat badan dan tinggi anak di fasilitas kesehatan sebulan sekali sangat penting agar kita dapat melihat apakah perkembangan anak sesuai dengan KMS. Jika ada indikasi stagnan atau bahkan menurun, bisa langsung konsultasi pada ahlinya.
  • Meningkatkan akses air bersih dan fasilitas sanitasi, juga menjaga kebersihan lingkungan. Selain pola makan dan pola asuh, pola kebersihan keluarga dan lingkungan juga tidak kalah penting. Air bersih dan fasilitas sanitasi yang baik sangat berpengaruh pada kesehatan, bukan hanya anak tapi seluruh keluarga.

 

1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN YANG SANGAT PENTING

Periode Emas 1000 Hari Pertama Kehidupan (via indonesiabaik.id)

1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) merupakan periode emas fase pertumbuhan anak. Titik kritis ini meliputi periode dalam kandungan 280 hari, 0-6 bulan 180 hari, 6-8 bulan 60 hari, 8-12 bulan 120 hari dan 12-24 bulan 360 hari.

Pada periode ini, terjadi perkembangan otak yang sangat pesat. Periode ini sangat penting dan sebuah investasi yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. Gizi harus tercukupi. Jika kekurangan gizi pada 2 tahun awal ini, anak-anak akan mengalami kerusakan otak permanen yang tidak dapat diperbaiki di masa kehidupan selanjutnya.

Gizi harus terpenuhi di 1000 Hari Pertama Kehidupan

 

MENGASIHI, INVESTASI AWAL SEHATKAN NEGERI

Salah satu langkah mencegah stunting adalah pemberian ASI di periode 1000 HPK. Mulai dari praktek Inisiasi Menyusu Dini (IMD) selama sejam setelah bayi lahir agar bayi dapat meminum kolostrum yang dihasilkan oleh ibunya. Kolostrum ini menjadi suplai imunitas dan gizi pertama untuk bayi yang baru lahir.  Selain faktor gizi, IMD ini meningkatkan bonding antara ibu dan bayinya.

MengASIhi investasi awal sehatkan negeri (via parents.com)

Kandungan gizi yang terdapat pada ASI sangat baik sekali. Makronutrien (karbohidrat, protein, lemak) sampai mikronutrien (vitamin dan mineral) lengkap terkandung di dalam ASI. Oleh karena itu, bayi cukup diberi ASI saja sampai usianya 6 bulan.

Pemberian ASI eksklusif (ASIX) ini sangat penting untuk mencegah stunting pada anak karena gizi sudah terpenuhi. Yang perlu diingat adalah asupan gizi untuk ibu yang menyusui. Ibu yang menyusui harus tercukupi juga kebutuhan nutrisinya agar dapat memberikan ASI yang bergizi juga.

 

CARA MENGASIHI YANG BAIK DAN BENAR

Yang tidak kalah penting, cara menyusui pun harus baik dan benar. Ibu tidak asal memberikan payudaranya agar bayi tidak menangis saja. Di sinilah butuh ilmu dan pengalaman tentang pelekatan yang baik dan benar.

Apakah buibu sudah tahu bahwa ASI terdiri dari beberapa bagian? ASI memiliki 2 bagian, yaitu foremilk (susu depan) dan hindmilk (susu belakang). Foremilk ini diproduksi saat proses awal menyusui, berwarna putih agak bening dan tinggi kandungan airnya. Foremilk ini mengandung protein dan laktosa yang berfungsi untuk membentuk jaringan tubuh dan menghilangkan haus si kecil. Nah, setelah foremilk, baru terbentuklah hindmilk. Hindmilk berwarna putih yang lebih pekat dibandingkan foremilk dan mengandung lemak yang lebih tinggi. Lemak ini berfungsi untuk perkembangan otak dan menaikkan berat badan si kecil. Jika hindmilk ini terpenuhi, maka bayi akan kenyang dan tidur lebih nyaman.

foremilk dan hindmilk (via theurbanmama.com)

Orang tua dulu menyarankan jika menyusui harus bergantian payudara kiri dan kanan agar ukuran payudara tetap sama. Karena kita sama-sama sudah tahu tentang bagian-bagian ASI ini, maka lebih baik menyusui bayi itu sampai ASI di 1 payudara ‘kosong’ ya, bu… Setelah selesai di satu payudara, maka baru gantian ke payudara yang lain. Kenapa? Karena menyusu di satu payudara, bayi akan sempat mengonsumsi hindmilk yang tinggi lemak dulu dan lebih cepat kenyang. Jika bergantian sebelum payudara yang satu ‘kosong’, maka bayi hanya akan meminum foremilk yang tinggi air. Alhasil, bayi menjadi gelisah.

Ibarat kita orang dewasa, saat lapar kita malah hanya kebanyakan minum air saja tanpa makanan padat. Bayi pun sama, hanya bentuk makanannya saja yang berbeda. Justru, menyusui satu payudara sampai bayi puas lebih efektif dibandingkan bergantian. Ok, bu?

 

PELEKATAN IBU DAN BAYI

Masalah yang terjadi di awal proses mengASIhi, terutama pada ibu baru, adalah puting payudara yang lecet karena ibu dan bayinya sama-sama masih belajar. Ibunya belajar menyusui dan bayinya belajar menyusu. Tenang bu, kita banyak teman seperjuangan, kok… Puting lecet bukan halangan untuk terus mengASIhi. Nah, untuk mengurangi atau bahkan menghindari masalah ini, proses pelekatan (latch on) antara ibu dan bayi harus benar.

Selain itu, pelekatan yang sempurna juga membantu bayi untuk dapat meminum ASI dengan baik. Proses menyusu yang benar adalah bayi menggunakan lidahnya untuk merangsang keluarnya ASI (suckling). Jadi, bayi bukan hanya menghisap saja (sucking).

Cara Pelekatan yang Baik dan Benar (via breastfeedo.com)
Tanda Pelekatan Sudah Baik (via breastfeedo.com)

Ternyata proses menyusu dan menyusui itu melalui aerola (bagian yang kehitaman) loooh, bukan melalui puting. Jadi memang proses pelekatan ini harus benar-benar dikuasai oleh ibu dan bayi agar gizi bayi terpenuhi. Ilmu baru juga untuk saya yang sedang menunggu kelahiran Kabay sebentar lagi.

Menurut pengalaman teman-teman saya yang baru menjadi new mom, semakin hari ibu dan bayi akan semakin pandai dan ikatan batinnya akan semakin kuat. Puting lecet, si kecil yang menangis, kebingungan menjadi newbie parents adalah dinamika yang pasti dialami juga oleh banyak keluarga muda. Yang penting, jangan menyerah untuk terus mengASIhi 🙂

 

MENGASIHI UNTUK IBU BEKERJA

“Saya seorang ibu sekaligus karyawan. Jatah cuti hanya 3 bulan sedangkan pemberian ASIX harus sampai 6 bulan. Bagaimana cara saya agar dapat mengASIhi si kecil dengan baik?”

Nah, pertanyaan ini pasti sempat terlintas untuk buibu yang bekerja di ranah publik. Termasuk saya dan puluhan buibu di kantor tempat saya bekerja. Tenang, bu, kita sama-sama pejuang ASI yang diberi kesempatan untuk berkarya juga di ranah publik. You’re not alone~

Asi Perah dan Breast Pumping (via hipwee.com)

Semakin tinggi awareness tentang ASIX ini juga tidak luput dari pemantauan Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Dua organisasi ini sudah memberikan tips dan trik agar ibu bekerja juga tetap dapat memberikan ASIX kepada anak tercinta.

  • Jika memungkinkan, bawa bayi ke tempat bekerja.
  • Jika memungkinkan, ibu menyempatkan pulang pada jam istirahat untuk menyusui bayi.
  • Jika keduanya tidak memungkinkan, maka ibu harus mempersiapkan ASI perah (ASIP) dan menyimpannya dengan kondisi yang baik sebagai stok ASI saat ibu sedang di kantor.
  • Jika sudah sampai di rumah, usahakan untuk direct breastfeeding (DBF) atau menyusui bayi secara langsung.

Sekarang, sudah banyak merk breast pump yang beredar di pasaran. Mulai dari yang manual hingga elektrik. Dari yang harganya ratusan ribu hingga yang jutaan. Breast pump ini dapat membantu ibu untuk memerah ASI selain menggunakan tangan (marmet). Metode pemerahan ASI ini tergantung dari kenyamanan ibu.

Produksi ASI itu sesuai kebutuhan. Produced by demand. Jika ASI dikeluarkan maka otak akan menangkap sinyal payudara sudah ‘kosong’ dan akan memproduksi ASI lagi. Semakin sering ASI dikeluarkan (baik itu disusui langsung pada bayi atau diperah), akan semakin sering dan banyak juga ASI yang diproduksi. Jadi, ibu bekerja pun tetap akan bisa mengASIhi eksklusif hingga bayi berusia 6 bulan (lulus S1 ASIX), 1 tahun (lulus S2 ASI) dan 2 tahun (lulus S3 ASI).

Stok ASI Perah (via kiwimaternity.com)

 

MENGASIHI CEGAH STUNTING SEDARI DINI

MengASIhi bagi ibu dan bayi memiliki manfaat yang sangat banyak. ASI merupakan asupan gizi terbaik untuk anak sampai 6 bulan dan tidak bisa digantikan dengan makanan apapun. Dengan mengASIhi, ikatan batin antara ibu dan anak akan terjalin dengan baik, gizi anak akan cukup terpenuhi, anak terlindungi dari berbagai macam infeksi dan juga termasuk periode emas 1000 Hari Pertama Kehidupan untuk mencegah stunting.

Kitalah ibu-ibu yang menjadi garda terdepan agar anak-anak kita terhindar dari bahaya stunting. Tak lupa dukungan para ayah ASI agar ibu terus dapat mengASIhi hingga lulus S3 ASI. Dukungan dari anggota keluarga lain juga penting, dari nenek ASI, kakek ASI, tante ASI, semuanya deh pokoknya! Semoga kita dapat menjadi keluarga proASI.

Yuk, kita semangat mengASIhi agar anak-anak kita tumbuh kembang dengan baik dan dapat bersama-sama memajukan negeri ini. Indonesia sehat, Indonesia cerdas!

The post Cegah Stunting, MengASIhi Sebagai Investasi Awal Sehatkan Negeri appeared first on Honeymoon Journal.

]]>
http://honeymoonjournal.com/mengasihi-mencegah-stunting/feed/ 4 444
NHW #8: Misi Hidup dan Produktivitas http://honeymoonjournal.com/miip-batch-6-nhw-8-misi-hidup-dan-produktivitas/ http://honeymoonjournal.com/miip-batch-6-nhw-8-misi-hidup-dan-produktivitas/#comments Mon, 24 Sep 2018 08:17:05 +0000 http://honeymoonjournal.com/?p=432 MISI HIDUP DAN PRODUKTIVITAS   1. Ambil salah satu dari ranah aktivitas yang sudah teman-teman tulis di kuadran SUKA dan BISA (lihat NHW#7). Writing/Blogging. Menjadi seorang writer/blogger yang bermanfaat dan ikut berkontribusi dengan cara menulis serta membagikan hal-hal yang positif di zaman arus informasi yang begitu cepat ini.   2. Setelah ketemu satu hal, jawablah […]

The post NHW #8: Misi Hidup dan Produktivitas appeared first on Honeymoon Journal.

]]>
MISI HIDUP DAN PRODUKTIVITAS

 

1. Ambil salah satu dari ranah aktivitas yang sudah teman-teman tulis di kuadran SUKA dan BISA (lihat NHW#7).

Writing/Blogging. Menjadi seorang writer/blogger yang bermanfaat dan ikut berkontribusi dengan cara menulis serta membagikan hal-hal yang positif di zaman arus informasi yang begitu cepat ini.

 

2. Setelah ketemu satu hal, jawablah pertanyaan “BE DO HAVE” di bawah ini :

a. Mental seperti apa yang harus anda miliki untuk menjadi seperti yang anda inginkan? (BE)

  • Komitmen dan konsisten untuk terus menulis/posting di blog.
  • Haus akan ilmu dan terus meningkatkan kemampuan diri (terutama tentang parenting dan keluarga à jurusan ilmu dan niche blog).
  • Tabayyun terhadap informasi apapun agar artikel/tulisan dapat dipertanggungjawabkan dan tidak menyesatkan pembaca.
  • Tidak mudah menyerah.
  • Terbuka terhadap kritik yang membangun.

b. Apa yang harus anda lakukan untuk menjadi seperti yang anda harapkan? (DO)

  • Membuat postingan min. 2 artikel/minggu.
  • Membaca dan menerapkan ilmu tentang family and parenting berbasiskan Islam agar dapat dibagikan kepada orang lain melalui blog.
  • Manajemen waktu lebih baik agar dapat meningkatkan produktivitas dan profesionalisme sebagai blogger serta istri + ibu sholehah.

c. Apa yang akan anda lakukan apabila anda sudah memiliki yang anda harapkan? (HAVE)

  • Terus mengaplikasikan ilmu-ilmu parenting kepada keluarga sendiri.
  • Terus berbagi ilmu dan kebaikan kepada keluarga-keluarga Indonesia, baik secara online maupun
  • Ingin menulis buku sendiri tentang Fun and Islamic Parenting dan Berkah till Jannah Family.

 

3. Perhatikan 3 aspek dimensi waktu di bawah ini dan isilah:

a. Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu kehidupan kita? (lifetime purpose)

Menjadi seorang wanita, istri dan ibu yang dapat mendampingi suami untuk membangun sebuah keluarga yang islami dan harmonis.

b. Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu 5-10 tahun ke depan? (strategic plan)

– Agama :

  • Insya Allah memiliki anak seorang hafidz Al-Quran.
  • Pergi Haji bersama Kangmas.

– Keuangan :

  • Sudah memiliki rumah sendiri dan lingkungan Islami yang mendukung tempat tumbuh-kembang anak-anak dengan baik.
  • Mendapatkan kerjasama di bidang kepenulisan media online maupun
  • Usaha sudah stabil dan dapat membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain.

– Kesehatan :

  • Insya Allah planning anak ke-2 atau ke-3.

c. Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu satu tahun? (new year resolution)

  • Blog honeymoonjournal.com sudah memiliki lebih dari 50 artikel.
  • Traffic pengunjung honeymoonjournal.com di atas 2000 views/bulan.
  • Mengaplikasikan Islamic parenting dan fitrah based education untuk Kabay.
  • Memiliki investasi di bidang properti (rumah).

 

  “Aamiin Yaa Rabbalaalaamiin…”

 

 

Baca juga: Daftar NHW Matrikulasi IIP Batch 6

The post NHW #8: Misi Hidup dan Produktivitas appeared first on Honeymoon Journal.

]]>
http://honeymoonjournal.com/miip-batch-6-nhw-8-misi-hidup-dan-produktivitas/feed/ 4 432
Ngidam Saat Hamil, Mitos atau Ilmiah? http://honeymoonjournal.com/ngidam-saat-hamil-mitos-atau-ilmiah/ http://honeymoonjournal.com/ngidam-saat-hamil-mitos-atau-ilmiah/#comments Fri, 21 Sep 2018 12:18:54 +0000 http://honeymoonjournal.com/?p=415 “Ngidam yang aneh-aneh ga?” Itu pertanyaan kedua setelah nanya “Udah berapa bulan?” waktu orang-orang tahu saya lagi hamil muda waktu trimester pertama, lalu berlanjut “Mual-mual ga?”. Ibu hamil muda memang identik dengan yang namanya ngidam, yah… Ngidamnya juga macem-macem, yang paling umum itu ngidam mangga muda yang asem. Duh, ngebayanginnya ajah udah bikin pengen makan […]

The post Ngidam Saat Hamil, Mitos atau Ilmiah? appeared first on Honeymoon Journal.

]]>
“Ngidam yang aneh-aneh ga?” Itu pertanyaan kedua setelah nanya “Udah berapa bulan?” waktu orang-orang tahu saya lagi hamil muda waktu trimester pertama, lalu berlanjut “Mual-mual ga?”. Ibu hamil muda memang identik dengan yang namanya ngidam, yah… Ngidamnya juga macem-macem, yang paling umum itu ngidam mangga muda yang asem. Duh, ngebayanginnya ajah udah bikin pengen makan rujak yang asem, pedes, manis dikit, seger gitu, hihihi…

Waktu hamil trimester pertama, saya juga ga luput dari fenomena ngidam ini. Kalau dibuat daftar, agak panjang sih, tapi ga sampe kayak struk belanja bulanan, hehehe… Nah, sebenarnya, kenapa sih bumil-bumil itu suka ngidam? Ada ga sih penjelasan ilmiahnya?

Dilansir dari situs ini, dr. Damar menyatakan teori pertama dari ngidam adalah teori perlindungan untuk ibu dan janin. Jadi, 70% ibu hamil muda biasanya mengalami morning sickness yang menyebabkan makanan yang masuk keluar kembali. Otomatis, ibu hamil akan kekurangan nutrisi. Kekurangan nutrisi inilah yang menyebabkan ngidam. Misalnya, saat bumil ngidam mangga muda, itu tandanya tubuhnya sedang butuh asupan vitamin C. Atau ngidamnya pengen yang asin-asin, berarti tubuh sedang kekurangan Natrium dan mineral lainnya.

Kalau menurut saya, ngidam itu lebih ke keinginan makanan yang ga bikin mual. Waktu morning sickness menyerang, makanan pasti ga ada yang masuk. Nah, biasanya saya suka ngebayangin makanan apa ya yang ga bikin mual dan ga dimuntahin lagi? Alhasil, setelah mereka-reka dan mencipta-cipta, kepikiran deh pengen makan soto mie, misalnya. Terus bilang ke Kangmas pengen soto mie, terus diterjemahin sama Kangmas “Lagi ngidam soto mie?”

So far, Alhamdulillah, selama saya ngidam, saya ga pernah ngidam yang aneh-aneh dan harus saat itu juga diturutin. Ada temen kantor saya yang cerita kalau ada istri tetangganya yang ngidam pengen jambu air tapi harus suaminya sendiri yang naik pohon jambunya Pak RT. Terus temen saya itu harus fotoin dan videoin supaya ada bukti bahwa bener sang suami yang manjat. Mana lagi gerimis-gerimis gitu. Itu mah malah nyusahin banyak orang yah. Ga make sense sih kata saya mah. Kalau pengen nasi padang malem-malem sih masih masuk akal. Seharian ga bisa makan karena dimuntahin terus ya wajar kalau tengah malem jadi laper. Tinggal suaminya aja yang harus pengertian muter-muter nyari restoran padang yang buka 24 jam, hihihi…

bayi ngeces

Mitos kalau ngidam ga diturutin nanti anaknya ngeces belum ada penjelasan ilmiahnya. Karena ngeces merupakan fase normal pada bayi di atas 3 bulan. Kelenjar air liur bayi mulai aktif dan bayi juga mulai belajar untuk mengunyah. Lalu, bayi juga sering memasukkan tangan ke dalam mulut jadi merangsang air liur untuk keluar. Tapi, bayi belum belajar untuk menelan air liurnya sehingga air ludahnya banyak yang keluar dari mulut. Jadi, hubungan antara ngidam ga keturutan dan bayi ngeces masih mitos yaaa, buibu…

Saat hamil Kabay, apa aja sih makanan yang saya bikin saya ngidam?

daftar ngidam saat hamil honeymoonjournal.com

  1. Rujak bebeg: serius, ini ngidam yang paling nyusahin! Ceritanya di bawah
  2. Soto Mie: gegara Kangmas ngirim foto soto mie pas coffee break di pabriknya. Pas beres makan seporsi, besoknya malah enek waktu liat fotonya juga.
  3. Tek wan: gegara kepikiran aja
  4. Bacang: habis 3 kalau ga salah
  5. Steak: gegara kepikiran aja
  6. Steam boat kuah tomyam: pengen tapi ga mau yang mahal-mahal. Akhirnya beli bahan mentahan dan bikin sendiri
  7. Siomay: gegara kepikiran juga, enak kali ya makan siomay pake bumbu kacang, hahaha
  8. Susu UHT kacang ijo: ini segala ada pake drama nangis masa, hihihi
  9. Macaroni schotel: ini lupa karena apa ya?
  10. Sate ayam: ini perjuangan juga Kangmas nyari tukang sate yang masih buka tengah malem. Pas pulang shift 2, tetiba Kangmas ngebangunin dan nyodorin sebungkus sate yang udah dipiringin. Uuuu… 
  11. Pizza jamur: kesampeannya lama, harus ke pizza hut dulu
  12. Kue cokelat: ini juga bikin sendiri, biar bisa makan yang banyaaaak

Baca juga: Resep Sate Aman Untuk Bumil

Nah, ada cerita lucu saat ngidam rujak bebeg. Saya ngidam rujak bebeg ada kali semingguan. Terus pas bilang ke Kangmas, besoknya Kangmas waktu libur kerja di weekday, langsung muter-muter nyariin tukang rujak bebeg. Saya juga nanya ke grup mamah muda angkatan saya di mana tukang rujak bebeg di sekitaran rumah saya. Pada nyaraninnya agak jauh. Saya ga mau jauh-jauh soalnya takut ngerepotin. Nyari lah Kangmas di radius 3 km-an dari rumah.

Kangmas nanya ke tukang jualan yang biasa mangkal di situ, “A, Kapan tukang rujak bebeg lewat sini?”
Jawab abang-abang, “Biasanya jam segini udah lewat, A.”

Dan setelah nunggu sekitar 10 menit, ga lewat-lewat dong tukang rujak bebegnya 😂 Dan Kangmas udah 2 hari muter-muter ga nemu juga.

Beberapa hari kemudian, Bapak pergi ke daerah Kangmas nanya tukang rujak bebeg mau beli ketoprak daerah situ. Eeeh, pas nengok ke sebelahnya ada tukang rujak bebeg dong pagi-pagi udah mangkal di situ 😂. Cusss lah Bapak langsung beli buat anaknya yang lagi ngidam ini. “Ini mah Kabay pengen kakeknya yang beliin,” kata Bapak. Besoknya saya makan rujaknya tanpa nyisain sedikit pun buat orang lain, hahaha…

susu kacang ijo honeymoonjournal.com

Cerita yang pengen susu UHT kacang ijo juga lumayan lucu. Kan saat itu Frisian Flag baru banget ngeluarin varian kacang ijo. Saya pengen nyobain dong. Bilanglah ke Kangmas malem.

👩🏻: “Mas, pengen susu UHT kacang ijo.”
🧑: “Kan ga ada di paket bulanan.”
👩🏻: “Tapi aku pengen.”
🧑: *ga komen*

Paginya saya bilang lagi.

👩🏻: “Mas, pengen nyobain susu UHT kacang ijo.”
🧑: “Udah aku bilang, ga ada di paket bulanan.”
👩🏻: “Tapi aku pengen nyobain.”
🧑: *ga komen terus keluar kamar*
👩🏻: *ga tau kenapa, tiba-tiba pengen nangis dan beneran nangis dong ini gegara susu doang*
🧑: “Ini susunya.” *nyodorin sekantong dari minimarket
👩🏻: *mata berbinar-binar* “Whoaaa, makasih, Maskuuu cintaaaa!”

Padahal pengen nyobain doang, ternyata dibeliin 6 kotak! Emang the best lah Kangmasku ini 😘

Biasanya, kalau ibu-ibu hamil ngidam terus udah dapet makanan yang diidamin, cuma nyobain secuil kan. Nanti para suami yang ngabisin, makanya para paksu perutnya ikutan maju karena ngabisin makanan ngidam istrinya, hihihi… Kalau saya mah beneran diabisin semua 1 porsi. Paling nyisa dikit doang buat Kangmas biar bisa nyicipin.

Inilah cerita ngidam saya selama hamil Kabay. Gimana cerita ngidam buibu?

 

Baca juga: Trimester Pertama Kehamilan Kabay

The post Ngidam Saat Hamil, Mitos atau Ilmiah? appeared first on Honeymoon Journal.

]]>
http://honeymoonjournal.com/ngidam-saat-hamil-mitos-atau-ilmiah/feed/ 15 415
NHW #7: Tahapan Menjadi Bunda Produktif http://honeymoonjournal.com/miip-batch-6-nhw-7-tahapan-menjadi-bunda-produktif/ http://honeymoonjournal.com/miip-batch-6-nhw-7-tahapan-menjadi-bunda-produktif/#comments Wed, 19 Sep 2018 10:20:38 +0000 http://honeymoonjournal.com/?p=397 TAHAPAN MENJADI BUNDA PRODUKTIF   NHW #7 kali ini memiliki tema TAHAPAN MENJADI BUNDA PRODUKTIF dengan tugas utama membuat kuadran aktifitas berdasarkan minat dan bakat kita. Minat dan bakat dapat diuji dengan tools, salah satunya melalui temubakat.com, tools pemetaan bakat secara online yang diciptakan oleh Abah Rama Royani. Melalui pertanyaan di tools ini, kita dapat […]

The post NHW #7: Tahapan Menjadi Bunda Produktif appeared first on Honeymoon Journal.

]]>
TAHAPAN MENJADI BUNDA PRODUKTIF

 

NHW #7 kali ini memiliki tema TAHAPAN MENJADI BUNDA PRODUKTIF dengan tugas utama membuat kuadran aktifitas berdasarkan minat dan bakat kita. Minat dan bakat dapat diuji dengan tools, salah satunya melalui temubakat.com, tools pemetaan bakat secara online yang diciptakan oleh Abah Rama Royani. Melalui pertanyaan di tools ini, kita dapat memetakan potensi bakat dan kekuatan ke dalam 30 tipologi manusia yang terkait dengan kekuatan produktif.

Tools lain yang dapat digunakan secara online adalah 16personalities.com. Hasil kuisioner di tools ini membagi kepribadian manusia menjadi 16 jenis berdasarkan Myers–Briggs Type Indicator (MBTI), yang merupakan kombinasi dari Introverted-Extraverted (I-E), Intuitive-Observant (N-S), Thinking-Feeling (T-F), Judging-Prospecting (J-P) dan tambahan Assertive-Turbulent (A-S).

Berikut adalah hasil tes saya dari kedua tools di atas:

TEMUBAKAT.COM

temu bakat nhw7 kelas matrikulasi iip batch 6 honeymoonjournal.com

temu bakat nhw7 kelas matrikulasi iip batch 6 honeymoonjournal.com

16PERSONALITIES.COM

16personalities nhw7 kelas matrikulasi iip batch 6 honeymoonjournal.com

Berikut adalah rangkuman kekuatan dan kelemahan dari potensi bakat dan kepribadian saya berdasarkan hasil uji di atas.

KEKUATAN
TEMUBAKAT.COM 16PERSONALITIES.COM
  • Analyst: berhubungan dengan analisis data dan angka (otak kiri atas).
  • Communicator: menyampaikan informasi secara lisan dengan cara yang mudah dimengerti.
  • Creator: imajinasi, rancang produk dan jasa (otak kanan atas).
  • Designer: membuat gambar dari suatu produk (otak kanan atas dan kiri atas)
  • Evaluator: menimbang, memutuskan terkait nilai/mutu (otak kiri bawah).
  • Journalist: menulis artikel, ide, cerita.
  • Synthesizer: mengkombinasikan ide dan informasi menjadi sesuatu yang baru (otak kanan atas).
  • Idealis, optimis, ulet.
  • Mencari dan menghargai keharmonisan, tidak tertarik dengan menguasai dan mendominasi orang lain, demokratif, memastikan setiap pendapat dan perspektif didengar.
  • Open-minded,
  • Passionate, energik ketika berhubungan dengan imajinasi, akan mendedikasikan seluruh waktu, energi, pikiran dan emosinya.
  • Berdedikasi, pekerja keras.
KELEMAHAN
TEMUBAKAT.COM 16PERSONALITIES.COM
  • Administrator: merapikan dokumen.
  • Ambassador: menjadi perwakilan dengan membangun jaringan.
  • Commander: mengatur dan mengawasi orang dalam melaksanakan tugas dengan cara yang keras, memengaruhi orang lain.
  • Marketer: aktivis strategi untuk memeragakan produk.
  • Seller: menjual produk/jasa agar orang lain mau membeli.
  • Terlalu idealis.
  • Terlalu mementingkan orang lain.
  • Tidak praktis.
  • Tidak suka berurusan dengan data.
  • Menganggap personal sesuatu hal, menghindari konflik.
  • Sulit untuk didekati, sangat menjaga privasi.

Dari peta kekuatan dan kelemahan di atas, saya dapat menemukan hubungan antara kepribadian dan kuadran aktivitas yang saya buat.

kuadran nhw7 kelas matrikulasi iip batch 6 honeymoonjournal.com

Di kuadran 1 (suka-bisa), aktivitas yang memang saya bisa dan suka menggelutinya, seperti aktivitas yang berhubungan dengan kreativitas atau otak kanan. Dan di pemetaan bakat, saya memiliki kekuatan di bidang kreativitas. Saya selalu bersemangat jika berhubungan dengan kegiatan yang membutuhkan kreativitas dan hal-hal detail.

Di kuadran 2 (suka-tidak bisa), aktivitas yang saya senang saat menggelutinya tetapi saya ternyata tidak bisa untuk bertahan melakukannya. Seperti volunteering (menjadi relawan). Saya pernah melakukannya beberapa kali, saya senang saat menjalaninya tapi saya tidak bisa bertahan lama untuk terus di bidang itu karena saya kurang bisa berkomitmen di dalamnya. Untuk gardening (berkebun), saya hanya menyukai saat melihat kebun yang penuh dengan tanaman tetapi kurang bisa jika diminta untuk melakukannya dari awal, seperti dari melakukan penyemaian dan seterusnya. Saya juga menyukai bidang fotografi tetapi kurang bisa mendalami teknik-tekniknya karena memerlukan komitmen dan latihan yang terus menerus. Untuk mengajar, saya sebenarnya senang saat mengajarkan sesuatu kepada seseorang secara privat tetapi tidak bisa untuk mengajar di depan kelas karena rasa percaya diri dan kemapuan public speaking saya yang kurang mahir.

Di kuadran 3 (tidak suka-bisa), saya memasukan aktivitas tentang menelusur suatu masalah (tracing problems). Saya bisa melakukannya karena itu merupakan pekerjaan saya di ranah publik tetapi saya kurang menyukainya karena saya cenderung menghindari konflik. Presentasi sesuatu di depan orang banyak—jika harus—saya bisa melakukannya tetapi saya kurang menyukainya.

Di kuadran 4 (tidak suka-tidak bisa) memang merupakan kelemahan saya, yaitu di bidang public speaking. Saya tidak menyukai aktivitas yang melibatkan orang lain dan kemampuan yang harus dapat memengaruhi dan meyakinkan orang lain. Oleh karena itu, saya tidak menyukai dan memang tidak memiliki kemampuan di bidang marketing, selling, people organizing dan public speaking.

 

Baca juga: Daftar NHW Matrikulasi IIP Batch 6

The post NHW #7: Tahapan Menjadi Bunda Produktif appeared first on Honeymoon Journal.

]]>
http://honeymoonjournal.com/miip-batch-6-nhw-7-tahapan-menjadi-bunda-produktif/feed/ 1 397