Institut Ibu Profesional – Pendaftaran Matrikulasi Batch 6

pendaftaran-institut-ibu-profesional-batch-6-honeymoonjournal-dotcom

“Institut Ibu Profesional? Jadi seorang ibu aja ada institutnya? Jadi ibu profesional pula?”

Itulah pertanyaan pertama yang terbersit waktu baca tentang Institut Ibu Profesional ini pas blogwalking ke blog orang. Baca-baca sekilas ada yang tentang proyek antara anak dan ibu gitu. Ko kayaknya seru, yah? Searching-searching, waah ternyata ada kelasnya gitu. Harus daftar dulu.

Pucuk dicinta, ulam pun tiba. Beberapa hari kemudian, ada seorang kakak kelas yang ngasih tau bahwa Institut Ibu Profesional (IIP) buka kelas baru (batch 6) sebentar lagi di IG-story. Cusss lah saya langsung nanya-nanya. Dia bilang, “Ga bakal rugi deh ikut kelas ini. Banyak ilmunya!” Makin kepo deh saya 😀

Pas scrolling IG Institut Ibu Profesional, ada sebuah quote yang bikin saya makin nyessss pengen ikut kelas matrikulasi batch 6 ini.

(more…)

Kangmas dan Piala Dunia 2018

kangmas-dan-piala-dunia-2018-honeymoonjournal-dotcom

“GOOOOLLLLL!!!!”

Piala Dunia 2018 sudah memasuki babak semi final, nih! Ayooo, apakah tim negara jagoan kalian masuk ke 4 besar? Piala dunia tahun ini ternyata memberikan hasil yang unexpected! Beberapa tim besar yang dijagokan harus legowo mudik duluan, bahkan sejak penyisihan grup. Sebut saja Jerman, Argentina dan Brazil yang menurut statistik mempunyai chance paling besar jadi juara dunia ternyata reunian di airport sambil bawa koper, hihihi…

(more…)

Menikah, Menggapai Berkah Hingga ke Jannah

menikah-menggapai-berkah-hingga-ke-jannah-honeymoonjournal-dotcom

Menjelang satu tahun pernikahan kami, saya ingin merenungkan kembali makna pernikahan bagi saya pribadi. Bukan hanya sekedar target milestones dalam perjalanan hidup saya (dulu saya menargetkan ingin menikah maksimal usia 25 tahun) atau bahkan hanya next step setelah saya memiliki pekerjaan dan lulus sarjana.

Sejak saya mengutarakan niat saya ingin menikah pada Bapa dan Ibu, kedua orang tua saya berkali-kali menanyakan apakah saya sudah yakin dengan keputusan ini? Sudah yakinkah saya dengan calon pasangan saya? Sudah lurus kah niat saya menikah untuk ibadah?

(more…)

Pengalaman Pertama Puasa Saat Hamil

pengalaman-pertama-puasa-saat-hamil-honeymoonjournal-dotcom-

Ramadhan 1439 H di tahun 2018 ini merupakan tahun pertama saya berpuasa sebagai seorang istri dan calon ibu. Cieee, tahun pertama harus ngebangunin suami buat sahur dan nyiapin buka, cieeee…

Rasanya gimana puasa saat hamil? Rasanya nano-nano, deh! Apa lagi usia kandungan masih di trimester awal, memasuki 12 minggu. Bayangan all-day-sickness masih mencekam! Masih bingung gimana caranya mengatasi mual nanti. Energi juga otomatis akan lebih terkuras karena selama puasa saya masih bekerja 8.00 – 16.30 sedangkan waktu makan dibatasi. Belum lagi ada rasa khawatir berat badan belum naik-naik. Kan, jadi cemas… Untung selalu ada pelukan menenangkan Kangmas~

(more…)

Beres-beres Lemari Baju dengan Metode KonMari

Untuk wanita yang punya baju yang satu lemari pun tak sanggup menampung, kegiatan beberes (bahasa Sunda dari beres-beres) dan sortir lemari tentu butuh waktu seharian dan tenaga yang lumayan. Bukan apa-apa, kita sebagai wanita punya baju berbeda-beda tergantung peruntukkannya. Baju kerja tentu beda dengan baju jalan-jalan. Baju untuk pergi undangan sudah pasti beda lagi. Belum koleksi jilbab beraneka warna untuk bisa di-mix-and-match dengan gamis. Paling yang dipakai itu-itu saja adalah daster rumah kesayangan yang sudah agak luntur tapi entah kenapa makin enak dipakai. Hayooo, ngaku… Kita samaan deh, hehehe…

Naaah, sebelum menikah, saya sengaja beli lemari baju yang lebih besar dari lemari lama saya biar (niatnya siiih) nanti baju suami bisa masuk sekalian. Nyatanya? Satu lemari itu full baju saya semua 😝. Saat sudah menikah dan suami pindah ke rumah orang tua saya dengan membawa baju-bajunya, mulai deh saya bingung gimana ngaturnya biar baju suami juga muat. Ga mungkin kan, baju suami ditaro di koper terus?

Setelah beberapa saat mengetik “organizing clothes” di pinterest (pinterest is my inspiration!), saya menemukan metode KonMari. Apa sih KonMari itu?

(more…)

Happy Life Before 40s – Yang Muda Yang Bahagia

Banyak ahli yang sepakat jika kehidupan akan mencapai titik optimum pada usia 40 tahun. Kenapa? Karena setelah melewati 40 tahun, pertumbuhan otak akan mengalami penurunan. Tidak hanya otak, kesehatan dan kemampuan kognitif pun akan mulai menurun jika tidak dijaga sedari muda loh…

Pernah dengar prinsip hidup “Life begins at forty”? Untuk kaum millenial seperti kita (usia 25 masih tergolong muda, kan? Hehehe), life begins when we are young, men! Yang muda yang berkarya. Yang muda yang bahagia.

Definisi bahagia itu sendiri banyak sekali. Bahagia itu banyak uang, sah-sah saja. Bahagia itu bisa berbagi dengan sesama juga boleh. Every person has their own definition of happiness, right? Bagi kami, salah satu kebahagiaan itu adalah impian-impian kami dapat terwujud. So, apakah impian kami sebelum kami berdua menginjak usia 40 tahun?

(more…)

Mengatur Biaya Pernikahan di Bawah 100 Juta

mengatur-biaya-pernikahan-di-bawah-100juta-honeymoonjournal-dotcom

Kalau mikirin pernikahan zaman now pasti bikin minder duluan kalau udah ngomongin biaya. Apa lagi dengan banyak referensi dari para selebgram yang harga buket bunganya aja bikin bongkar tabungan setahun. Belum lagi tuntutan semuanya yang harus serba instagramable biar bisa masuk instastory dan feed instagram bikin nambah beban pikiran. Angka beratus-ratus juta udah jadi bayangan menyeramkan!

But, take it easy, my love~

Gimana yah caranya bikin pernikahan zaman now dengan budjet low tapi tetap wow?

Berikut tips dari kami agar dapat mengoptimalkan biaya pernikahan di bawah 100 juta.

(more…)

Sekelumit Kimia Saat Kau Jatuh Cinta

sekelumit-kimia-saat-kau-jatuh-cinta-honeymoonjournal-dotcom

Ada lirik lagu yang berkata “Jatuh cinta berjuta rasanya”. Yang mabuk cinta merasa dunia ini hanya milik kita berdua, yang lainnya cuma ngontrak aja. Yang lebih puitis bilang “Saat cinta merasuk ke jiwa, aku dan kamu menjadi kita”. Tapi, tahukah kamu cinta itu merupakan reaksi-reaksi kimia?

Tenang, di sini kami ga bakal ngasih kuliah tentang kimia organik dan biokimia yang bikin otak puyeng sebelum waktunya. Baca nama mata kuliahnya ajah udah bikin darah rendah 😂 Berhubung kami anak kimia nih (8 tahun olab belajar kimia), kami hanya ingin berbagi sedikit ilmu yang kami tahu tentang mekanisme cinta.

Setidaknya ada 3 jenis hormon yang berperan saat kau jatuh cinta.

(more…)