Menjelang satu tahun pernikahan kami, saya ingin merenungkan kembali makna pernikahan bagi saya pribadi. Bukan hanya sekedar target milestones dalam perjalanan hidup saya (dulu saya menargetkan ingin menikah maksimal usia 25 tahun) atau bahkan hanya next step setelah saya memiliki pekerjaan dan lulus sarjana.

Sejak saya mengutarakan niat saya ingin menikah pada Bapa dan Ibu, kedua orang tua saya berkali-kali menanyakan apakah saya sudah yakin dengan keputusan ini? Sudah yakinkah saya dengan calon pasangan saya? Sudah lurus kah niat saya menikah untuk ibadah?

(more…)