ASUS VivoBook 14 A416: Laptop Terbaik Untuk Guru, Garda Terdepan Pendidikan Bangsa

ASUS VIVOBOOK 14 A416: Laptop Terbaik Untuk Guru, Garda Terdepan Pendidikan Bangsa

“Kak, ada dua orang murid ibu yang mau mengundurkan diri di semester dua ini.”

Ibu membuka percakapan kami sore itu. Sore di akhir minggu adalah waktu yang cocok untuk obrolan-obrolan ringan. Tapi nampaknya obrolan kali ini akan lebih berat dari biasanya.

“Kenapa memangnya, Bu?” tanya saya sambil tetap mengawasi Thariq yang sedang bermain balok.

“Mamanya nggak sanggup menemani anak belajar katanya. Padahal tugas anak TK nggak terlalu berat loh. Kisaran membuat prakarya dan kegiatan sehari-hari. Nggak harus ngitung-ngitung atau ngerjain soal.”

Saya merenung. “Macem-macem ya bu, tantangan pembelajaran jarah jauh kayak sekarang tuh…” Ada raut kesedihan di wajah Ibu. Tidak bisa bertemu dengan anak-anak muridnya saja sudah menyayat hati, justru kali ini dua orang sekaligus ingin mundur

Ibu adalah seorang guru di Taman Kanak-Kanak (TK) kawasan Kota Bogor. TK atau sekarang lebih dikenal dengan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sudah digeluti Ibu hampir selama 31 tahun. Kecintaannya pada dunia pendidikan berawal dari seorang guru SD beliau yang penyayang, sosok idolanya.

Selulus SMP, Ibu melanjutkan pendidikan ke Sekolah Pendidikan Guru (SPG) jurusan PGTK. Lulus dari SPG, Ibu pun mengabdi pada dunia pendidikan anak usia dini hingga menjadi guru terlama di yayasan hingga sekarang.

Saat masih mengajar offline di sekolah

Ibu sangat menyayangi setiap muridnya. Totalitasnya dalam mengajar tidak perlu diragukan lagi. Selain menjadi guru kelas, Ibu juga pernah menjabat sebagai wakil kepala sekolah bidang kurikulum selama 6 tahun dan jabatan tertinggi adalah Kepala Sekolah selama 2 tahun. Sejak 5 tahun lalu, Ibu kembali mengajar sebagai guru dan bisa menyelami dunia ceria anak-anak lagi di ruang kelas.

PANDEMI MENGUBAH SEGALANYA

Sejak bulan Maret 2020 kemarin, sistem pendidikan di Indonesia berubah total. Tidak ada pergi ke sekolah, tidak ada kegiatan bersama di ruang kelas, tidak canda-tawa lepas guru dengan siswa, tidak ada tegur sapa dan mencium tangan penuh hormat.

Pandemi mengubah sistem pendidikan menjadi serba daring. Pemerintah mengeluarkan himbauan untuk Belajar dari Rumah (BDR) atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Pertemuan tatap muka harus cukup via virtual meeting. Tugas dan laporan siswa harus bisa diakses lewat aplikasi chatting. Ujian-ujian pun diadakan secara daring.

Semua tingkat pendidikan harus bisa beradaptasi dengan teknologi, tak terkecuali PAUD. Tapi, bagaimana caranya agar kegiatan PAUD yang penuh interaksi, butuh kontak fisik dan apresiasi ini dilakukan secara daring?

Tak hanya pihak siswa yang mengalami tantangan di masa PJJ ini, guru juga penuh tantangan demi tetap berlangsungnya proses pembelajaran.

Saat bulan Agustus tahun lalu, ada sebuah unggahan yang membuat sakit hati semua guru, terutama Ibu.

Sebagai anak dari seorang guru, saya ikut merasakan nyeri di dada. Saya sebagai saksi bagaimana Ibu bekerja tidak hanya saat mengajar anak-anak saja, tapi jam kerjanya sekarang menjadi 24 jam. Menjelang tengah malam masih harus menyiapkan materi untuk anak-anak, akhir minggu merekap data dan mencicil membuat rapot di laptop.

Ini dari sisi mana guru makan gaji buta?

Sungguh, selain dokter dan nakes di garda depan kesehatan bangsa, ADA GURU YANG MENJADI GARDA TERDEPAN PENDIDIKAN BANGSA.

KITA BISA PAUSE SEMUA HAL, KECUALI PENDIDIKAN ANAK

“Kita bisa menekan tombol PAUSE untuk beberapa kegiatan, tapi kita tidak bisa melakukannya kepada pertumbuhan anak-anak kita.

Kata-kata Eddy Henry, Head of ECED Tanoto Foundation pada sambutannya di webinar “Proses Belajar Mengajar PAUD dengan Keterbatasan Teknologi Informasi” bersama Kemendikbud di April tahun lalu benar adanya.

Kita bisa sejenak berhenti jalan-jalan keluar kota, menunda pulang kampung saat Lebaran, tidak beramai-ramai kumpul dengan orang banyak. Tanpa melakukan hal-hal yang dulu dianggap normal, nyatanya kita masih bisa baik-baik saja.

Tapi kita tidak bisa menunda untuk urusan tumbuh kembang anak. Ada otak-otak cemerlang yang harus terus diasah. Ada pendidikan yang harus tetap diprioritaskan demi majunya masa depan Indonesia ini.

Apalagi anak-anak usia PAUD, 3 – 6 tahun adalah masa keemasan (golden age). Stimulus demi stimulus harus diarahkan agar masa emas ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

pembelajaran jarak jauh yang menantang

PJJ memiliki banyak sekali tantangan, khususnya bagi Ibu, seorang guru untuk tingkatan PAUD. PAUD yang seharusnya penuh dengan tingkah-polah anak-anak di sekolah, kini harus diubah via daring. 

Apa saja tantangan PJJ untuk PAUD?

1.HILANGNYA SENSE OF TOUCHING DARI GURU KEPADA MURID

Ikatan batin antara Ibu dan anak-anak muridnya bisa terjalin dengan sentuhan fisik, seperti pelukan dan belaian. Anak-anak PAUD yang polos ini murni memeluk dengan kasih sayang, tanda cinta mereka kepada Ibu.

Dengan pembelajaran daring, sentuhan tidak bisa lagi diberikan. Ibu harus cukup puas dengan melihat senyuman anak-anak melalui layar laptop. Awal-awal PJJ, ibu terkadang meneteskan air mata, saking rindunya ingin memeluk anak-anak.

Pandemi yang belum tahu kapan akan berakhir membuat Ibu terus berusaha agar materi dan nilai-nilai kehidupan yang Ibu ajarkan tetap sampai kepada anak-anak, meski belum bisa membelai mereka lagi.

2. PEMBELAJARAN HARUS DIKERJAKAN DI RUMAH DAN DIBIMBING ORANG TUA

Pembelajaran PAUD identik dengan olah tubuh, kinestetik dan visual-auditori. Dulu, Ibu dengan semangat memberi contoh tepukan terbaru di depan kelas. Anak-anak dengan riang-gembira mengikuti. Jika anak mengalami kesulitan, Ibu memberi pijakan dan mendukung anak untuk menyelesaikan masalahnya sendiri.

Sekarang, semua materi diberikan kepada orang tua lewat video maupun tertulis lewat aplikasi chatting. Di sinilah peran penting ORANG TUA YANG MENJADI GURU DI RUMAH.

Untuk anak PAUD, bimbingan orang tua sangat penting dalam menyiapkan semuanya. Jadi, orang tua harus paham instruksi yang diberikan oleh guru. 

Tak jarang, Ibu harus menjelaskan kembali via pesan pribadi jika ada orang tua yang belum paham. Ibu harus dengan sabar menuntun orang tua agar mengerti dan membimbing kegiatan anak-anak tanpa kesan menggurui.

3. KOMUNIKASI DENGAN ORANG TUA HARUS LEBIH INTENS

Belajar dari rumah untuk anak PAUD harus didampingi oleh orang tua. Mungkin untuk anak SD kelas tinggi sampai universitas sudah bisa dilepas untuk mengerjakan tugas sendiri. Namun tidak begitu dengan tingkatan PAUD. Orang tua harus bisa mendampingi semua kegiatan belajar anak.

Hal ini yang membuat Ibu bekerja keras membuat materi ajar semudah mungkin agar orang tua murid mudah mencerna. Karena orang tua adalah perpanjangan tangan guru di rumah. 

Meski sudah dibuat sesederhana mungkin, masih ada saja orang tua yang bertanya. Ibu pun harus dengan sabar menjelaskan via chatting. Begitu juga dengan pengumpulan tugas. Ada yang dengan rajin mengirimkan tugas berupa foto atau video, ada juga yang harus ditagih. Kata-kata yang Ibu gunakan pun diusahakan agar tidak ada kesan menagih, menuntut atau mendikte.

4. KETERBATASAN MENILAI HASIL BELAJAR

Setelah virtual meeting selama satu jam setiap pagi, nanti orang tua mengirimkan hasil tugas anak (biasanya berupa jurnal gambar, prakarya seni dan video kegiatan) pun lewat aplikasi. Namun tak jarang karena anaknya ingin terlihat bagus, orang tua turut andil dalam mengerjakan tugas. Tentunya Ibu tahu hasil karya ini bukan murni buatan anak-anaknya. Ibu mengerti sudah sampai mana perkembangan mereka.

Hal ini membuat Ibu tidak leluasa memantau perkembangan anak-anak muridnya. Keterbatasan informasi didapat hanya dari foto atau video. Padahal pembelajaran PAUD bukan hanya goal oriented tapi juga process oriented.

5. HARUS CEPAT BERADAPTASI DENGAN TEKNOLOGI

Segala hal yang serba daring membuat teknologi menjadi amunisi utama. Ibu yang sudah berusia 50 tahun, termasuk guru senior, harus cepat beradaptasi dengan penggunaan teknologi yang intens. 

Melakukan virtual meeting dengan murid maupun rapat kerja, mencari materi dengan berselancar di Google, mencari video di YouTube, merangkum materi dan membuat presentasi sampai merekap data hasil belajar anak via daring harus Ibu kuasai.

Dulu, Ibu suka meminta tolong kepada saya untuk sesekali dibuatkan slide presentasi. Tapi sekarang, hampir setiap hari Ibu membuat presentasi dan tidak mungkin Ibu alihkan kepada saya karena saya sudah memiliki anak dan juga bekerja. Jadi, mau tak mau Ibu harus akrab dengan teknologi.

6. GAWAI YANG TEPAT UNTUK MENDUKUNG PJJ

Karena sekarang berkaitan erat dengan teknologi, pastinya gawai yang mendukung segala kegiatan PJJ merupakan senjata yang sangat penting. Tanpa gawai yang mumpuni, PJJ tidak akan berjalan lancar. PJJ ini membutuhkan smartphone untuk komunikasi dan laptop untuk mencari materi maupun merekap hasil belajar.

Ibu yang dulu mengecek chat bisa dalam hitungan jari dalam sehari, sekarang setiap jam harus merespon chat orang tua murid. Laptop yang mungkin biasanya dibuka sekali dalam seminggu, sekarang setiap hari menyala.

solusi pjj 1 home visit

1. HOME VISIT

Dari berbagai artikel yang saya baca dan bertanya langsung pada Ibu, kegiatan PJJ ini harus diselingi dengan kunjungan ke rumah home visit) anak. Supaya tetap terjalin bonding antara guru dan murid. Ibu juga dapat mengamati dengan baik dan langsung perkembangan belajar setiap anak. 

Protokol kesehatan tetap harus dilaksanakan. Memakai masker dan mencuci tangan masuk dan keluar rumah dan menjaga jarak harus dilakukan. Bahkan kebijakan terbaru dari yayasan Ibu adalah setiap guru wajib melakukan rapid test sebelum home visit. Ini juga menambah keamanan dan keyakinan dari orang tua murid yang akan dikunjungi.

2. PEMILIHAN LAPTOP TERBAIK UNTUK MENDUKUNG PJJ

Seperti yang saya tulis di atas, gawai yang digunakan PJJ harus mumpuni. Penggunaan laptop yang intens setiap hari membutuhkan laptop yang praktis dan tangguh.

Tentunya mencari materi di internet dan membuat presentasi membutuhkan laptop yang kencang. Data-data hasil belajar anak sangat penting sehingga butuh juga laptop yang aman dan berkapasitas besar. Virtual meeting setiap hari membutuhkan laptop dengan layar lebih lebar agar nyaman di mata.

Pertama kali Ibu membeli laptop adalah 8 tahun silam. Laptop ini mungil dengan layar 10 inchi. Ibu membeli laptop biru ini untuk mendukung pekerjaannya sebagai kepala sekolah. Delapan tahun berlalu, laptop ini sudah beberapa kali diinstal ulang dan yang terbaru adalah harus membeli baterai yang baru karena harus selalu dalam posisi charged.

Semakin lama usia laptop, tentunya performanya semakin menurun. Ibu harus sabar menunggu software presentasi dan virtual meeting terbuka. Ibu harus sabar memindahkan data dari smartphone ke laptop. Kecepatannya bisa ditinggal buat secangkir kopi dulu, deh.

Setiap kali saya memakai laptop ini, saya menyadari kesabaran Ibu sangat besar. Mungkin jika ini laptop pribadi saya, saya sudah mengambil dana darurat untuk beli laptop yang baru. Tapi ini Ibu saya, Ibu yang tak pernah mau meminjam laptop saya maupun punya adik karena lebih nyaman menggunakan laptop sendiri. Ibu yang tak pernah mau saya belikan laptop baru karena menurut Ibu laptop ini masih baik-baik saja.

Tapi tuntutan PJJ yang diperpanjang semester ini membuat saya ingin sekali meringankan beban mengajar Ibu.

Pas sekali di bulan Januari ini adalah bulan kelahiran Ibu. Saya membayangkan jika Ibu memiliki laptop yang lebih kencang, simpel, praktis, kapasitas luas untuk menyimpan data dan tangguh, Ibu akan lebih semangat dalam menyapa anak-anak setiap pagi di virtual meeting. Mungkin sebuah laptop baru bisa menjadi hadiah terbaik untuk Ibu di tahun ini.

Lalu saya mencari laptop apa yang cocok untuk Ibu.

“Yang simpel aja, Kak, nggak usah yang terlalu macem-macem. Terus kalau bisa lebih cepat loading-nya dari laptop sekarang. Penyimpanan datanya juga kalau bisa besar, buat nyimpen foto dan video hasil belajar anak-anak. Oh iya, yang baterainya awet biar nggak dikit-dikit charge.”

Itu jawaban Ibu saat saya bertanya laptop seperti apa yang Ibu mau kalau ada rezeki. 

“Semoga ada rezeki ya Bu, supaya Kakak bisa ngasih Ibu laptop baru…”

KRITERIA LAPTOP IDEAL & IMPIAN UNTUK PJJ

DESAIN SIMPEL

PERFORMA CEPAT

NYAMAN DIGUNAKAN

BATERAI AWET

PENYIMPANAN BESAR

DATA AMAN

LAPTOP ASUS VIVOBOOK 14 A416: LAPTOP TERBAIK UNTUK IBU GURU

Setelah saya berselancar di dunia maya, pilihan saya kembali jatuh pada ASUS. ASUS merupakan top brand laptop no.1 di Asia Tenggara. Saya tidak pernah meragukan kualitas laptop ASUS.

Saya punya dua laptop ASUS yaitu seri A46CB yang menemani saya menyelesaikan skripsi 5 tahun lalu dan X455L yang membantu saya mendesain undangan pernikahan 3.5 tahun yang lalu hingga menjadi blogger mom sekarang. Adik saya pun memiliki laptop ASUS seri A407M yang masih dipakainya sejak 2.5 tahun lalu.

Kali ini ASUS mengeluarkan seri VivoBook 14 A416 yang cocok untuk semua kalangan. Bukan hanya kalangan guru, laptop ini cocok untuk memenuhi kebutuhan dasar murid, mahasiswa dan pekerja.

Saat pertama kali searching tentang seri ini, waaah cocok banget nih buat Ibu! Ukuran layarnya lebar, desain simpel dan praktis, kapasitas hingga 1 TB dan mendukung SSD, performanya lebih kencang dan mumpuni, harganya pun nggak bikin rekening jebol.

Cakeppp!

Ini dia alasan lengkap ASUS VivoBook 14 A416 menjadi laptop terbaik untuk guru, garda terdepan pendidikan bangsa:

Asus VivoBook 416 Lebih Ringkas dan Simpel

~ DESAIN SIMPEL NAMUN ELEGAN ~

Hal yang pertama menjadi poin utama laptop ini adalah desainnya yang simpel dan ringkas. ASUS VivoBook 14 A416 memiliki ukuran ultra slim dengan dimensi 32,54 x 21,60 cm. Hampir sama dengan ukuran kertas A4! Ringkas banget!

Casing-nya berbahan polikarbonat yang terasa solid dan kokoh. Permukaannya diberi finishing doff yang merupakan andalan ASUS memberikan kesan mewah. Logo ASUS di tengah tidak teraba jadi permukaan laptop terasa datar.

Pilihan warna yang tersedia ada Transparent Silver dan Slate Grey. Dua-duanya terkesan elegan dan membuat kita tidak membutuhkan waktu yang lama untuk memilih.

~ BOBOT RINGAN ~

Dengan tebalnya yang hanya 19.9 mm dan bobot 1.6 kg, membuat laptop ini tetap mudah dibawa kemana-mana tanpa beban. Oh iya, ukuran charger-nya yang kecil pun tidak memakan banyak tempat di tas. Jadi, kalau nanti masa PJJ dan WFH sudah beres, ASUS VivoBook 14 A416 ini masih oke banget dibawa ke sekolah maupun ke kantor. Mau dipindah-pindah ke ruangan lain pun ringan, tidak bikin repot.

Rahasia body ASUS VivoBook 14 A416 ini lebih ringkas dibandingkan laptop 14 inch lainnya adalah teknologi NanoEdge Display.

“Apa itu NanoEdge Display?”

NanoEdge display adalah teknologi eksklusif dari ASUS yang membuat pinggiran layar (bezel) laptop sangat tipis. Jadi screen-to-body ratio-nya hingga 82%. Meskipun bezelnya tipis tapi tidak mengorbankan posisi webcam yang berada di atas tengah layar. Jadi urusan virtual meeting tetap lancar jaya, yaa…

~ LAYAR LEBIH LUAS ~

Tak lupa, layarnya 14 inch sudah mendukung resolusi Full HD dan dilengkapi dengan anti silau (anti-glare). Jadi layarnya tidak bikin silau walau terkena sinar matahari jika ada di kondisi outdoor. Kalau di dalam rumah juga tidak akan memantulkan cahaya lampu. Semua yang tampil di layar masih bisa terlihat dengan jelas.

Sudut pandangnya pun bisa hingga 178 derajat. Tentunya ini sangat membuat nyaman kita jika harus berlama-lama mengolah data di depan laptop.

Layar yang lebih lebar ini juga membuat daya pandang saat virtual meeting lebih lega. Cocok untuk yang rutin virtual meeting setiap hari, seperti Ibu.

Berhubung laptop Ibu yang sekarang berukuran hanya 10inch, pastinya menggunakan layar 14inch membuat Ibu lebih bahagia karena dapat melihat wajah anak-anak dengan lebih jelas.

dimensi asus vivobook 416
Lebih Praktis, Modern dan Premium asus vivobook 416

~ KEYBOARD NYAMAN ~

Untuk penggunaan di ruangan yang minim cahaya, ASUS VivoBook 14 A416 sudah mendapat fitur backlit keyboard yang memudahkan dalam mengetik. Setiap tombol keyboard-nya memiliki key travel sejauh 1,4 mm. Artinya sangat ideal untuk mengetik karena jaraknya tidak terlalu jauh maupun dekat.

Pasti PJJ atau WFH banyak mengetik kan. Apalagi sekarang jam kerjanya 24 jam. Dengan backlit keyboard ini, saat malam hari pun Ibu masih bisa bekerja dengan baik.

Salah satu fitur premium dari laptop ini adalah ASUS NumberPad dengan cahaya LED numerik di keypad. Cukup ketuk panel sentuh di keypad, kita jadi lebih cepat dalam mengetik angka.

Oh iya, ASUS VivoBook 14 A416 ini sudah mengadopsi engsel Ergolift, loh! Ergolift ini membuat bagian bawah laptop akan sedikit terangkat sehingga laptop akan miring 2 derajat saat layar dibuka. Kemiringan ini akan membuat sirkulasi udara di bawah laptop menjadi lebih baik. Efeknya laptop tidak akan cepat panas dan posisi tangan lebih nyaman saat mengetik.

keyboard asus vivbook 416

~ SIAP DIGUNAKAN UNTUK BERBAGAI KEGIATAN ~

ASUS VivoBook 14 A416 sudah dilengkapi dengan Windows 10 Home dan Microsoft Office Home & Student 2019 pre-installed. Original! Kalau beli terpisah, mahal banget harganya.

Kalau saya cek di website resmi Microsoft-nya, harga Windows Home adalah Rp2.999.999 dan Microsoft Home & Student 2019 ini senilai Rp1.899.999! Serasa dapat diskon kaaaan? Musim pandemi ini harus cerdas dalam membeli sesuatu. So, ASUS VivoBook 14 A416 is really worthed!

Microsoft Home & Student 2019 sendiri terdiri dari 3 aplikasi utama, yaitu Word, Excel dan PowerPoint. Ketiga aplikasi ini merupakan aplikasi dasar dan penting untuk PJJ maupun WFH.

Jadi saat sudah dibeli, laptop ini siap langsung digunakan tanpa kita pusing dengan install Windows atau Microsoft Office lagi. Praktis!

~ KONEKTIVITAS TANPA BATAS ~

Mengusung konsep “Easy portability. Effortless productivity” dan ukurannya yang ringkas, ASUS VivoBook 14 A416 tidak mengorbankan urusan konektivitas input maupun output.

Webcam dengan resolusi VGA dan microphone yang sudah ditanamkan di dalam laptop pas untuk kegiatan virtual meeting.

PJJ membutuhkan koneksi internet yang baik. Oleh karena itu , ASUS VivoBook sudah dibekali dengan WiFi 5 agar dapat terhubung ke jaringan internet dengan lancar. Laptop ini juga dilengkapi dengan Bluetooth 4.1 agar kita lebih mudah menghubungkan dengan berbagai perangkat nirkabel.

Punya hardisk atau perangkat dengan berbagai kabel? Ini bukan masalah bagi ASUS VivoBook 14 A416. Di sisi kanan laptop terdapat dua buah port USB type-A lalu di sisi kiri ada post USB 3.2 gen1 dan port USB type-C. Dengan beragamnya pilihan port USB, jadi kita tidak perlu membeli lagi converter jenis ini-itu.

konektivitas asus vivobook 416

~ SISTEM AUDIO PREMIUM ~

Suara yang dihasilkan oleh speaker ASUS VivoBook 416 ini cukup kencang dan renyah karena didukung oleh ASUS Sonicmaster dengan teknologi ICEPower. Speaker-nya sudah memadai untuk kita menikmati beragam konten multimedia saat istirahat sejenak dari PJJ atau WFH.

~ BATERAI TAHAN LAMA DENGAN TEKNOLOGI FAST CHARGING ~

ASUS VivoBook 14 A416 memiliki baterai dengan kapasitas 2 cells 37 whrs. Berdasarkan beberapa review, meskipun kapasitas ini termasuk yang tidak terlalu kecil maupun terlalu besar, tapi mampu membuat laptop bertahan hingga hampir 8 jam untuk pemakaian dasar (seperti Microsoft Office dan browsing internet). Jadi cukup sekali charge, bisa dipakai PJJ atau WFH seharian.

Kemampuan charging pun sudah diuji coba. ASUS VivoBook 14 A416 mampu mengisi ulang baterai dari 10% ke 100% dalam waktu 2 jam dan 10% ke 50% hanya 30 menit! Ini sangat mempermudah kita saat butuh buru-buru tapi laptop dalam keadaan lowbatt. Charge sebentar dan laptop pun sudah siap kembali untuk digunakan.

PCMark 10 Modern Office asus vivobook 416

~ OTAK CERDAS, SEMUA DILIBAS ~

Pasti makan hati dong, kalau baru menyalakan laptop saja bisa ditinggal ambil cemilan. Lalu buka satu aplikasi bisa ditinggal buat secangkir kopi. Mau memindahkan data bisa ditinggal scrolling medsos dulu. Buka banyak tab browser, eh not responding!

Nah, say goodbye kepada semua keleletan itu!

ASUS VivoBook 14 A416 ini tidak akan bikin kita menunggu lama karena sudah ditenagai oleh prosesor hingga 10th Gen Intel Core! Prosesor generasi terbaru dan digabungkan dengan RAM besar DDR4 dari 4GB yang bisa di-upgrade hingga 12GB, membuat ASUS VivoBook 14 A416 ini lebih tangkas dan gesit. Prosesor Intel Core di ASUS VivoBook 14 A416 ini mengusung dual core (4-thread) generasi Ice Lake.

Ibarat manusia, prosesor ini adalah otak yang mengatur jalannya software agar cepat dan efisien.

Duet maut varian tertinggi Intel Core i5-1035G1 dan Graphic Card NVIDIA GeForce MX330 lebih dari cukup untuk menjalankan basic software untuk PJJ atau WFH. Untuk guru-guru, bisa mengedit video pembelajaran dengan lebih mudah karena proses rendering lebih ringan dan cepat. Bahkan kita bisa bermain beberapa game casual, mengedit foto maupun video dengan ASUS VivoBook 14 A416. 

Memang laptop untuk semua kalangan!

~ SSD STORAGE MEMBUAT SEGALANYA LEBIH CEPAT ~

Di beberapa variannya, penyimpanan ASUS VivoBook 14 A416 dapat diganti dan bahkan ditambah dengan 256GB dan 512GB PCIe SSD.

“Artinya apa?”

Artinya kita dapat membuat ASUS Vivobook 14 A416 ini berlari lebih cepat lagi! Tidak ada lagi keluh kesah membuka banyak aplikasi. Mau browsing dengan banyak tab, sambil buka Microsoft Office dan virtual meeting tanpa nge-lag? Bisa banget!

KELEBIHAN INTEL CORE GENERASI KE-10

KELEBIHAN SSD (SOLID STATE DRIVE) 

Lebih Aman asus vivobook 416

~ KONSTRUKSI TANGGUH DAN LEBIH AMAN ~

Selain punya ‘daleman’ yang sungguh ciamik, ASUS VivoBook 14 A416 juga memiliki konstruksi tangguh. Berbagai bagian laptop terbuat dari logam untuk mempertangguh keseluruhan konstruksi bodinya.

HDD di bagian dalam juga mendapat perlindungan ekstra dari fitur peredam guncangan bernama E-A-R HDD Protection. Fitur spesial ini melindungi data kita dari benturan fisik. HDD laptop umumnya lebih rentan rusak dibanding SSD. Apa lagi jika HDD kita berisi data-data penting, seperti materi sekolah, hasil belajar anak atau data-data pekerjaan. Dengan E-A-R HDD Protection membuat kita bebas dari rasa khawatir meskipun bekerja dalam kendaraan yang bergerak.

Penahan logam di bawah keyboard memperkuat engsel dan memberikan kestabilan saat mengetik.

Sisi tutupnya pun diperkuat dan berfungsi sebagai pelindung benturan untuk cover, layar dan engsel.

perlindungan asus vivobook 416

~ LOG IN LEBIH AMAN DENGAN WINDOWS HELLO ~

Beberapa varian ASUS VivoBook 14 A416 memiliki fitur yang biasanya dimiliki laptop premium, yaitu fingerprint sensor. Keamanan biometrik dari Windows Hello ini membuat ASUS VivoBook 14 A416 lebih aman. Kita jadi tidak perlu mengetikan password lagi. Cukup 1 sentuhan jari dan voila!

Posisi fingerprint sensor ini ada ada di pojok kanan atas keypad.

win10 asus vivobook 416

Memori laptop kepenuhan karena data? Uh, itu cerita lama!

Data-data materi dan hasil pembelajaran bergiga-giga bukan masalah bagi ASUS VivoBook 14 A416. Kapasitas penyimpanan hingga 1TB siap mendukung kita menyimpan berbagai macam file besar seperti video.

Pas banget ya dengan kebutuhan Ibu yang harus menyimpan banyak video hasil belajar anak-anak. Duuh, jadi makin pengen ngasih laptop ini untuk Ibu.

Bagaimana? Sudah mulai tertarik dari 5 poin kelebihan ASUS VivoBook 14 A416? Sudah mulai mantap memilih laptop ini?

Tunggu sebentar, saya jelaskan salah satu kelebihan ASUS VivoBook 14 A416 lagi yang membuat kita makin yakin laptop ini adalah laptop terbaik untuk PJJ, WFH maupun kegiatan produktif lainnya.

Perkenalkan, aplikasi bawaan MyASUS yang merupakan pusat kontrol untuk laptop ini. Melalui MyASUS, kita dapat memantau kondisi laptop, menemukan masalah dan troubleshooting secara otomatis. MyASUS juga dapat memperlihatkan status garansi perangkat hanya dengan sekali klik!

Fitur yang paling menarik dari MyASUS adalah Link to MyASUS. Fitur ini membuat kita dapat menghubungkan smartphone dengan laptop agar dapat beraktivitas dengan lebih produktif.

Link to MyASUS memiliki beberapa fungsi mulai dari menampilkan pesan dan notifikasi dari smartphone ke layar laptop, melakukan panggilan telepon langsung dari laptop, hingga membuat smartphone menjadi layar kedua untuk laptop. Link to MyASUS bahkan menyediakan fasilitas untuk berbagi file secara instan antara laptop dengan smartphone.

Sangat praktis untuk memindah laporan hasil pembelajaran anak yang dikirimkan orang tua dari smartphone ke dalam laptop.

“VivoBook 14 (A416) merupakan salah satu bentuk komitmen kami dalam menghadirkan laptop berkualitas tinggi untuk semua kalangan. Didukung oleh berbagai teknologi serta fitur terkini, VivoBook 14 (A416) merupakan laptop yang selalu dapat diandalkan oleh siapapun, kapanpun dan dimanapun,” ujar Jimmy Lin, ASUS Regional Director Southeast Asia di press release ASUS VivoBook 14 A416.

Menitikberatkan laptop untuk semua kalangan, ASUS VivoBook 14 A416 pun dibandrol dengan harga yang bervariasi. Mulai dari kisaran 4 jutaan hingga 10 jutaan. Hal ini membuat kita sebagai pembeli memiliki banyak pilihan harga sesuai budget.

Hanya punya dana sekitar 4 jutaan?

Mau spesifikasi menengah tapi harga tidak terlalu mahal?

Mau yang spesifikasi terbaik untuk mendukung produktivitas?

ASUS VivoBook 14 A416 membuka kesempatan untuk siapapun agar dapat memaksimalkan budget dan kebutuhan.

Setiap kita membeli laptop resmi ASUS, otomatis akan mendapatkan garansi global (dalam dan luar negeri) selama 2 tahun.

Apalagi ASUS sudah memberlakukan ASUS Perfect Warranty Jadi, kita tidak usah cemas kalau ada berbagai jenis kerusakan di laptop kita, termasuk human error (kelalaian manusia). Misalnya kerusakan karena air, layar pecah, kecelakaan dan kelalaian pengguna yang biasanya garansi standar tidak menanggungnya. Namun ASUS akan mengganti 80% dari total biaya perbaikan sedangkan kita hanya perlu membayar 20% sisanya.

Layanan premium ini berlaku untuk produk-produk ASUS Consumer Laptop dan Gaming Laptop yang dibeli mulai tanggal 1 Januari 2020 dengan serial number berkode JXXX, KXXX, LXXX dan seterusnya. Berlaku untuk 1 kali klaim di tahun pertama garansi.

Melihat 8 poin unggulan di atas, membuat saya semakin percaya memilih ASUS VivoBook 14 A416 memang laptop terbaik untuk Ibu, guru maupun murid se-Indonesia dan siapapun dirimu di luar sana.

Bersama Laptop ASUS VivoBook 14 A416, kita bisa lebih produktif meskipun pandemi belum selesai. Semakin canggihnya teknologi bukan menjadi hambatan, justru menjadi peluang kita agar lebih maju.  Bersama ASUS, saya yakin kita dapat maju bersama-sama karena ASUS selalu berusaha memberikan yang terbaik dan dapat dinikmati oleh semua penggunanya dari semua kalangan.

Desain dan Ukuran

95%

Fitur dan Konektivitas

88%

Prosesor dan Kecepatan

93%

Kapasitas Penyimpanan

95%

Variasi Harga

98%

ASUS juga sebagai perusahaan multinasional sekaligus produsen perangkat teknologi terdepan dan paling inovatif di dunia, membuat kita tidak ragu untuk memilih produknya. Hadir dengan brand spirit “In Search of Incredible”, selama 30 tahun ASUS berhasil memperoleh berbagai penghargaan termasuk Fortune’s World’s Most Admired Companies 2020.

Berikut spesifikasi lengkap dari Laptop ASUS VivoBook 14 A416:

ASUS juga sebagai perusahaan multinasional sekaligus produsen perangkat teknologi terdepan dan paling inovatif di dunia, membuat kita tidak ragu untuk memilih produknya. Hadir dengan brand spirit “In Search of Incredible”, selama 30 tahun ASUS berhasil memperoleh berbagai penghargaan termasuk Fortune’s World’s Most Admired Companies 2020.

Pandemi ini memang mengubah banyak hal, termasuk pendidikan. Teknologi yang harus diadaptasi secara cepat membuat kita harus memiliki gawai yang mampu membantu produktivitas kita. Saya yakin ASUS VivoBook 14 A416 ini dapat membantu kita menjalani PJJ dan WFH ini dengan lebih nyaman dan produktif.

Perjuangan kita bertahan di area pandemi belum usai. Mari kita sama-sama berdoa agar terus diberi kesehatan dan pendidikan di Indonesia terus ke arah yang lebih baik.

Tulisan ini diikustertakan dalam ASUS VivoBook 14 A416 – ASUS VivoBook 14 A416 – Easy Portability, Effortless Productivity yang diselenggarakan oleh @didno76 x ASUS Indonesia

https://channel.asus.com/ExternalFile.aspx?path=aba3122a603e4cd6a06f2086de0cfd6a
https://www.asus.com/id/Laptops/ASUS-Laptop-14-X415JP/
Photos from Canva

Gambar dan infografis diolah di Canva oleh Rania Fardyani

https://www.ruangmom.com/golden-age.html
https://www.tanotofoundation.org/id/news/tantangan-dan-solusi-pengajaran-paud-di-masa-pandemi/
https://guruberbagi.kemdikbud.go.id/artikel/guru-di-antara-tantangan-dan-solusi-menerapkan-pembelajaran-jarak-jauh-pjj/
https://news.detik.com/berita-jawa-barat/d-5113657/ini-unggahan-guru-makan-gaji-buta-yang-buat-pria-di-garut-dipolisikan
https://bogor-kita.com/kadisdik-jabar-januari-kota-dan-kabupaten-bogor-tetap-pjj/
https://kumparan.com/kumparantech/mengenal-prosesor-intel-generasi-10-ini-bedanya-ice-lake-dan-comet-lake-1uAoeemmWBj/full
https://www.indonesiana.id/read/142098/kelebihan-dan-kekurangan-ssd-dibandingkan-dengan-hdd
Press Release – ASUS VivoBook 14 (A416) Laptop dengan Fitur Modern untuk Semua Kalangan_18Dec20
https://www.didno76.com/2020/12/asus-vivoBook-14-a416-laptop-modern-untuk-semua-kalangan.html
https://www.asus.com/id/Laptops/ASUS-Laptop-14-X415JP
https://www.laptophia.com/2020/12/review-asus-vivoBook-14-a416-laptop.html
https://www.youtube.com/watch?v=NXYDf5h_IlQ&ab_channel=PizzaGadget

16 thoughts on “ASUS VivoBook 14 A416: Laptop Terbaik Untuk Guru, Garda Terdepan Pendidikan Bangsa”

  1. Bener banget nih, selama PJJ akhirnya sense of touch dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) jadi kurang bahkan nggak ada. Jadi perangkat yang digunakan juga sebenarnya harus mampu menghadirkan sense of touch ya, supaya anak gak bosan belajar dan juga antusias merespon aktivitas dalam KBM tersebut,

  2. Laptop menjadi salat satu alat yang paling banyak digunakan sekarang ini ya mbak rania, setelah ponsel. Apalagi untuk seorang guru dan punya tanggung jawab sebagai kepala sekolah, laptop lagi laptop lagi urusannya. Semoga hasil terbaik untuk tulisan mbak rania ini.Good luck! Anyway Laptop ASUS mah emang keren ya mbak rania.

  3. MasyaALLAH, aku tercengang dgn artikel ini. digoreskan dari hati yg amat lembut.
    dan bisa menggambarkan betapa ASUS VivoBook 14 A416 reliable untuk semua orang plus dapat membantu kita menjalani PJJ dan WFH dengan riang gembira

    makasiii mbaaa

  4. Memang luar biasa ya Mbak efek pandemi ini. Menyusup ke segala sendi kehidupan. Jadi terbayangkan bagaimana semua proses yang terpaksa berubah karena pandemi, bisa mengganggu cara orang menghadapi krisis dan sisi ekonomi.

    Khusus untuk mereka yang berada di garda terdepan, termasuk para pendidik, yang terpaksa merubah sistem kerjanya, harus diberikan banyak bantuan dan kemudahan. Semoga dengan hadirnya laptop ASUS yang ekonomis, bisa mengatasi itu.

  5. laptop asus memang top banget mba, taguh banget buat diajak kerja keras tiap hari, selain itu punya desain yang bagus banget namun dengan harga yang sangat terjangkau di kantong. Saya sendiri menggunakan laptop asus sejak kuliah sampai bebrapa bulan lalu ganti laptop tetap milih asus lagi… ibu sayapun sebagai guru juga menggunakan laptop asus untuk pembelajaran dan bikin laporan.

  6. “Kita bisa menekan tombol PAUSE untuk beberapa kegiatan, tapi kita tidak bisa melakukannya kepada pertumbuhan anak-anak kita.” love this quote!

    duh sakiiit banget bacanya kalau guru makan gaji buta, beneran adikku juga guru, dan malah jungkir balik siapin materi mengajr hiks hiks

  7. Duh, mantep banget deh ini VivoBook 14 A416. Ya tampilannya, ya fitur-fiturnya. Tapinya harganya sangat terjangkau. Iya banget deh, VivoBook 14 A416 pasti bakal maksimal ya untuk para guru. Akan sangat bisa memfasilitasi berbagai keperluan selama PJJ. Gak cuma buat guru, buat murid-muridnya juga ya.

  8. sebagai seorang Ibu dengan anak usia 5 tahun, aku sendiri juga ngerasa banyak tantangan untuk pembelajaran baru ini. Akhirnya ya mau nggak mau dia udah pegang laptop sejak usia 4 tahun. Wah menarik banget ulasan ASUS Vivobook 14 A416, harus dipertimbangkan orangtua buat kesuksesan PJJ anak-anak 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *