Pra Bunda Sayang Batch 6: Wahana 3 – Wake Boarding

Ibu Profesional Pra Bunda Sayang Wake Boarding

Pra Bunda Sayang – Wake Boarding. Main pasir udah kan ya di wahana pertama. Terus main ombak di agak ke tengah laut di wahana kedua. Sekarang saatnya main di wahana ketiga: WAKE BOARDING

Waah, apaan tuh wake boarding? Wake boarding merupakan sebuah olahraga yang memadukan antara skateboard dengan surfing. Orang yang memainkan olahraga ini akan berada di atas sebuah wake board, kemudian berpegangan dengan tali yang nantinya akan ditarik oleh speed boat.

Kenapa ya Pra Bunsay pakai wahana ini? Ternyata main wake boarding itu butuh beberapa hal penting, yaitu perlengkapan keamanan (seperti helm dan safety jacket) dan keseimbangan karena kita akan ditarik dengan kecepatan tinggi. Kalau dianalogikan terhadap tugas, wahana ini mengajak kita untuk memahami kembali 5B core value Ibu Profesional, yaitu BELAJAR – BERKEMBANG – BERKARYA – BERBAGI – BERDAMPAK.

 core value ibu profesional

Core value ini ibarat tali yang kita pegang saat wake boarding. Mau sekencang apapun guncangannya, Insya Allah kita akan selamat selama memegang teguh prinsip 5B ini.

Lalu ada 5 KARAKTER MORAL IBU PROFESIONAL sebagai helm, safety jacket dan bekal di wahana ini.

  1. Never stop running the mission alive
  2. Don’t teach me, I love to learn
  3. Always on time
  4. I know I can better
  5. Sharing is caring
moral karakter ibu profesional

Tugas kali ini adalah menuliskan tentang ilmu apa yang ingin dipelajari, ditingkatkan, dilatih dan yang dapat dibagikan. Kemudian temukan tantangan yang mungkin akan dihadapi dan cara mengatasinya. Oh iya, jangan lupa selalu ingat STRONG WHY agar perjalanan kita tetap on track.

*****

ILMU YANG INGIN DIPELAJARI

Cung, siapa yang golongan darahnya B? Siapa yang hobinya gonta-ganti melulu? Kalau iya, kita samaan dong, hihihi… Entahlah udah jadi stereotip atau gimana, tapi orang-orang bergolongan darah B itu cenderung mudah tertarik akan sesuatu. Mudah tertarik tapi juga mudah bosan.

Seperti saya ini. Dari dulu hobi saya berubah-ubah sesuai mood. Bulan ini senang main gitar sampai ikut les. Bulan depan serius blogging. Bulan depannya lagi bisa menghabiskan berbelas novel. Begitu juga dengan ilmu. Saya senang sekali mempelajari banyak hal. Tapi karena mudah bosan dan teralihkan, kebanyakan hanya paham luarnya saja. I used to be a jack of all trades, master of none.

Main musik? Saya bisa main gitar dan keyboard. Jago? Nggak. Graphic design? Saya bisa pakai photoshop dan Corel Draw. Mendalami? Nggak terlalu. Video editor? Saya pernah nyoba pakai Adobe After Effect, Adobe Premiere, Sony Vegas Pro. Mahir? Nope, saya aja selalu nyari tutorialnya. Menulis kreatif? Saya dulu senang bikin fanfiksi dan menulis di Wattpad, punya beberapa blog sampai akhirnya beli domain pribadi.  Serius? Baru akhir-akhir ini saya mulai serius di dunia blogging.

Di samudera ilmu, kita harus memilah dan memilih fokus ilmu yang akan kita dalami. Duo tour guide cantik kita kemarin, Mbak Ressy dan Mak Farida sampai punya mantra, “Ilmu itu MENARIK tapi saya TIDAK TERTARIK,” agar kita nggak kena tsunami ilmu. Exhausting banget pasti kalau semua ilmu ingin kita kuasai.

Mengerjakan tugas ini membawa saya membuka kembali NHW Matrikulasi di NHW 5 tentang Belajar Cara Belajar dan NHW 7 tentang Tahapan Menjadi Bunda Produktif. Di dua NHW itu kita diminta untuk mengetahui potensi bakat di kuadran aktivitas. Sesuai dengan kuadran suka-bisa pas sekali saya sudah membuat learning design untuk blogging dan parenting.

Jadi, ilmu yang ingin saya pelajari, tingkatkan, latih sekaligus saya bagi adalah tentang BLOGGING dan PARENTING. Ada beberapa ilmu lain yang sebenarnya saya ingin pelajari dan tingkatkan, yaitu MANAJEMEN WAKTU dan ISLAMIC FINANCIAL PLANNING.

*****

TENTANG BLOGGING

Semenjak membeli domain honeymoonjournal.com ini, saya dan Kangmas mempunyai misi untuk berbagi manfaat melalui blog ini. Tujuannya menjadi amal jariyah. Di tugas PraBunsay 1 pun salah satu pilar istana pasir kami adalah MANFAAT. 

Blogging ini sebenarnya menjadi muara dari tiga ilmu yang ingin saya dalami. Ilmu parenting, manajemen waktu dan Islamic financial planning yang saya pelajari dapat saya bagikan melalui blog.Tentunya proses sharing ini harus melalui beberapa tahap agar impact-nya lebih besar. 

Ternyata menjadi profesional blogger tidak sesederhana pemikiran saya waktu pertama kali saya mengenal blog. Apa itu SEO? Apa itu domain authority? Apa itu optimasi gambar? Dulu saya buta banget dengan hal-hal ini. Sekarang saya mulai mempelajari tentang teknis blogging.  Ilmu jika ditulis makan akan semakin kuat. Oleh karena itulah selain manfaat, blogging menjadi cara saya untuk mengikat ilmu. 

bunda sayang wahana wake boarding blogging

STRONG WHY: “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.” (Hadits Riwayat ath-Thabrani, Al-Mu’jam al-Ausath, juz VII, hal. 58)

HOW TO LEARN: Ikut komunitas blogger, mempelajari tentang cara menulis konten yang baik, SEO onpage, SEO offpage, optimasi tulisan, montesi blog, blog maintenance dan hal-hal teknis tentang blog lainnya.

*****

TENTANG PARENTING

Menjadi orang tua itu tidak ada sekolah formalnya tapi menentukan sampai ke akhirat nanti. Mendidik anak dan keluarga menjadi tanggung jawab orang tua. Tentunya kita semua sepakat ya ilmu parenting itu harus dipelajari. Ikut Institut Ibu Profesional ini salah satu ikhtiar saya belajar tentang parenting, khususnya Islamic Parenting.

Lifetime purpose saya adalah menjadi seorang wanita, istri dan ibu yang dapat mendampingi suami untuk membangun sebuah keluarga yang islami dan harmonis. Ending dari segala ending adalah kembali lagi bersatu di Jannah-Nya bersama keluarga tercinta.

bunda sayang wahana wake boarding parenting

STRONG WHY: “Dan orang-orang yang beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka, dan Kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya.” (QS. At-Tur: 21)

HOW TO LEARN: Mempelajari tentang Islamic Parenting ala Rasulullah, Fitrah Based Education maupun teori parenting lainnya yang sesuai dengan value keluarga dari sumber manapun yang valid. Mengimplementasikan pada keluarga. Sharing di blog.

*****

MANAJEMEN WAKTU

Seriously, pengaturan waktu saya masih berantakan. Seolah 24 jam 7 hari itu masih kurang. Begitu banyak hal yang ingin saya kerjakan tapi saya keseringan terbuai oleh godaan untuk berleha-leha, huhuhu… Sediiih… 

Peran saya di ranah publik pun menuntut agar dapat menyelesaikan beberapa project secara simultan. Pastinya butuh manajemen waktu yang baik. Apa lagi di ranah domestik. Ada anak dan suami yang harus diurus, ada pekerjaan rumah tangga yang harus diselesaikan (meskipun nggak akan beres-beres) dan saya juga harus menyediakan waktu untuk belajar ilmu-ilmu lainnya. Oleh karena itulah saya sangat ingin mempelajari ilmu tentang manajemen waktu ini. 

bunda sayang wahana wake boarding manajemen waktu

STRONG WHY: “Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih dan nasihat-menasihati supaya mentaati kebenaran dan nasihat-menasihati supaya menetapi kesabaran.” (QS. Al-’Ashr: 1-3)

HOW TO LEARN: Mempelajari tentang manajemen waktu dan mengimplementasikannya sebaik mungkin.

*****

ISLAMIC FINANCIAL PLANNING

Sejujurnya, baru beberapa bulan ke belakang saya tertarik dunia financial planning. Lebih tepatnya setelah mempelajari tentang dunia investasi. Setelah mempelajari sedikit demi sedikit, financial planning itu bukan hanya sebatas investasi tapi juga mulai dari pembuatan anggaran, pencatatan keuangan hingga nantinya mengatur warisan.

Dan beberapa teman saya pun mulai tertarik di bidang ini. Jadi kita saling sharing saja di media sosial. Lebih khususnya saya ingin mempelajari tentang Islamic Financial Planning yang sesuai syariah. Agar rezeki yang Allah berikan kepada kita menjadi berkah dan penambah timbangan kanan kita di Yaumul Hisab nanti, Insya Allah.

bunda sayang wahana wake boarding islamic financial planning

STRONG WHY: “Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebih-lebihan, dan tidak (pula) kikir, dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian.” (Q.S. Al-Furqan: 67).

“Tidaklah bergeser telapak kaki bani Adam pada hari kiamat dari sisi Rabb-nya hingga ditanya lima perkara; umurnya untuk apa dia gunakan, masa mudanya untuk apa ia habiskan, hartanya darimana ia dapatkan dan untuk apa ia belanjakan, dan apa yang ia perbuat dengan ilmu-ilmu yang telah ia ketahui.” (HR. Tirmidzi no.2417)

HOW TO LEARN: Mempelajari tentang Islamic Financial Planning dari sumber manapun yang valid dan mengimplementasikannya kepada keluarga. Sharing di blog.

*****

TANTANGAN YANG MUNGKIN AKAN DIHADAPI

Tantangan pertama yang akan dihadapi mungkin adalah di NIAT. Niat ini amat penting karena amal itu tergantung niat. Saat belajar seuatu ilmu, niat harus Lillahita’ala. Begitu juga juga saat proses sharing. Sedikit saja ada perubahan niat yang awalnya hanya niat murni untuk sharing menjadi ada rasa sedikit saja rasa riya, habislah sudah. Alhamdulillah, Kangmas menjadi guide saya untuk terus meluruskan niat menjadi amal jariyah.

Lalu kedua adalah KOMITMEN. Komitmen ini saya tuliskan di Peta Diri Wahana Istana Pasir. Lelah itu manusiawi. Mood up and down itu biasa. Tapi kita harus memegang komitmen agar ilmu-ilmu yang kita pelajari dapat optimal.

Yap, cukup panjang juga ya ternyata kalau ditulis tuh. Semoga Allah selalu memudahkan dan meridhai saya dan teman-teman di Bunda Sayang Batch 6 dalam menuntut ilmu. Aaamiin…

See you in the next game!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *