Makin Pede Jadi Seorang Working, Blogger dan Investor Mom Bersama ASUS VIVOBOOK S14 S433

MAKIN PEDE JADI SEORANG WORKING, BLOGGER DAN INVESTOR MOM BERSAMA
ASUS VIVOBOOK S14 S433

“Mas, kayaknya enak ya jadi temen-temenku. Ada yang bisa make up terus jadi make up artist, jadi wedding organizer, punya usaha kuliner, jadi fotografer, online shop-nya rame… Aku mah apa atuh :(“

Inilah salah satu curhat saya pada Kangmas saat lagi pillow talk di sebuah malam yang galau. Anak yang sudah terlelap tidur, lampu dimatikan dan hanya suara detakan jam dinding menambah gulana malam itu. Gimana reaksi Kangmas waktu saya bilang gitu?

“Selalu bersyukur, Is … Jangan terlalu sering ngebandingin diri sendiri dengan orang lain. Coba, sekarang kamu lihat lagi ke diri sendiri, kamu bisanya di bidang apa?”

“SELALU BERSYUKUR”

Kalimat ini entah mengapa jadi mantra tersendiri buat saya. Setiap saya lihat IG Story temen-temen yang lagi sibuk dengan kegiatan serunya, saya jadi nggak selalu iri. Walaupun kadang kalau mereka update yang kekinian gitu, saya mupeng juga, hehehe … Misalnya ada temen saya yang lagi update make up-in pengantin, iiih kok kayaknya seru, ya? Terus yang posting hasil masakannya, iiiih kok bisa sih masak enak kayak gitu? Tapi memang sih, kalau kita selalu iri dengan pencapaian orang lain itu cuapeeee! Pegel bo, lehernya nengok ke atas terus.

galau asus vivobook s14 s433
Galau mau jadi siapa?

Nah, dibandingkan hanya sibuk dengan ngomentarin hidup orang mulu yang terlihat “lebih enak” itu, lebih baik kita fokus ke diri sendiri. What’s my strength? What’s my life value?

QUARTER LIFE CRISIS STRIKES ON!

quarter life crisis atau krisis kehidupan di usia 20-30 tahun itu real, gaes! Berhubung saya masih kisaran umur segini, jadi valid ya saya pakai istilah ini, hihihi … Salah satu gejala awal ini adalah merasa hanya ‘jalan di tempat’. Seperti yang saya bilang di atas, saya sempet insecure sama diri sendiri karena membandingkan dengan teman-teman saya. 

“Dia udah jadi ini, kok gue masih gini aja?” “Dia udah bisa itu, kok gue masih begitu aja?”

Pikiran-pikiran negatif ini suka ngeyel nggak ketok pintu dulu masuk ke otak. Bikin galau gundah gulana sampai kepikiran berhari-hari. 

Sebelum menikah, saya sempat mengikuti beberapa kegiatan karena saya masih mencari ‘Who I really am’.

Dulu saya pernah ikut jadi volunteer beberapa komunitas, mulai dari Satu Juta Buku Untuk Anak Indonesia, Bernas (Berbagi Nasi) Bogor, panitia reuni akbar sampai pengurus beasiswa alumni dari SMK saya. Pernah juga ingin daftar jadi guru relawan tapi karena jadwal kerja yang agak sulit, niat itu saya urungkan.

Kalau ada ajakan open trip, cusss saya langsung iyakan. Menjajal kegiatan baru, yaitu traveling. Saya juga sempat menggeluti hobi terkait desain grafis dan video-editing sampai beberapa kali diminta tolong kantor dan teman-teman untuk mendesain spanduk dan flyer. Bahkan pernah mendapat job desain menu sebuah tempat makan. Wow, hobi yang dibayar itu menyenangkan!

Untuk apa semua ini? Beberapa peran ini saya lalui untuk menemukan jati diri dan passion. Dari sinilah saya belajar tentang apa saja yang menjadi kekuatan dan kelemahan pribadi. Kegiatan-kegiatan itu ada yang cocok dengan sifat saya atau hanya untuk memperkaya pengalaman tapi tidak untuk diteruskan. Trial and error itu wajar, yang penting kita tahu langkah kita selanjutnya.

SIAPA DIRI SAYA?

Saat hamil Kabay, saya mengikuti kelas matrikulasi Ibu Profesional. Ada sebuah materi tentang pemetaan minat dan bakat kita dengan tools dari internet. Hasilnya adalah ternyata kekuatan saya ada di bidang analyst, communicator, creator, designer dan journalist. Justru saya lemah dalam urusan yang berhubungan dengan orang lain, entah itu seperti marketing, people organizing dan public speaking. 

Kembali ke pertanyaan yang Kangmas layangkan, maka lebih mudah untukh saya menemukan JALUR saya sendiri karena sudah ada gambaran “Saya itu seperti apa, sih?”

ASUS MENEMANI PERJALANAN SAYA MENEMUKAN DIRI SENDIRI

Petualangan saya mencari jati diri (ceilaaah, jati diri …) ditemani oleh gawai kesayangan saya, salah satunya adalah Laptop Asus A46CB yang saya beri nama J.A.R.V.I.S. Nama itu singkatan dari Just A Rania’s Very Intelligent System. Pek-kletipek sama kayak punyanya Tony Stark. Maklum, saya fans garis kerasnya Iron Man, hihihi …

skripsi bersama asus
Sukses menyusun skripsi bersama ASUS

J.A.R.V.I.S ini saya beli di tahun 2014 akhir dan menemani saya selama hampir 3 tahun. Meskipun usianya sebentar, dia membantu saya hampir di segala hal. Mulai dari menyusun skripsi, kerjaan kantor sampai berkomunitas. Body-nya yang tipis dan ringan bikin saya nggak berpikir dua kali untuk membawanya di tas untuk ngejar-ngejar dosen. Naik motor bolak-balik antara kampus-kantor-rumah dosen hampir tiap hari rela saya jabanin sambil bawa doi di ransel.

Untuk urusan berkomunitas, J.A.R.V.I.S pun ciamik dalam melakukan tugasnya. Dia nggak mengenal kata ‘lemot’ dalam mendesain e-flyer, spanduk dan proposal acara. Membuka simultan software design graphic dan berbelas browser tab untuk mencari inspirasi sama sekali nggak menurunkan performanya. Saya belajar Corel Draw pun pertama kali bersama J.A.R.V.I.S setelah bertahun akrab dengan Photoshop. Bahkan untuk software video editing seperti Sony Vegas Pro, Adobe After Effect dan Adobe Premier pernah saya jajal.

design eflyer
ASUS menemani saya belajar graphic design

Dia mewujudkan impian saya untuk meng-install software yang selalu saya inginkan namun ternyata PC saya dulu nggak kuat. Untuk games, saya pernah menginstall game Naruto Ultimate Ninja Storm. Saya bukan seorang gamer, tapi graphic card yang ditanam bisa membuat saya betah nge-game sampai malam. Dulu mah belum ada suami dan anak, jadi nggak beban mau begadang juga, hehehe …

Pokoknya J.A.R.V.I.S is my best laptop ever! Secinta itu aku sama diaaaaa!

Namun suatu insiden memutus hubungan kami berdua. Saya tidak terlalu mengerti detailnya, tapi terjadi konslet sehingga motherboard dan perlistrikannya kena. Awalnya masih bisa diselamatkan dengan mengganti charger. Tapi lama-lama dia mulai ngos-ngosan dan mulai menunjukkan tanda-tanda dia akan meninggalkan saya. Seperti lama dalam pengisian daya dan kerap mati tiba-tiba. Dan akhirnya dia menghembuskan napas terakhirnya tanpa sempat mengucapkan perpisahan.

Rasanya itu seperti ditinggalkan waktu lagi sayang-sayangnya. Sakittttt … T___T

Setelah benar-benar tidak bisa menyala, saya sempat membawa J.A.R.V.I.S ke service center. Namun karena beberapa pertimbangan, saya lebih memilih untuk membeli unit laptop baru.

Selamat tinggal, J.A.R.V.I.S… Kenangan kita berdua tak akan pernah aku lupakan 🙁

asus rusak
Yang tersisa tinggal rangka dan hardisk. Kenangan kita berdua tak akan pernah kulupakan 🙁

Cinta kedua saya jatuh pada laptop ASUS seri X455L yang saya beri nama Leppy. Mainstream sekaleee… Biarin deh, ya… Meskipun dia tidak bisa menggantikan cinta pertama, tapi si Leppy ini menemani saya dalam mempersiapkan pernikahan di tahun 2017. Dia adalah partner saya dalam mendesain undangan dan souvenir yang ‘gue banget!’. Leppy juga menjadi asisten waktu saya memesan tiket dan menyusun itinerary untuk honeymoon backpacker-an ke 3 negara: Singapura, Malaysia, Thailand.

Berhubung body-nya yang lebih gede dibanding J.A.R.V.I.S, saya prefer menyimpannya di kantor atau rumah. Kalau di kantor, saya baru bawa pulang saat weekend dan bawa ke kantor lagi di hari Senin. Berhubung kantor sudah menyediakan laptop khusus untuk kerjaan dari tahun lalu, jadi sekarang si Leppy stand by di rumah.

design undangan nikah asus
Design undangan nikah sendiri bareng ASUS

I AM A HAPPY WORKING, BLOGGER AND INVESTOR MOM!

Sejak menjadi seorang ibu, seolah peran saya hanya berputar di kantor-rumah-kantor-rumah selama 24 jam 7 hari dalam seminggu. Hobi saya di bidang desain grafis mulai menurun karena butuh waktu yang cukup lama untuk di depan laptop. Sementara ada anak bayi yang lagi gemes-gemesnya minta perhatian penuh. Belum lagi kalau Yabinya ikutan manja juga. Kalau udah pada tidur, saya jadi ikutan ketiduran juga deh. Bye-bye dulu me time bersama laptop~

Itulah kenapa saya sempet ngiri terhadap teman-teman saya yang bisa melakukan hal lain selain mengurus rumah tangga dan kerjaan utama. Nggak selalu ke arah materi sih walaupun side hustle mereka juga ikut menghasilkan pundi-pundi rupiah. Tapi lebih ke aktualisasi diri. Tingkatan tertinggi dari segitiga kebutuhan Maslow ini ternyata penting. Apa lagi di zaman media sosial seperti sekarang. Kebutuhan akan apresiasi jadi semakin tinggi.

Setelah menikah, Kangmas memberikan saya challenge untuk serius di dunia kepenulisan. Kangmas menawarkan untuk membeli domain TLD. Akhirnya, lahirlah blog honeymoonjournal.com ini 😀

Tahun pertama saya memposting hanya beberapa artikel. Bahkan sempat menang beberapa lomba. Lalu saat hamil Kabay, saya sedang aktif-aktifnya ngeblog karena masih banyak waktu luang dan juga sedang ikut Institut Ibu Profesional. Tapi blog ini sempat vakum agak lama beberapa bulan setelah Kabay lahir. Saya masih adaptasi dengan kehadiran anak tercinta kami dan peran baru saya sebagai seorang ibu. 

Setelah ritme mulai terlihat, saya kembali mengisi blog ini dengan perjalanan-perjalanan saya dan Kangmas dalam menemani Kabay. Bikin draft blog sampai tengah malam ditemani si Leppy bukan masalah lagi untuk saya.

draft blog asus
Ngedraft blog nunggu Kabay tidur dulu, hihihi...

Ada kebahagiaan tersendiri mendapat komentar positif kalau postingan saya bermanfaat untuk orang lain. Apa lagi ternyata artikel masuk ke page one Google itu bikin makin semangat untuk terus ngeblog dan menebar manfaat lebih luas lagi.

Blogging zaman now itu nggak hanya asal nulis curhatan dan masukin foto yang bermega-mega ukurannya seperti waktu saya kenalan sama blog 12 tahun lalu. Apa itu SEO? Apa itu tema responsive? Apa itu AMP? Apa itu optimasi gambar? Dulu mana kenal saya dengan mereka. Yang penting nulis, publish, beres urusan. Kalau sekarang mengarungi a professional blogger journey, blogging bukan hanya soal tulisan tapi juga perlu didukung oleh infografis menarik biar pembaca betah berlama-lama di blog kita.

Selain untuk blogging, si Leppy sering juga menjadi asisten saya mengatur keuangan keluarga. Bikin laporan cash flow via spreadsheet lalu jadi bahan review saya dan Kangmas. Layarnya yang lebar lebih asyik dibandingkan layar smartphone yang kecil.

Semenjak saya mengenal dunia financial planning, terutama investasi saham, si Leppy membantu saya untuk mencari referensi terkait keuangan. Seperti membaca blog, artikel, mencari video referensi di YouTube dan membaca laporan keuangan perusahaan.

Ternyata dunia keuangan itu seru! Apa lagi berhubungan dengan saham. Masih banyak banget yang harus saya pelajari. Tapi itu bukan halangan bagi saya untuk terus belajar. Justru saya semakin semangat mendalami agar bisa juga sharing kepada teman-teman. Alhamdulillah, sudah ada beberapa teman yang tertarik menjadi investor saham karena saya sering sharing tentang investasi di media sosial.

dare to be you asus vivobook s14 s433

Akhirnya, saya memutuskan untuk mem-branding diri saya sebagai seorang WORKING, BLOGGER AND INVESTOR MOM. Saya sudah menemukan passion saya di bidang kepenulisan, khususnya blogging, dan sedang mendalami dunia keuangan. Tentunya tidak meninggalkan peran saya di ranah publik sebagai seorang karyawan.

Dengan multiperan ini, fix saya membutuhkan laptop dengan spesifikasi yang lebih mumpuni! Laptop baru dengan performa lebih tinggi pastinya akan mendukung aktivitas blogging dan content creator saya dengan lebih baik.

DARE TO BE YOU BERSAMA ASUS VIVOBOOK S433

Sebelum memilih laptop yang cocok, apa aja sih kriteria laptop idaman?

kriteria laptop asus vivobook s14 s433

Nah, ternyata ada loh laptop yang memenuhi semua kriteria di atas. Yuk, kenalan dengan ASUS VIVOBOOK S14 S433!

FITUR IDAMAN ASUS VIVOBOOK S14 S433

Design yang ketjeh dan gue banget!

Sebagai seseorang yang cenderung visual, tampilan design yang ketjeh sangat penting untuk saya. Dari mata turun ke hati deh! Apa lagi generasi millenial yang nggak hanya mementingkan performa namun juga gaya. ASUS paham atas kebutuhan ini sehingga meluncurkan seri VivoBook S14 S433 ini dalam warna-warna yang trendy. 

VivoBook S14 S433 hadir dalam 4 pilihan warna yang menarik: Indie Black, Gaia Green, Dreamy Silver dan Resolute Red. Untuk kita-kita yang punya kepribadian penuh warna, boleh nih memilih warna Gaia Green atau Resolute Red biar makin ekspresif. Untuk yang lebih suka desain elegan bisa memilih Dreamy Silver dan Indie Black dengan kesan premium. Dengan adanya pilihan warna ini membuat ASUS VivoBook S433 terasa lebih personal.

ndie black asus vivobook s14 s433
resolute red asus vivobook s14 s433
dreamy silver asus vivobook s14 s433
gaia green asus vivobook s14 s433

ASUS juga mengubah drastis bagian belakang layar laptop. Kalau seri yang terdahulu terpampang nyata logo metalik ASUS  di tengah-tengah, sekarang logo tersebut berubah menjadi ASUS VivoBook dan bergeser ke tengah bagian kanan dengan ukuran lebih kecil. Jadi sebagian besar bagian bisa kita kreasikan sesuka hati. Negative spaces kalau istilah dalam desain grafis. ASUS seperti menyediakan kanvas yang luas yang bisa kita lukis sebebas-bebasnya sesuai kepribadian. Asik banget, kan?

Biar lebih keren, ASUS sendiri menyediakan stiker eksklusif yang hanya didapatkan bersama pembelian unit laptop. Makin personal dan ketjeh banget kan laptop kita? Stiker ini didesain oleh Muchlis Fachri atau yang lebih dikenal dengan Muklay. Dia akan menghadirkan desain stiker khusus bagi para ASUS VivoBook S14 S433 user. Desainnya colorfull mewakili jiwa milenial yang penuh dengan warna. Cocok banget nih ditempel di belakang VivoBook S14 S433 ini~

Berawal dari kegemaran menggambarnya sejak di bangku sekolah, seniman dengan nama Muchlis Fachri alias Muklay sudah menggabungkan bakat menggambarnya dengan keahlian berbisnis.

Muklay melanjutkan kuliah di bidang Pendidikan Seni Rupa. Pada jurusan Pendidikan Seni Rupa, Muklay dapat mengenal serta mempelajari berbagai cabang seni mulai dari seni murni, patung, seni grafis, hingga performance art

Muklay menggabungkan pop art dan surealisme dalam karakter gambarnya dan juga terinspirasi dari salah satu kartunis asal Amerika, Charles Burns. Warna yang cerah dan objek-objek yang sering kita lihat seperti karakter kartun yang kita sukai saat kecil menjadi ciri khas karya Muklay. Dengan karakter yang kuat inilah Muklay mampu menarik brand-brand terkenal untuk berkolaborasi, termasuk ASUS.

Di tahun 2020 ini, Muklay dinobatkan sebagai salah satu 30 Under 30 versi majalah Forbes.

asus s14 s433 muchlis fachri

Nggak hanya pilihan warna yang menarik, VivoBook S14 S433 ini juga memiliki desain keyboard yang eyecatching. Penting buat para blogger, nih! Dia punya backlit keyboard dengan tiga tingkat kecerahan alias bisa menyala dalam gelap yang cocok untuk blogger nokturnal macam makmak seperti saya, hihihi… Keyboard-nya ini udah spill resistant alias anti percikan air, loh! Tombol Enter-nya pun ditambah aksen kuning yang disebut Yellow Gen-Z. Ini mempresentasikan tema yang diusung oleh laptop ini, yaitu “Dare to be You!” agar kita berani untuk stand out sebagai diri sendiri.

enter diamond cut asus vivobook s14 s433 tr

Oooh, jangan lupa tampilannya yang ringan dan memiliki tekstur diamond cut design yang elegan membuat kita makin percaya diri jadi siapapun yang kita mau. Desain body VivoBook S14 S433 sudah mendukung teknologi ergolift yang membuat body sedikit terangkat untuk membuang panas lebih baik. Artinya, suhu laptop akan lebih rendah.

So, what’s your true color?

Spesifikasi powerful untuk produktivitas maksimal

Tampilan ketjeh tapi kalau spesifikasi nanggung seperti ada yang kurang gitu. Hal ini nggak berlaku untuk VivoBook S14 S433. ASUS nggak nanggung-nanggung loh ngasih dapur pacu yang oke punya! Bisa dibilang dia punya performa terbaik di kelasnya.

“Kok bisa?”

Iya, dooong… Prosesornya sudah menggunakan prosesor Intel Core generasi ke-10 yang paling baru. Ini berarti kinerjanya akan lebih cepat dari generasi sebelumnya. Laptop ini pun akan memiliki dua pilihan prosesor, yaitu Intel ® CoreTM i5-10210U Processor 1.6 GHz (6M Chace, up to 4.2 GHz) dan Intel ® CoreTM i7-10510U Processor 1.8 GHz (8M Chace, up to 4.9 GHz). Memori yang ditanam sebesar 8GB jenis DDR4 RAM dengan tambahan ruang simpan kapasitas 512+32GB M.2 PCle NVME Intel Optane SSD bikin kerjanya makin whoooz!

core 10th gen asus vivobook s14 s433
Intel Core generasi ke-10 dan NVDIA GeForce MX250

“Maksudnya apa sih Optane Memory itu?”

Jadi gini, Optane Memory adalah teknologi eksklusif Intel yang memanfaatkan memori tambahan sebagai cache. Tahu cache yang seperti di smartphone? Kalau kita membuka suatu aplikasi yang cache-nya sudah terisi, kita tidak perlu menunggu waktu lama untuk membuka aplikasi tersebut karena datanya sudah terekam. Nah, ini pun prinsipnya sama. File yang paling sering diakses akan disimpan di ‘ruang khusus’ sebesar 32 GB untuk mendapatkan prioritas akses. Sudah pakai SSD lalu dapet prioritas pula, sudah seperti kelas VVIP. Makin satsetsatset deh buka aplikasi berat pun.

Kemampuan grafisnya didukung oleh NVIDIA GeForce MX250 yang merupakan kartu grafis yang efisien, hemat daya namun performanya mumpuni. Cocok untuk casual gaming dan video serta foto editing. Pas banget nih untuk blogger, bisa edit draft sekaligus bikin graphic content pendukung dengan lancar jaya~ Tapi jangan khawatir dengan konsumsi dayanya. Karena dalam pemakaian ringan hanya menggunakan UHD Graphics 250. Kalau untuk pemakaian berat akan terpindah otomatis ke NVIDIA MX250 yang powerful.

konektivitas asus vivobook s14 s433
Konektivitas ASUS VivoBook S14 S433

Urusan konektivitas pun, ASUS nggak main-main memerhitungkan hal ini. VivoBook S14 S433 sudah dilengkapi dengan modul WiFi 802.11ax atau WiFi6 agar tetap tercepat dalam terhubung dengan internet. WiFi latest generation ini menjanjikan kecepatan transfer data hingga tiga kali lipat, kapasitas jaringan empat kali lipat lebih banyak dan latency lebih rendah hingga 75%! Zaman sekarang lelet konek ke internet udah pasti ditinggalkan deeeh…

Berikut adalah port-port yang tersedia di body VivoBook S14 S433 untuk menghubungkan ke device lain. Di sisi kiri ada DC-IN untuk charging, HDMI, USB 3.2 Type-A, USB 3.2 Type-C dan audio combo jack 3.5 mm untuk headset. 

Di sisi kanan ada dua buah port USB 2.0 Type-A dan card reader untuk membaca microSD card.

Bluetooth sudah mendukung versi 5.0 dengan latensi rendah. Cocok untuk perangkat nirkabel zaman now, seperti headset dan mouse bluetooth.

layar asus vivobook s14 s433
Layar 14 inchi Full HD 1920 x 1080 pixel yang sudah mendukung sRGB hingga 100%

VivoBook S14 S433 ini memiliki layar 14 inchi dengan panel LED-backlit yang memiliki resolusi Full HD 1920 x 1080 pixel. Laptop ini sangat cocok untuk video dan photo editing karena layarnya sudah mendukung sRGB hingga 100%. Bikin proses editing lebih nyaman.

Sambil bikin konten dan blogging, emang paling asyik sambil dengerin lagu di Spotify kan yaaa… Untung sistem tata suara VivoBook S14 S433 ini sudah Harman Kardon certified. Speaker besutan Harman Kardon bisa menghasilkan suara yang maksimal namun tetap sebening kristal. ASUS paham banget siiih kebutuhan Generasi Z ini.

Gimana? Udah mulai mupeng baca spesifikasinya? Yuk, lanjut baca untuk kelebihan lainnya!

Bobot ringan dan hemat daya bikin asik dibawa ke mana saja

Meskipun layarnya seluas 14 inchi, body laptop ini sangat tipis dan ringan. Bobotnya hanya 1.4 kg dengan ketebalan 15.9 mm! Materialnya dari aluminium alloy jadinya ringan. Serasa laptop 14 rasa 13. Aduuuh, impian banget sih ini bisa bawa laptop sesuka hati~ Cukup beban hidup saja yang berat di pundak, bawa laptop jangan~

Berbekal teknologi NanoEdge Display, bezel lebih tipis dan menghasilkan layar dengan screen-to-body-ratio hingga 85%! Layar lebih lega dan sudut pandang lebih lebar 178 derajat, jadi makin betah deh me time di depan laptop, ups!

body tipis asus vivobook S14 S433
Body tipis yang bikin ringan dibawa

VivoBook S14 S433 ini sudah dilengkapi prosesor Intel U-series sehingga hemat daya. Web jagatreview menguji daya tahan baterainya yang berkapasitas 50 Whrs berdasarkan video playback 1080p dan web browsing selama satu jam. Hasilnya ASUS VivoBook S14 S433 ini mampu bertahan selama 11 jam 45 menit untuk video playback dan 9 jam 40 menit untuk web browsing. No more worry untuk kita dengan mobilitas tinggi. Nggak ada kata galau kalau lupa bawa charger.

Jangan khawatir tentang pengisian dayanya. ASUS mengklaim VivoBook S14 S433 sudah mendukung fast charging, jadi tergolong cepat dalam pengisian daya. Jagatreview juga memberikan hasil uji laptop terisi dari kondisi kosong hingga 60% cukup 49 menit. 

Makin ngiler? 

Keamanan terjamin bikin ga khawatir

Keamanan data merupakan isu penting saat ini. Apa lagi untuk blogger dan content creator, semua data sepertinya tumplek di laptop dan di hardisk eksternal. Sebagai laptop jawara di seri VivoBook, ASUS VivobBok S14 S433 ini sudah dilengkapi dengan fitur fingerprint sensor untuk log in. Fitur ini sudah terintegrasi dengan fitur Windows Hello di Windows 10 original yang sudah ter-install langsung di laptop..

windows hello asus vivobook s14 s433
Fitur fingerprint dari Windows Hello mempermudah harimu

Pre-installed Windows 10 original makin bikin kita aman karena lisensi asli dan nggak takut kenapa-napa. Fitur-fitur keamanan ini membuat laptop lebih aman karena nggak bisa sembarang orang mengaksesnya. Windows Hello membuat proses log in lebih mudah, aman dan nyaman karena menggunakan kata sandi biometric authentication. Privasi makin terjaga, cakepppp!

Hanya butuh satu sentuhan lalu VivoBook S14 S433 siap menemani hari-hari serumu!

Garansi eksklusif demi kenyamanan pengguna

Desain ketjeh? Checked!
Performa ngegas? Checked!
Bobot ringan dan hemat daya? Checked!
Keamanan terjamin? Checked!

Hmmm, apa lagi yang kurang, yaa? Oh iya, kita belum ngobrolin after sales service alias garansi pembelian, nih! Come on, lanjut baca aja…

Setiap kita membeli laptop resmi ASUS, otomatis akan mendapatkan garansi global (dalam dan luar negeri) selama 2 tahun. Tapi garansi ini tidak berlaku jika karena kelalaian konsumen. Tapi tenang sajaaa, Jimmy Lin sebagai ASUS Southeast Asia Regional Director mengatakan sebuah kejutan besar pada saat Digital Live Launching ASUS S14 S433 bulan Mei kemarin.

asus perfect warranty vivobook s14 s433

Di pertengahan tahun ini, ASUS memberikan hadiah eksklusif untuk para penggunanya, yaitu ASUS Perfect Warranty. Jadi, kita nggak usah cemas kalau ada berbagai jenis kerusakan di laptop kita, termasuk human error (kelalaian manusia). Misalnya kerusakan karena air, layar pecah, kecelakaan dan kelalaian pengguna yang biasanya garansi standar tidak menanggungnya. ASUS akan mengganti 80% dari total biaya perbaikan sedangkan kita hanya perlu membayar 20% sisanya.

Layanan premium ini berlaku untuk produk-produk ASUS Consumer Laptop dan Gaming Laptop yang dibeli mulai tanggal 1 Januari 2020 dengan serial number berkode JXXX, KXXX, LXXX dan seterusnya. Berlaku untuk 1 kali klaim di tahun pertama garansi.

Uuuu, baik banget siih…

Gadget goals banget kan ASUS VivoBook S14 S433 ini!

dare to be you asus vivobook s14 s433 me

So, sudah tergambar kan gimana ASUS VivoBook S13 S433 ini menjawab pertanyaan saya tentang kriteria laptop idaman? Dari empat kriteria, bahkan terjawab lima! Mantap jiwaaaa!

Pastinya, ASUS VivoBook S14 S433 ini bisa membuat saya makin percaya diri dalam menjalani multiperan sebagai seorang ibu, karyawan, blogger sekaligus investor. Saya semakin bahagia dan produktif, manfaat untuk ummat pun akan semakin maksimal. Dipakai kerja, mantappp! Dipakai bikin creative content dan blog, gas terussss! Dipakai belajar keuangan dan investasi, asyik! Semoga saya ada rezeki untuk meminang laptop dengan spek gahar ini.

Berani menjadi diri sendiri itu penting. Dan sebaik-baiknya menjadi diri sendiri adalah menjadi pribadi yang bermanfaat untuk orang lain. 

Join me and #DareToBeYou with #VivoBookLaptopGue S14 S433!

asus s14 s433 spesifikasi
  1. Press Release: ASUS segera hadirkan VivoBook S, Laptop Trendy dengan Pilihan Warna Menarik
  2. https://www.keluargabiru.com/2020/06/blog-competition-dare-to-be-you-with-vivobook-s14-s433.html
  3. https://www.asus.com/id/Laptops/ASUS-VivoBook-S14-S433FL/
  4. https://wewo.co.id/artist-of-the-month-muklay/
  5. http://www.jagatreview.com/2020/05/review-lengkap-asus-vivobook-s14-s433-tipis-berperforma-tinggi/
  1. Hasil tangkapan layar pribadi
  2. Dokumentasi pribadi
  3. Freepik.com
  4. Unsplash.com
  5. Diolah dan didesain oleh Rania

12 thoughts on “Makin Pede Jadi Seorang Working, Blogger dan Investor Mom Bersama ASUS VIVOBOOK S14 S433”

    1. Alhamdulillah, Aamiin makasih doanya, mas 😀

      Semoga saya bisa terus memberikan manfaat dari peran yang saya pilih…

  1. Duuuuh liat SPECS nya mupeeeeeeng :D. Kereeeen sih, apalagi speaker Harman Kardon certified. laptopku yg skr sih masih blm rusak, tapi kalo nanti udh ga bisa dipake, Asus bakal aku masukin sebagai salah satu pilihan sih :). Apalagi dr segi harga merk ini terjangkau.

    Sejak resign dari kantor, setelah 13 THN kerja, akupun mulai ngerubah mindset utk ttp bangga Ama profesi stay at home mom :). Krn sbnrnya toh msh banyak kerjaan yg bisa kita lakukan dari rumah ya mba. Tinggal masalahnya mau ato ga. Ngebanding2in Ama org lain sih boleh2 aja, selagi tujuannya untuk menjadi motivasi. Bukan ujung2nya malah minder :D.

    1. Untuk laptop casualnya, ASUS emang lumayan terjangkau tapi speknya mantap jiwa! Kalau laptop gaming sih saya kurang tau, hehehe…

      Profesi full stay at home itu sebuah privilage loh mba, bisa melihat perkembangan anak 24 jam dengan mata sendiri. Saya sebenernya pengen juga jadi stay at home mom, tapi belum tau kapan, masih banyak yang harus dipertimbangkan 🙂
      Semangat buat kita semua para ibu-ibu hebat 😀

  2. Salam kenal. Bener nih, sering ngerasa pingin ini pengen itu yang orang lain bisa tapi lupa sama kelebihan dan kekurangan diri sendiri yang bisa jadi kekuatan besar kita. Hehe. Mantap nih penyajian tulisannya. Semoga sukses.

    1. Emang harus bisa intropeksi diri sendiri ya, jadi bisa fokus ke kelebihan diri 😀
      Aaamiiin, makasih ya mas, doanya :))

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *