Alhamdulillah, kita masih bertemu dengan Ramadhan tahun ini. Mengingat pandemi yang belum usai, rasanya kita harus bersyukur masih bisa menikmati Ramadhan. Bertemu Ramadhan artinya ada rutinitas yang berubah, yaitu waktu menyiapkan makanan untuk keluarga. Apa lagi untuk seorang ibu bekerja seperti saya. Waktu pulang kantor dikurangi setengah jam harus dimanfaatkan seefisien mungkin.
Menjadi seorang ibu yang bekerja di ranah publik memang mempunyai tantangan tersendiri. Saya dan Ibu masih aktif bekerja. Saya bekerja di perusahaan jasa analisis pangan yang sudah full work from office dan Ibu adalah seorang guru TK dengan sistem kerja hybrid, 2 hari ke sekolah dan 3 hari belajar dari rumah (BDR).
Oh iya, saya dan keluarga kecil saya memang masih tinggal di rumah Ibu. Jadi, semua pekerjaan domestik harus saling bahu-membahu, termasuk soal masak-memasak ini. Dengan total anggota keluarga berjumlah 5 orang, urusan asupan gizi tetap harus diutamakan, terlebih lagi saat Ramadhan.
Pentingnya Memenuhi Asupan Gizi Keluarga Saat Ramadhan
Saat puasa, kita menahan lapar dan haus dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Artinya, tidak ada asupan makanan atau minuman ke dalam tubuh kurang lebih selama 8.5 jam. Jadi, kita harus menjaga asupan gizi keluarga saat sahur dan berbuka puasa.
Memilih menu untuk sahur dan berbuka bukan hanya untuk memenuhi nafsu saat puasa saja. Namun, kita tetap harus memerhatikan nilai gizi dan nutrisinya agar tetap sehat dan bugar selama berpuasa.
Menu yang menarik juga bisa membuat anak-anak bersemangat berpuasa. Thariq masih berusia 3.5 tahun belum diajarkan berpuasa sih, tetapi saya usahakan agar dia merasakan euforia Ramadhan.
Kalau sahur, dia masih lelap tertidur. Kalau berbuka puasa, Alhamdulillah selalu semangat untuk berkumpul bersama. Nah, yang menantang adalah kalau sarapan dan makan siang. Biasanya bisa makan bersama tapi sekarang dia makan sendiri. Menunya juga harus tetap bergizi karena Thariq masih masuk fase golden age untuk pertumbuhannya.
Tips Membuat Menu Keluarga Saat Ramadhan Untuk Ibu Bekerja

Bagi seorang ibu bekerja, pembagian waktu harus diatur sedemikian rupa biar keluarga tetap terurus, kerjaan selesai tetap selesai, ibadah di bulan Ramadhan pun tetap bisa dikerjakan. Ini dia tips ala saya dan Ibu supaya tetap bisa membuat menu keluarga saat Ramadhan tiba.
1. Siapkan Daftar Menu Menjelang Ramadhan
Membuat menu Ramadhan sangat membantu bagi ibu bekerja. Kita bisa menghemat waktu cukup banyak jika sudah menyiapkan menu berbuka atau sahur. Jika dirasa langsung membuat menu 30 hari terlalu berat, rencanakan menu perminggu saja. Setiap weekend, persiapkan menu dan beli bahan-bahannya untuk seminggu ke depan.
Saya dan Ibu sudah mulai merencanakan menu 2 minggu sebelum Ramadhan. Terkadang kami mencari resep dari platform video online. Yang sekiranya mudah dan tidak terlalu ribet, jadi wishlist deh.
2. Membuat Bumbu Dasar
Benar deh, bumbu dasar itu adalah life hack masak terhebat! Buat stok bumbu dasar putih, kuning atau merah untuk meringkas waktu masak. Kalau di rumah, yang paling sering terpakai itu bumbu putih.
Bikin tumis-tumisan, tidak usah kupas dan iris-iris bawang merah dan putih lagi. Tinggal potong bahan tumisan dan colek bumbu putih. Sreng! Jadi deh! Lumayan banget menghemat waktu 10 menit dari mengupas dan mengiris bawang mentah. Masak menu berbuka jadi makin praktis!
3. Siapkan Masakan Setengah Jadi
Kalau sempat prepare makanan setengah atau frozen jadi dari sebelum Ramadhan, ini sangat membantu loh! Kalau belum sempat, sekarang sudah banyak yang menjual stok masakan setengah jadi, seperti ayam atau ikan ungkep tinggal goreng.
4. Siapkan Stok Makanan Kering
Stok makanan kering itu misalnya abon, kentang mustofa atau tempe keringan. Kalau udah mentok atau bosan menu sehari-hari, terkadang memang stok keringan ini jadi jalan pintas. Tinggal ditambah nasi hangat, cukup untuk bekal seharian berpuasa.
Kalau di rumah saya, andalan itu kentang mustofa. Tidak cukup kalau hanya stok 1 toples, hihihi…
5. Memasak dengan Porsi Lebih Banyak
Saat masak untuk berbuka, coba buat porsi lebih banyak untuk sekalian sahur. Jadi, saat sahur kita tinggal menghangatkan saja. Waktu sahur itu kan biasanya suka lebih ribet ya kalau menyiapkan masakan dari nol. Tips ini sangat menyingkat waktu kita untuk memasak.
6. Membuat Masakan Praktis dan Bergizi
Ramadhan sangat penuh pahala jika diisi dengan lebih banyak beribadah. Nilainya berkali-kali lipat! Alangkah lebih baik, jika waktu di dapur bisa dikurangi dan dipakai untuk tadarus Al-Quran misalnya.
Nah, membuat masakan yang praktis bisa jadi jalan ninja nih! Menu yang tidak butuh banyak bahan dan waktu yang lama tapi juga tetap bergizi.
KRAFT Crolette, Menu Praktis dan Penuh Gizi Untuk Keluarga Saat Ramadhan

Saya punya nih rekomendasi menu praktis tapi tetap penuh gizi, yaitu KRAFT CROLETTE alias Crown Omelette atau telur dadar bermahkota. Unik dan kreatif banget kan, namanya?
Waktu saya lihat reels di Instagram @kraft_id, langsung penasaran, “Gimana sih caranya buatnya? Kayaknya ribet, deh!”
Soalnya melihat bentuk mahkota yang menjulang cantik di atas telur dadar ituuu, apakah ada trik atau alat masak khusus? Belum lagi sudah terbayang bahagianya Thariq kalau melihat masakan ini.
Wuiih, telur dadar itu menu anti GTM-nya Thariq. Apa lagi ditambah keju KRAFT, jadi double combo! Doyan banget Thariq sama kejunya KRAFT! KRAFT slice aja bisa dicemilin sama dia. Bahkan keju yang kotak sampai minta diparut lalu dijadikan snack sambil nonton Paw Patrol.
Karena penasaran, akhirnya saya ulang-ulang cara membuat crolette ini. Ternyata, gampang banget! Cuma butuh 2 bahan utama, yaitu TELUR dan KEJU KRAFT. Cara buatnya pun terbilang praktis dengan alat-alat yang ada di rumah, misalnya teflon anti lengket dan sudip.
Wah, kecintaan ibu-ibu banget nih resep praktis tapi tetap enak dan sehat begini.
Sekarang, yuk kita lihat resep lengkap cara membuat KRAFT Crolette!
Resep KRAFT Crolette

Bahan:
- 2 butir telur
- KRAFT Cheddar mini (30 gram)
- Garam secukupnya (opsional)
- Margarin
Cara Membuat:
- Kocok telur dan garam hingga rata
- Lelehkan margarin di atas teflon anti lengket
- Masak telur dan lipat, tunggu hingga matang sempurna
- Parut keju KRAFT cheddar mini di atas teflon secara menyebar seperti jaring
- Letakan omelette di tengah-tengah keju
- Masak dengan api kecil atau sedang selama 2 menit atau hingga keju berubah menjadi cokelat di bagian bawah
- Matikan api, angkat dengan hati-hati menggunakan spatula (di sini titik kritisnya!)
- Tunggu hingga mahkota menjadi kaku lalu pindahkan crolette ke piring (bagian mahkotanya ada di atas)
- Beri taburan keju parut sebagai pelengkap
- Taraaa! KRAFT Crolette sudah jadi!

Cantik kaan hasil recook KRAFT Crolette saya?
KRAFT Crolette ini cocok banget dijadikan salah satu menu Ramadhan untuk keluarga. Bahannya mudah, cara buatnya simpel, sudah pasti menggugah selera keluarga, terutama anak-anak. Jangan lupa nutrisi dari telur dan keju yang tidak sudah diragukan lagi kualitasnya.
TELUR + KEJU KRAFT CHEDDAR = DOUBLE COMBO PROTEIN!
Ada sebuah fun fact, nih! Satu porsi KRAFT Crolette sudah memenuhi 50% kebutuhan protein harian dan 40% kebutuhan kalsium loh! Menu yang sehat buat anak-anak maupun orang dewasa.
Tips dan Trik Membuat KRAFT Crolette
Dilihat dari resepnya, ini termasuk menu yang sederhana. Biasanya, saya suka membuat telur dadar dan parutan kejunya langsung digabung saat dikocok. Sekarang, kejunya ini dijadikan mahkota dan berada di atas telur dadar. Kreatif banget dan menggoda siapapun yang melihatnya karena cantik!
Meskipun simpel, ternyata ada tips and tricks-nya loh biar mahkotanya bisa cantik seperti di foto. Sungguh menantang sisi perfeksionis saya, hihihi…
Ini berdasarkan pengalaman saya ya, yang sudah tiga kali recook resep KRAFT Crolette.

1. Menggunakan Keju KRAFT Cheddar
So pasti tips pertama adalah HARUS MENGGUNAKAN KEJU KRAFT CHEDDAR.
Kenapaaaa? Karena keju asli KRAFT cheddar mengandung protein dan kalsium yang tinggi sehingga membuat mahkota sempurna dan tidak mudah patah saat dipanaskan.
Gunakan KRAFT cheddar mini untuk takaran yang pas, ya… Cukup deh perbandingan 2 butir telur + 1 keju KRAFT cheddar mini untuk teflon yang tidak begitu besar. Kalau mau porsi yang lebih besar, tinggal sesuaikan saja perbandingannya.
2. Sebar Keju dengan Rata
Saat memarut keju di atas teflon, sebar keju secara merata. Hal ini membuat jaring-jaring yang cukup lebar jadi mahkotanya bisa mekar dengan indah.
Oh iya, jangan sampai ada yang bolong! Soalnya saya pernah buat dan ada satu sisi yang kejunya kurang banyak. Jadi pas diangkat, patah deh mahkotanya, huhuhu…
Jadi catatan saya nih agar menyebar keju dengan rata biar mahkotanya jadi sempurna.
3. Masak dengan Api Kecil/Sedang
Agar kejunya tidak cepat kosong, masak dengan api kecil atau sedang. Api kecil juga bisa membuat keju lumer dengan lebih rata dan cukup satisfying loh melihat kejunya meleleh dan meletup-letup sedikit. Saat keju mulai lumer, segera simpan omelette di tengah-tengah agar menempel pada keju.
4. Hati-hati Saat Mengangkat Crolette
Ini dia titik kritis di resep ini. Sampai saya beri bold di resep. Saat mengangkat crolette, kita harus hati-hati agar mahkota bisa terbentuk. Bisa juga menggunakan spatula yang sesuai dengan ukuran omelette-nya.
Cara mengangkat bisa dimulai dari sisi mahkotanya agar nanti lebih mudah saat mengangkat bagian tengahnya.
Setelah crolette berhasil diangkat, jangan buru-buru disajikan di piring. Biarkan dulu crolette menggantung beberapa lama sampai kejunya kaku. Hmm, sekitar 1-2 menit agar mahkotanya bisa tegak.
Saat pertama kali membuat, saya terlalu cepat menaruhnya di piring, jadi melempem deh mahkotanya. Waktu trial yang ketiga kalinya, saya tidak buru-buru dan hasilnya lebih cantik. Alhamdulillah…
Kenapa Harus Keju KRAFT Cheddar?
Naah, sekarang kenapa sih kita harus konsumsi keju KRAFT Cheddar? Ternyata, tidak semua produk keju yang berada di pasaran itu bahan utamanya bukan keju cheddar, loh! Padahal, produk keju cheddar merupakan salah satu produk yang paling sering dikonsumsi oleh keluarga Indonesia.
Rasanya yang gurih, bisa dalam bentuk slice maupun kotak dan bisa dikombinasikan dengan banyak makanan membuat keju jadi favorit anak-anak sampai dewasa.
Ternyata kita harus hati-hati memilih produk keju! Ini dia alasan kita harus memilih keju KRAFT Cheddar.

Memenuhi Kriteria #KejuAsliCheck
Keju KRAFT Cheddar sudah pasti memenuhi kriteria #KejuAsliCheck. Gampang kok cara mengeceknya.
Memastikan Keju Cheddar Pada Urutan Pertama Komposisi
Tahukah kalian bahwa urutan pertama di sebuah komposisi produk itu adalah bahan utamanya? Misalnya, sebuah makanan ringan mencantumkan tepung terigu di urutan pertama, artinya produk itu terbuat dari tepung terigu sebagai bahan utama. Semakin di urutan belakang, maka kandungan bahan tersebut semakin sedikit pada komposisi produk.
Nah, produk keju cheddar yang asli wajib berbahan utama keju cheddar di urutan pertama. Jangan sampai air atau tepung, bahkan keju cheddar-nya ditulis di akhir-akhir, ya!
Keju KRAFT Cheddar selalu memastikan keju cheddar di urutan pertama label komposisi.

Memiliki Klaim Nutrisi Pada Kemasan
Di Indonesia, pencantuman label pada produk pangan olahan diatur dalam Peraturan Badan POM No. 31 tahun 2018 tentang Label Pangan Olahan. Hal ini dilakukan untuk memberikan informasi yang benar dan jelas kepada masyarakat tentang setiap produk pangan yang dikemas, sebelum membeli dan atau mengonsumsi pangan.
Sebagai seorang analis kimia yang mengawasi keamanan pangan, saya sering memperhatikan dulu klaim nutrisi pada sebuah produk sebelum membelinya. Apakah nilai gizinya sesuai untuk keluarga?
Keju KRAFT Cheddar memiliki klaim nutrisi yang jelas. Takaran saji dan nilai %AKG (angka kecukupan gizi) tercantum di setiap kemasan produknya. Keju KRAFT Cheddar juga mengandung nutrisi Calcimilk yang kaya akan kalsium, protein dan Vitamin D. Dapat dilihat dari persen AKG yang cukup tinggi dari protein (8%), kalsium (10%) dan Vitamin D (8%).
Bagus banget nih untuk menunjang tumbuh-kembang anak-anak agar optimal.

Sarat Gizi, Penuhi Nutrisi Setiap Hari
Seperti yang sudah saya jelaskan di poin sebelumnya, kandungan gizi keju KRAFT Cheddar bisa untuk memenuhi angka kecukupan gizi harian kita. Misalnya dengan mengonsumsi 20 gram keju KRAFT, kebutuhan kalsium kita sudah terpenuhi 10% loh!
Kandungan yang cukup lengkap dari karbohidrat, protein, lemak dan ditambah kalsium juga vitamin D, membuat keju KRAFT cocok dijadikan makanan untuk memenuhi nutrisi setiap hari.
Rasa Lezat, Favorit Anak dan Keluarga Sehat
Siapa coba yang tidak suka rasa gurihnya keju KRAFT Cheddar? Rasa gurihnya pas dimakan begitu saja atau dijadikan campuran makanan lain.
Jadi isian sandwich? Mantap!
Jadi campuran nasi goreng? Sedap!
Jadi topping es buah? Nikmat!
Favorito banget deh!
Biasanya nih. kalau saya beli keju KRAFT Cheddar yang slice, niatnya buat bikin sandwich, eeeh sudah habis aja dalam waktu kurang dari 3 hari karena dicemilin sama Thariq.
Tidak apa-apa deh, kalau keju KRAFT Cheddar saya rela beli banyak-banyak buat anak sholeh, hihihi…

Ayo, Recook KRAFT Crolette!
Bagaimanaa? Sudah baca tulisan blog ini yang *ehm* cukup panjang untuk membahas resep terbaru KRAFT Crolette dan mengetahui keunggulan keju KRAFT cheddar?
Nah, sekarang yuk, recook resep KRAFT Crolette ini! Dijamin, anak-anak bakalan suka deh! Apa lagi kalau masaknya bareng-bareng dengan anak. Waah, makin seru dan berkesan juga buat mereka.
Supaya lebih jelas, boleh banget nonton reels proses saya me-recook telur bermahkota ini. Jangan lupa untuk love, comment dan share ya, gaes!
Ada yang sudah recook juga? Coba share pengalaman kalian di kolom komen di bawah, ya :))





Kereeen bund….dari fotonya aja dah keliatan enaaak banget hehe