Pengalaman Sertifikasi Associate Wealth Planner (AWP) Syariah

Pengalaman Ikut Sertifikasi Associate Wealth Planner (AWP) Syariah – Alhamdulillah, tanggal 18 Juli 2021 kemarin, saya resmi sudah bisa menyandang tambahan gelar AWP di belakang nama saya. Ciyeee, udah bisa nulis Rania Fardyani, S.Si., S.E., AWP niih, hihihi… Makin panjang aja, buuu! Semoga bisa makin berat juga ya timbangan kanan di Yaumul Hisab nanti. Aaamiin…

Oh iya, mungkin ada yang belum tau, apa sih, AWP itu?

Apa Itu Associate Wealth Planner (AWP)?

Jadi, di dunia perencanaan keuangan alias financial planning itu ada yang namanya gelar profesi. Yang paling terkenal adalah Certified Financial Planner (CFP). Kalau sering ngikutin konten financial planning di media sosial pasti udah nggak asing lagi dengan gelar ini.

Selain CFP, ternyata gelar profesi keuangan itu masih banyak. Saya kasih gambarnya ya, di bawah. Saya ambil dari web IFAC. Ada AWP, QWP, RFP, sampai yang diakui internasional CFP.

jalur AWP QWP RFP CFP IFAC

Ada lagi Associate Estate Planning Practitioner (AEPP) yang berurusan dengan pengaturan waris. Warisan emang kalau bisa dihandle professional sih, soalnya rawan bikin konflik antar anggota keluarga.

Nah, semua gelar ini gelar akademis resmi yang dikeluarkan oleh FBSB (Financial Planning Standard Board) Indonesia. Apakah bayar untuk ikut sertifikasinya? Tentu bayar. Gelar resmi gitu looh, bisa dipakai untuk kerja juga. Besarnya tergantung tingkatan dan yang paling mahal (dan paling susah) adalah CFP sebesar 18 juta. Khusus CFP, ada renewal fee sebesar 1.4 juta per tahun.

Balik lagi ke AWP, AWP bisa dibilang gelar paling dasar di dunia perencanaan keuangan. Juga paling murah biaya sertifikasinya. Biayanya sebesar 1.2 juta untuk AWP biasa dan 1.5 juta untuk AWP Syariah.

Nggak kayak CFP yang banyak syaratnya (punya pengalaman profesional di bidang keuangan minimal 2 tahun, ikut pendidikan, ujian, ada renewal), dapet gelar AWP ini sebenernya tergolong mudah. Nggak harus punya background keuangan, training sehari + ujian, dan berlaku seumur hidup. Namun, AWP ini mungkin hanya bisa sebagai financial educator dan advisor. Dia nggak ada tanggung jawab untuk sampai monitoring perkembangan kondisi keuangan klien karena materinya nggak sampai situ.

BACA JUGA:  Bersama Lifepal, Asuransi Sebagai Proteksi Cinta Untuk Keluarga

Emang Belajar Apa Saja di Training AWP Syariah?

Di training AWP kemarin, saya mendapat materi tentang perencanaan dasar keuangan pribadi dan keluarga. Seperti merancang anggaran dana dan menghitung kebutuhan asuransi.

Kalau di segitiga keuangan, belajar di dua pondasi awal dulu. Justru sebenernya ini yang paling penting sih, pondasi keuangannya dulu diperkuat baru bisa masuk ke investasi. Jangan tiba-tiba nyemplung ke dunia investasi, eeeh ternyata dana darurat belum ada. Ibarat rumah, pondasinya masih belum kuat tapi mau bikin dinding dan atap yang besar. Bisa jebol, deh…

“Cash is the king, but cash flow is the queen,” kata Pritagozhie juga. Mau sekaya apapun, kita tetep harus bisa ngatur cash flow alias arus kas alias anggaran dana.

Sesi training dibagi dua, sesi pertama ada materi tentang anggaran dana (kebutuhan hidup, dana darurat, utang, pos masa depan) dan asuransi, lalu sesi kedua cara menghitung dan menggunakan kalkulator keuangan.

Di akhir sesi dua, kita akan ujian seputar materi dan studi kasus. Tenaaang, ujiannya gampang kok, nggak harus persiapan kayak ujian nasional. Kalau ngikutin training-nya dengan baik, pasti bisa dan lancar jawabnya.

Nah, ini dia salah satu keunggulan AWP selain biayanya yang murah: DAPAT AKSES KALKULATOR FINANSIAL DARI IFPE (Indonesia Financial Planning Engine). Kata Pak Vicko Handian, mentor AWP kemarin, kalau CFP itu masih manual ngitungnya. AWP dan QWP itu digitalnya. Jadi, sekarang udah mulai banyak CFP yang ngambil gelar AWP atau QWP juga agar dapat akses ke kalkulator IFPE ini. Tinggal masukin angka, settt! Udah jadi deh rencana anggaran dananya.

aplikasi awp syariah dan kalkulator tvm

Di AWP ini emang lebih ditekankan pada pembuatan anggaran dana, asuransi dan belajar tentang Time Value of Money. Kalau pernah belajar ekonomi tentang inflasi, nggak bakal asing sih tentang TVM. Menghitung kebutuhan dan masa depan berdasarkan future value of money. 

Belum nyampe belajar tentang asset management sih. Itu nanti di training QWP. Duh, jadi pengen lanjut kan tapi lumayan biayanya, 4.5 juta.

BACA JUGA:  Happy Life Before 40s - Yang Muda Yang Bahagia

Terus, Kenapa Saya Ambil AWP Syariah?

Sejujurnya, waktu liat materi di training AWP Syariah ini, saya kurang lebih udah tau dari belajar otodidak. Yang belum hanya penggunaan kalkulatornya aja. Nggak usah ambil AWP pun temen-temen yang lain bisa belajar sendiri kok dengan materi gratis yang beredar di internet. Salah satunya dari IG saya di @raniajournal *eaaa, promosiii~

Alasan saya tetep ambil AWP:

  1. Biar makin pede sharing tentang keuangan di media sosial atau pun ngobrol langsung
  2. Butuh gelarnya buat jadi penulis buku Islamic FUNancial Planning. Rania Fardyani, S.Si, S.E, AWP, QWP. Mantap kali kaaan?
  3. Memperkuat personal branding
  4. Menekuni serius dunia perencanaan keuangan. Siapa tahu nanti ada rezeki dan Allah meridhai saya ambil CFP dan IFP. Aaamiiin…

Gimana Training Sertifikasi Associate Wealth Planner di Masa Pandemi?

Seperti yang saya udah pernah bilang di blogpost sebelumnya, there’s a silver lining in this pandemic situation. Salah satunya adalah kita bisa belajar kapan aja dan dari mana aja. Mau mentornya ada di luar negeri pun kita masih bisa belajar sambil gogoleran di atas kasur.

Nah, berhubung pandemi nih, training AWP maupun QWP itu diadakan secara online via zoom. Terus weekend pula. Balada emak-emak nggak tega ninggalin anak di rumah terselesaikan! Hihihi…

Kita daftar via admin WhatsApp dan via google form. Oh iya, jangan lupa bayar dulu biaya sertifikasinya dan konfirmasi ke admin WA. Terus nanti dikasih Zoom ID dan juga cara install aplikasi AWP Syariah. Nanti juga user ID dan password akun AWP Syariah (buat log in aplikasinya) dikasih via email.

Saya ikut sertifikasi AWP Syariah batch 7. Untuk yang mau ikut sertifikasi Associate Wealth Planner, baik yang biasa maupun syariah, setiap bulan ada kok. Saya juga tadinya mau ikut bulan Juni kemarin. Tapi karena saya ikut webinar reksadana, saya mundur jadi bulan Juli. Sering-sering aja mantau di webnya IFAC.

training associate wealth planner awp syariah honeymoonjournal
Foto bareng sehabis sertifikasi Associate Wealth Planner Syariah

Gimana Kesannya ikut Sertifikasi AWP Syariah Ini?

Mentor untuk AWP itu adalah Vicko Hadian, CFP, QWP, AEPP. Enak sih beliau ngejelasinnya. Analogi yang dipakai sederhana jadi kita cepet ngerti.

BACA JUGA:  7 Cara Tepat Mengumpulkan Dana Darurat

Untuk yang baru banget masuk ke dunia perencanaan keuangan, mungkin banyak insight menarik. Kalau saya pribadi, saya justru lebih tertarik di sesi kedua meskipun materi ini siang-siang di jamnya ngantuk. Materi sesi pertama bisa dicari di google kalau mau ngulik mah.

“Jadi, worthed nggak nih, ikut AWP?”

Kalau ditanya gini, kembali lagi ke tujuan awal ikut sertifikasi. Kalau buat sekedar tahu aja sih, kurang worthed menurut saya. Ya itu, materinya sudah banyak yang sharing di blog, IG, podcast, maupun YouTube. Hitungannya pun kalau mau ngulik rumus Excel atau Google Sheet juga bisa dibuat. Kalkulator yang didapat ini jadi alat bantu praktis, nggak usah ngulik rumus lagi, tinggal masukin variabel yang dibutuhkan dan keluar hasilnya.

Temen saya yang baru banget ikut sertifikasi QWP aja bilang sayang sih. Bahkan dia yang ikut QWP dibilang sayang juga cuma ikut QWP sama temennya yang CFP. Gimana pilihan sih intinya.

Kalau emang mau serius masuk ke dunia perencanaan keuangan tapi budget terbatas, naaah baru cocoook! Siapa tahu dapat job tentang keuangan, terus dapat modal buat lanjut QWP, IFP bahkan CFP.

Soo, the choice is yours.

Sekian ya gaes, informasi tentang sertifikasi Associate Wealth Planner. Kalau mau ada yang ditanya, silakan komen 🙂

Semoga bermanfaat 😀

3 pemikiran pada “Pengalaman Sertifikasi Associate Wealth Planner (AWP) Syariah”

  1. Assalamu’alaikum,
    Makasih untuk sharingnya, Mba.. Saya pengin ikut pelatihan juga. Dari awal tahun udah ngulik agendanya tapi yang syariah nggak keluar-keluar. Berapa bulan nggak update, eh ternyata udah banyak jadwalnya
    Tadi cek udah masuk angkatan 8 dan kayaknya jadwal pelatihan cuma satu sesi.

    Reply
  2. Mbaakkk, tiga tahun terakhir aku tertarik banget belajar tentang financial planning. Kemarin juga udah sempat kepo biaya training CFP tapi kok mahal bangettt dan aku ga ada pengalaman juga buat ikut kelasnya. Ahhhh beruntung banget aku baca tulisan ini jadi tau kalau ada sertifikasi yang masih bisa aku jangkau.

    Btw kalau yang AWP Syariah ini otomatis materinya udah mengkover yg AWP biasa atau beda mbak?

    Reply

Tinggalkan komentar