Ini Dia Manfaat Memasak Bersama Anak

Manfaat Memasak Bersama Anak – Memasak bareng bisa jadi kegiatan seru bareng anak. Apa lagi kalau anaknya sudah bisa dikondisikan aman, sudah bukan fase oral (memasukkan benda apapun ke dalam mulut) dan sudah bisa menerima perintah sederhana. Bisa menjadi salah satu kegiatan observasi bakat dan minat anak juga. Siapa tahu kan potensi bakatnya ada di kuliner.

Baca Juga: Mengenal Potensi Bakat Anak

Thariq tuh seneng banget bikin puding atau agar-agar buat cemilannya dia. Paling semangat deh kalau disuruh memasukkan bubuk agar dan gula, menambah air lalu diaduk-aduk, hihihi… Urusan masak kompor sih masih saya yang melakukannya. Kalau lagi masak bareng gini, dia selalu pengen dipanggil “Chef Thariq”.

Ini jadi kesempatan saya juga untuk mengenalkan konsep berhitung pada Thariq. Misalnya, “Tolong tuang 4 gelas air, ya…” atau “Yuk, kita timbang 200 gram gula!”

Sekali menyelam, dua sampai tiga pulau terlampaui, yekaaan…

Ternyata, masak bareng anak seperti ini banyak manfaatnya, loh! Memasak termasuk ke dalam life skill yang harus dimiliki semua orang, baik untuk anak perempuan maupun laki-laki. Kalau di ilmu Montessori, masuknya ke dalam practical life skill.

Ini dia manfaat memasak bersama anak

1. Mengasah keterampilan hidup

Jelas banget ya masak itu jadi salah satu keterampilan hidup yang utama karena manusia itu butuh makan. Bisa masak nasi deh minimal, kalau lauknya bisa beli, hehehe… Kalau keuangan lagi mepet dan belum bisa beli bahan makanan, kudu pinter muter otak untuk mengolah bahan makanan yang ada agar bisa dimakan. Keterampilan hidup ini nggak mengenal gender. Karena meskipun perempuan yang ditekankan harus bisa masak, tapi ternyata profesi chef didominasi oleh laki-laki.

 

2. Melatih kemampuan matematika, bahasa, motorik dan kreativitas

Ini nilai plus-plus karena bisa mengajarkan anak konsep berhitung (menghitung bahan makanan misalnya), bahasa (mengenal perintah dan mengenal berbagai peralatan dapur), motorik (menuang, mengaduk, mengocok) dan kreativitas (menghias, membentuk).

 

3. Mempererat bonding anak dan orang tua

Dengan berkegiatan bersama, bonding atau ikatan anak dan orang tua akan semakin erat terjalin. Kita bisa ngobrol-ngobrol seru, masak hingga makan bersama.

BACA JUGA:  Tumbuhkan Minat Baca Anak Generasi Alfa Bersama Let's Read

 

4. Membangun kemandirian dan percaya diri anak

Untuk anak yang sudah lebih besar, kita bisa mulai memberikan tanggung jawab sebuah tugas dalam proses memasak. Kemandirian anak bisa dilatih di sini. Begitu anak berhasil menyelesaikan tugasnya atau bahkan memasak hasil karyanya sendiri, kita bisa mengapresiasinya sehingga percaya diri anak bisa meningkat.

 

5. Mengenalkan berbagai rasa pada anak

Berbagai bumbu masakan tentu memiliki rasa yang berbeda. Anak jadi bisa mengenal berbagai rasa dari bahan makanan dan masakan jadi. Jadi, hal ini memperkaya khazanah rasanya.

 

Bermain Menjadi Chef Cilik Lewat Game di Web CulinarySchools.org

menjadi chef cilik lewat games culinaryschools.org

Selain di dapur, melatih anak untuk mengenal proses memasak juga bisa melalui bermain games. Sekarang sudah ada web CulinarySchools.org dengan banyak games tentang memasak. Jangan khawatir, semua games-nya gratis dan tanpa iklan! 

Berikut saya review beberapa games di web Culinary Schools yang cocok untuk anak 4 – 7 tahun, yaaa…

1. Baby Supermarket

games baby supermarket culinaryschools.org

Di game ini, anak diminta memasukan benda di baby supermarket sesuai kata di speech bubble. Jadi, anak bisa belajar berbagai jenis bahan makanan. Game ini nggak berbatas waktu jadi anak bisa take their times untuk menggeser kursor ke benda yang benar.

 

2. Ice Cream

games ice cream culinaryschools.org

Anak diminta membuat es krim sesuai permintaan pelanggan. Ada berbagai jenis es krim sesuai levelnya. Lewat game ini, anak belajar mengenal pola sederhana. Nggak berbatas waktu juga jadi anak bisa dengan santai membuat es krimnya. Ada panduan anak panahnya juga jadi lebih mudah.

3. Kitchen Word

games kitchen word culinaryschools.org

Kalau di game Kitchen Word, ini seperti menarik garis untuk mencocokan benda dengan namanya. Nah, anak bisa sekalian belajar peralatan dapur dalam Bahasa Inggris deh. Bendanya ada 3 sekali main, jadi nggak terlalu banyak untuk anak pra-SD.

4. Sweety Cooking Chocolate Cake

games chocolate cake culinaryschools.org

Ini game sekali habis, sih. Tujuannya adalah anak bisa mengikuti prosedur cara membuat kue cokelat. Mulai dari mengambil peralatan, memilih bahan dan cara membuatnya.

BACA JUGA:  Parenting Bukan Hanya Tentang Anak

5. Twin the Bin

games twin the bin culinaryschools.org

Twin the bin bisa mengenalkan anak untuk memisahkan sampah sesuai dengan perintah di awal. Misalnya, kita diminta untuk mengumpulkan sampah kaca. Jadi, nanti yang masuk ke dalam tempat sampah adalah benda yang terbuat dari kaca.

 

Untuk anak generasi alfa seperti Thariq, kita memang nggak bisa memisahkan anak dari teknologi sekarang. Tugas orang tuanya lah yang harus bijak memanfaatkan teknologi ini untuk kebaikan anak. Salah satunya adalah memilihkan permainan edukatif yang bisa mengembangkan kemampuan dan kreativitas anak.

Selamat bermain!

Tinggalkan komentar