Aliran Rasa Zona 1 – Komunikasi Produktif

Aliran Rasa Zona 1 komunikasi produktif

Aliran Rasa Zona 1 – Komunikasi Produktif – Alhamdulillah, zona pertama petualangan di Pulau Bentang Petualang Bunda Sayang Batch 6 sudah beres. Tantangan pertama ini memang kunci untuk melanjutkan tantangan di zona berikutnya. Karena dengan komunikasi yang baik, Insya Allah semua kegiatan bisa dikondisikan dengan baik juga.

Di zona ini, saya lebih banyak melakukan komunikasi produktif bersama Kabay. Dari 15 hari, 10 hari sama anak sholeh, 2 hari dengan diri sendiri, 2 hari dengan teman kantor, 1 hari dengan Kangmas. 

“Kok yang sama Kangmas cuma sehari?”

Itu sehari yang dijadiin tugas, hihihi… Setiap hari komprod kok, tapi just two of us and not for public consumption, oops! Soalnya media yang saya pilih untuk setor tugas itu via Facebook dan harus diatur publik kaan… Nanti takut yang belum pada nikah jadi mupeng, hehehe…

Ada tantangan tersendiri berkomunikasi dengan seorang Taby (toddler yet not a baby) berusia 21 bulan ini. Dia udah mulai mengerti apa yang kita katakan tapi masih susah untuk mengungkapkan responnya. Kemampuan berbicaranya masih berkembang dan ada tantangan lainnya, yaitu UDAH MULAI DRAMA DALAM MENOLAK, HUHUHU… Apakah masa tantrum sudah mulai datang? TIDAAAAK!

Nanti lebih lengkapnya saya cerita di Kabay’s Journal 22 Bulan.

Sebenarnya komunikasi produktif dengan anak ini udah kami biasakan di rumah sedari awal, seperti mengatur intonasi dan ganti perintah dengan pilihan. Di materi Bunda Sayang ini saya mendapatkan lebih banyak insight. Misalnya kaidah KISS (Keep Information Short and Simple), yaitu satu-satu dalam memberikan perintah. Apa lagi Kabay anak sholeh alias cah lanang ganteng. Otaknya sudah diprogram oleh Allah untuk menyelesaikan tugas satu persatu. 

zona 1 komunikasi produktif
Kolase Zona 1 Komunikasi Produktif

Setiap melakukan komprod apakah selalu berhasil? Tentu tidak, zheyeeennk~ Semua pasti ada up and down, up and down~ Kadang berhasil dalam satu usaha jadi dapet 5 bintang, ada yang harus ganti strategi berkali-kali, ada yang mission failed alias cuma 1 bintang. Namanya juga proses *menghibur diri

Hari terakhir malah cuma 1 bintang karena Kabay ga berhasil diajak mandi pagi dan nangis selama buka baju sampai dipakein baju. Kabay pengen main city block yang baru dateng padahal udah waktunya mandi.

Oh iya, ada cerita tentang hari terakhir ini, saya gagal upload tepat waktu karena ketiduran dooong! (Seperti biasa) saya ikut tidur sehabis nidurin Kabay. Kebangun tuh jam 22.48. Udah nulis draft caption di WA. Eeeh, mata ini tak bisa diajak kompromi dan malah tidur lagi! Lalu kebangun lagi jam 01.15, waktu buka form setoran udah ditutup T____T

Asli, NYESEEEEEKKKKK! 

Langsung badmood seketika saya 🙁 Numpang curhat di grup HIMA Bogor dan Pondok Pesisir Sunrise kalau gagal setor di hari terakhir. Jadi aja saya mengalihkan pikiran untuk scrolling IG dan repost hari ke-7 sampai 9.

Mood kembali jadi baik waktu baca komen temen saya kalau postingan saya bermanfaat. Huaaa, terharu akutuuu cuma dikasih komen kayak gitu doang juga T___T (yang ini nangis terharu, yang awal nangis nyesek). Alhamdulillah postingan saya bisa bermanfaat untuk orang lain dan membawa aura positif. Mood udah balik dan waktunya tidur lagi karena udah mau jam 2 pagi.

Ini jadi pembelajaran saya untuk manajemen waktu lebih baik lagi. Emang waktu paling enak dan pas untuk setor tugas itu di kantor. Di rumah mah saya nggak tega kalau masih harus konsen megang hp sementara Kabay udah seharian saya tinggal. Mana udah bisa ngajak main, jadi syedih kalau harus saya tolak. Saya nyobain posting pas malem, hanya 2x yang berhasil tepat waktu. Sisanya harus rapel karena ketiduran -__-

Komunikasi produktif di zona ini sudah beres tapi tentunya ini menjadi awal untuk terus konsisten mengaplikasikannya.

Yosssh! Zona 2 harus lebih baik! Semangat untuk kita semua, Bunda Petualang!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *